2 Tips Cegah Kenaikan Gula Darah Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
2 Tips Cegah Kenaikan Gula Darah Saat Puasa

Halodoc, Jakarta - Meski pada saat puasa kadar gula darah akan cenderung menurun, hal ini tetap menimbulkan kekhawatiran bagi pengidap diabetes. Bukan berarti pengidap diabetes tidak bisa berpuasa, lho. Hanya saja, ada banyak hal yang harus diperhatikan, agar kenaikan gula darah saat puasa tidak terjadi, dan pengidap diabetes bisa berpuasa dengan nyaman.

Sebab, kenaikan gula darah saat puasa dapat menyebabkan komplikasi pada pengidap diabetes. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, untuk mencegah kenaikan gula darah saat puasa. Berikut beberapa di antaranya:

1. Atur Pola Makan

Sebenarnya hal ini tergantung bagaimana perencanaan makan yang dimiliki penderita diabetes saat berpuasa. Pengaturan pola makan ini tentunya sangat memengaruhi perubahan gula darah dalam tubuh. Berikut kisaran asupan nutrisi harian yang dianjurkan:

  • Karbohidrat, setidaknya dikonsumsi antara 45-50 persen dari total kebutuhan kalori atau minimal 130 gram karbohidrat per hari.
  • Serat, dibutuhkan sekitar 20-35 gram per hari.
  • Protein, diperlukan sekitar 20-30 persen dari total kalori dalam satu hari.
  • Lemak, harus dikonsumsi kurang dari 35 persen dari total kalori per hari.

Baca juga: Inilah Tanda-tanda Kalau Kamu Kelebihan Gula Darah

Pengidap diabetes harus mengonsumsi kalori sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, jika memiliki kebutuhan kalori sebesar 1.500-2.000 kalori per hari, kamu bisa bagi menjadi kalori saat makan saat sahur, berbuka puasa, dan camilan di antara dua waktu tersebut. Bagi kebutuhan kalori tersebut menjadi dua dan menyisakan 100-200 kalori untuk camilan.

2. Perhatikan Pemilihan Makanan Saat Sahur dan Berbuka

Tak hanya porsi yang harus diperhatikan, tetapi juga pemilihan jenis makanan juga memengaruhi kadar gula darah saat puasa. Berikut adalah panduannya:

  • Karbohidrat. Hindari makanan yang mengandung jumlah karbohidrat sederhana, seperti gula dan madu yang tinggi. Sebaiknya, ganti semua makanan berbuka yang mengandung gula dengan buah-buahan. Sementara konsumsi lah karbohidrat yang mengandung serat, seperti nasi merah atau gandum.
  • Protein. Makanan yang direkomendasikan seperti ikan, susu rendah lemak, daging tanpa lemak. Hindari makan makanan yang digoreng serta makanan yang mengandung lemak jahat.
  • Lemak. Gunakan minyak yang mengandung lemak tak jenuh, seperti minyak palem, minyak zaitun, minyak kanola. Sementara hindari penggunaan mentega yang mengandung lemak jenuh tinggi.
  • Minum air yang cukup agar tubuh terhidrasi dengan baik, tapi ingat hindari minuman yang mengandung rasa manis. Perbanyak minum ketika di antara waktu sahur dan berbuka puasa, jangan terlalu banyak minum di saat makan karena akan menyebabkan perut kembung.

Baca juga: Inilah 7 Makanan yang Dapat Menurunkan Gula Darah

Sedikit Tips Tambahan untuk Pengidap Diabetes

Selain 2 pedoman tadi, ada beberapa tips tambahan yang perlu diperhatikan pengidap diabetes, agar kadar gula darah tetap terjaga selama puasa Ramadan. Berikut beberapa tipsnya:

  • Olahraga. Melakukan olahraga saat puasa justru dianjurkan bagi pengidap diabetes. Namun hindari berolahraga sebelum berbuka karena risiko hipoglikemia cukup tinggi.
  • Buka puasa lebih baik dimulai dengan minum air putih terlebih dahulu untuk mengembalikan cairan di dalam tubuh. selanjutnya, pengidap diabetes boleh mengonsumsi buah-buahan.
  • Sebaiknya melakukan makan sahur ketika dekat-dekat dengan waktu imsak. Hal ini akan membantu menstabilkan gula darah saat puasa.
  • Melakukan uji kadar gula darah sebelum dan 2 jam setelah berbuka puasa, sebelum sahur, dan ketika mencapai tengah hari. Bila kadar gula terlalu rendah yaitu kurang dari 70 mg/dL maka sebaiknya batalkan puasa dan segera periksakan diri ke dokter.
  • Jika mengonsumsi obat atau harus selalu disuntik insulin, sebaiknya diskusikan terkait perubahan jadwal pemberian obat pada dokter, sebelum memutuskan untuk berpuasa.

Baca juga: Inilah Cara Alami Menangani Diabetes dan Menurunkan Gula Darah

Itulah sedikit penjelasan tentang cara mencegah kenaikan gula darah saat puasa. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!