• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 12 Gejala Kanker Lambung yang Perlu Diwaspadai

12 Gejala Kanker Lambung yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
12 Gejala Kanker Lambung yang Perlu Diwaspadai

“Kanker lambung merupakan pertumbuhan sel-sel abnormal pada organ lambung. Penyakit ini jarang menimbulkan gejala yang spesifik. Ketika memasuki stadium akhir, barulah sederet gejala bisa muncul pada pengidapnya. Mulai dari sakit perut, feses berwarna gelap, hingga benjolan di bagian atas perut.”


Halodoc, Jakarta - Dari beragamnya jenis kanker, kanker lambung merupakan salah satu yang perlu diwaspadai. Kanker lambung termasuk penyakit yang dapat berakibat fatal. Kanker lambung adalah penyakit di mana sel-sel ganas (kanker) terbentuk di lapisan perut atau organ lambung. Pertanyaannya, seperti apa gejala kanker lambung yang perlu diwaspadai?

Baca juga: Bukan Maag, Ini Ciri Tukak Lambung

 Dari Asam Lambung sampai Muntah Darah

Sebenarnya kanker lambung terbilang sulit didiagnosis secara dini. Penyakit ini jarang menimbulkan gejala yang spesifik pada stadium awal. Pada kebanyakan kasus, kanker lambung baru diketahui ketika pengidapnya memasuki stadium akhir. 

Lalu, seperti apa gejala penyakit ini? Menurut pakar di National Institutes of Health dan National Health Service-UK ada banyak gejala kanker lambung yang bisa dialami pengidapnya, tapi terbilang sulit dikenali. Umumnya, gejala kanker lambung berkaitan dengan keluhan pada sistem pencernaan pengidapnya.

Nah, gejala-gejalanya bisa meliputi:

  1. Mulas atau mengalami gejala asam lambung.
  2. Mengalami masalah menelan (disfagia).
  3. Merasa atau sedang sakit.
  4. Gejala gangguan pencernaan, seperti banyak bersendawa.
  5. Merasa cepat kenyang saat makan.
  6. Kehilangan nafsu makan atau kehilangan berat badan (tanpa diet atau olahraga).
  7. Benjolan di bagian atas perut.
  8. Sakit di bagian atas perut.
  9. Merasa lelah atau tidak memiliki energi.
  10. Feses berwarna gelap.
  11. Kesulitan menelan, yang menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu.
  12. Muntah darah.

Baca juga: Bagaimana Cara Membedakan Gejala Kanker Lambung dan Maag?

Nah, segera temui atau tanyakan pada dokter bila mengalami gejala-gejala di atas untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Awasi Faktor Pemicu Kanker Lambung

Sebenarnya, penyebab pasti dari berkembangnya sel-sel abnormal pada bagian lambung ini belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga kuat dapat memicu penyakit kanker lambung

Nah, berikut faktor yang memicu kanker lambung menurut National Institutes of Health dan sumber lainnya.

  1. Menjalani diet rendah buah dan sayuran.
  2. Merokok.
  3. Mengidap polip (pertumbuhan abnormal) lebih besar dari 2 sentimeter di perut.
  4. Memiliki riwayat keluarga dengan kanker lambung.
  5. Mengalami infeksi lambung oleh bakteri yang disebut Helicobacter pylori (H. pylori).
  6. Riwayat pernah menjalani operasi pada lambung.
  7. Mengalami peradangan dan pembengkakan pada lambung dalam waktu yang lama (gastritis atrofi kronis).
  8. Memiliki anemia pernisiosa (jumlah sel darah merah yang rendah, usus tidak dapat menyerap vitamin B12 dengan baik).
  9. Obesitas.

Baca juga: Cara yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker Lambung

Pencegahan Kanker Lambung

Penyebab kanker lambung sebenarnya belum jelas, sehingga tidak ada cara spesifik untuk mencegahnya. Kamu bisa mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko kanker lambung dengan membuat perubahan kecil pada kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti:

  • Olahraga

Olahraga teratur dikaitkan dengan penurunan risiko kanker lambung. Cobalah untuk menyesuaikan aktivitas fisik ke dalam hari-hari hampir setiap hari dalam seminggu.

  • Makan lebih banyak sayur dan buah

Cobalah memasukkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam makanan setiap hari. Pilih berbagai macam buah dan sayuran berwarna.

  • Hindari makanan asin dan asap

Konsumsi makanan asin dan asap secara berlebihan diduga memicu pertumbuhan sel-sel kanker pada lambung.

  • Hindari paparan rokok

Hindarilah asap rokok sebisa mungkin. Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko kanker lambung, serta banyak jenis kanker lainnya. 

Nah, itulah gejala dan hal lainnya mengenai kanker lambung. Bagi kamu yang memiliki masalah pada lambung atau keluhan lainnya, bisa kok membeli obat atau vitamin menggunakan aplikasi Halodoc, sehingga tidak perlu repot keluar rumah. Sangat praktis, bukan?



Referensi:

National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2021. Stomach cancer

National Health Service - UK. Diakses pada 2021. Stomach cancer

Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Stomach cancer