07 December 2018

Kenali 16 Tanda dan Gejala Penyakit Celiac

kenali 16 tanda dan gejala penyakit celiac

Halodoc, Jakarta – Penyakit celiac merupakan penyakit autoimun yang bisa muncul setelah pengonsumsian gluten. Biasanya, pengidap akan mengalami gejala berupa diare, lemas dan anemia setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, seperti roti, pasta, kue, dan sereal. Meski demikian, penyakit ini tidak sama dengan intoleransi makanan. Kondisi ini bukan disebabkan karena alergi makanan melainkan karena adanya kesalahan dari sistem kekebalan tubuh. Yuk, cari tahu gejala apa lagi yang bisa terjadi bila seseorang mengidap penyakit celiac.

Penyakit celiac bisa terjadi karena tubuh pengidap salah mengenali senyawa yang terkandung di dalam gluten sebagai ancaman. Itulah mengapa setiap kali pengidap mengonsumsi gluten, maka sistem kekebalan tubuh akan memberi reaksi, yaitu membentuk antibodi yang bisa merusak jaringan sehat di usus kecil. Lama-kelamaan, kondisi ini bisa menyebabkan lapisan usus menjadi rusak, sehingga mengganggu proses penyerapan nutrisi penting di dalam tubuh (malabsorbsi). Akibatnya, pengidap pun mudah mengalami diare, kelelahan, penurunan berat badan secara drastis, dan anemia. Bila tidak segera ditangani dengan tepat, celiac bisa menyebabkan komplikasi serius.

Gejala Penyakit Celiac

Gejalanya cukup bervariasi, mulai dari yang ringan sampai berat. Gejalanya pun dapat muncul dan kemudian hilang. Bila masih dalam kondisi ringan, gejalanya mungkin seringkali tidak terlalu terasa. Namun, gejala yang paling umum yang akan dirasakan oleh pengidap celiac adalah diare. Hal ini terjadi karena sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan dengan sempurna. Ketidakmampuan tubuh menyerap nutrisi ini membuat tinja mengandung lemak yang tinggi, sehingga kotoran pengidap biasanya akan berbau tidak sedap, berminyak, dan berbusa.

Gejala penyakit celiac yang dialami anak-anak pun berbeda dengan orang dewasa. Anak-anak cenderung mengalami gejala yang berkaitan dengan sistem pencernaan, antara lain:

  1. Nyeri perut,

  2. Perut kembung,

  3. Sembelit,

  4. Berat badan menurun sampai bisa menyebabkan gangguan tumbuh kembang,

  5. Tinggi tubuh di bawah rata-rata,

  6. Pubertas terlambat, dan

  7. Mengalami gangguan saraf, seperti ADHD, sakit kepala, ketidakmampuan belajar, dan memiliki koordinasi otot yang buruk.

Sementara gejala penyakit celiac pada orang dewasa seringkali tidak berkaitan dengan sistem pencernaan, antara lain:

  1. Anemia, yaitu akibat kekurangan zat besi atau vitamin B12

  2. Timbul sensasi kesemutan dan mati rasa pada ujung jari tangan dan kaki (neuropati perifer)

  3. Beberapa bagian tubuh (tangan, telapak kaki, lengan, serta tungkai) membengkak akibat penumpukan cairan di jaringan tubuh

  4. Rusaknya lapisan gigi

  5. Berkurangnya kepadatan tulang

  6. Nyeri sendi

  7. Gangguan keseimbangan tubuh

  8. Gangguan fungsi limfa

  9. Sulit hamil.

Cara Mendiagnosis Penyakit Celiac

Bila kamu mengalami gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang pasti. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut untuk memastikan adanya penyakit celiac:

  • Tes darah. Ada dua jenis tes darah yang bisa dilakukan, yaitu tes serologi untuk mencari antibodi celiac dalam tubuh, dan tes genetik untuk mencari adanya kelainan genetik pada pengidap.

  • Endoskopi. Dokter mungkin juga perlu melakukan endoskopi untuk melihat kondisi usus halus. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan alat endoskop (selang kecil dengan cahaya dan kamera) dari mulut atau dubur untuk mencapai daerah yang dituju.

  • Biopsi kulit. Pemeriksaan ini dilakukan pada pengidap yang mengalami dermatitis herpetiformis.

  • BMD. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kepadatan tulang pengidap.

Bila kamu terbukti mengalami penyakit celiac, maka dokter akan menganjurkan kamu untuk menjalani diet bebas gluten, yaitu diet dengan gizi seimbang serta menghindari makanan yang mengandung gluten.

Nah, itulah gejala-gejala penyakit celiac yang perlu kamu tahu. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak seputar penyakit Celiac, tanyakan saja kepada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: