• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Kehamilan Kembar

3 Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Kehamilan Kembar

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
3 Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Kehamilan Kembar

Halodoc, Jakarta - Kehamilan adalah sebuah anugrah yang mungkin tidak semua wanita bisa merasakannya. Apalagi jika kamu mengetahui bahwa janin yang sedang dikandung tersebut kembar. Kamu dan pasangan pasti merasa sangat senang akan hal ini. 

Namun, ada beberapa hal terkait kehamilan kembar yang perlu diketahui oleh kamu dan pasangan. Pemahaman yang mendalam mengenai kehamilan kembar adalah hal yang sangat perlu dimiliki guna menjaga kehamilan tetap sehat hingga kelak bayi dilahirkan. Lantas, apa saja sih hal yang perlu diketahui? Simak faktanya berikut! 

Baca juga: Inilah Proses Terbentuknya Anak Kembar


Cara Memastikan Kehamilan Kembar

Jika kamu memiliki gejala kehamilan yang sangat dini dan terlihat seperti mual atau muntah, kamu mungkin bisa mencurigai bahwa ini adalah tanda kehamilan kembar. Bukan hanya itu, kamu juga perlu curiga sedang hamil kembar jika sebelumnya pernah menjalani perawatan kesuburan, terutama jika kamu memiliki lebih dari satu embrio yang ditransfer, atau jika sedang menggunakan obat kesuburan tertentu untuk membantu hamil.

Namun, satu-satunya cara pasti untuk mengetahui apakah memiliki anak kembar atau tidak adalah dengan menjalani pemindaian ultrasound. Waktu terbaik untuk melakukan USG ini adalah pada 10-12 minggu kehamilan. Pada pemeriksaan ini biasanya dokter akan mengatakan dengan pasti berapa banyak janin, plasenta, dan kantung ketuban yang ada. Informasi ini dapat memberi tahu apakah kamu memiliki kembar identik atau fraternal. Selain itu, informasi tersebut juga membantu ahli kesehatan merekomendasikan perawatan kehamilan yang tepat.

Baca juga: Tanda-tanda Ibu Hamil Anak Kembar 


Perawatan Khusus untuk Kehamilan Kembar 

Karena kehamilan kembar bisa lebih rumit daripada kehamilan tunggal, dokter biasanya merekomendasikan perawatan antenatal spesialis, daripada perawatan bersama atau perawatan khusus bidan. Jika kamu mengalami komplikasi, pemeriksaan spesialis dapat mendeteksi komplikasi tersebut lebih awal, yang berarti dapat ditangani lebih awal.

Kamu mungkin disarankan untuk menemui dokter kandungan. Dokter kandungan ahli dan berpengalaman dalam memberikan perawatan antenatal untuk kehamilan kembar. Selain itu, ahli kesehatan biasanya akan merekomendasikan agar kamu melahirkan di rumah sakit dan bukan di rumah atau klinik bersalin. Ini karena rumah sakit memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk menangani komplikasi kehamilan kembar, seperti kelahiran prematur.

Kamu mungkin tidak memerlukan banyak tes darah tambahan, tetapi kamu akan membutuhkan lebih banyak ultrasound. Jika kamu memiliki anak kembar dengan plasenta terpisah, umumnya disarankan untuk melakukan ultrasound pada 12-13 minggu, 20 minggu, dan kemudian setiap empat minggu sampai bayi lahir, atau bahkan kamu akan diminta melakukan tes ultrasound lebih sering dari ini.

Baca juga: Benarkah Kehamilan Kembar Berisiko Alami Gawat Janin?


Potensi Komplikasi Kesehatan pada Kehamilan Kembar

Wanita dengan kehamilan kembar lebih cenderung mengalami masalah kesehatan kehamilan dan komplikasi seperti diabetes gestasional, preeklamsia, persalinan prematur, dan perdarahan.

Anak kembar yang berbagi plasenta juga mungkin mengalami komplikasi tambahan. Terkadang suplai darah mereka terbagi secara tidak merata, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi kedua kembar tersebut. Selain itu, jika plasenta terbagi secara tidak merata, ini bisa berarti bahwa salah satu kembarannya tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dan tidak tumbuh dengan baik.

Sayangnya, kamu tidak dapat menghentikan beberapa komplikasi ini, tetapi kamu dapat mengurangi risikonya atau menghentikannya. Caranya dengan lebih sering mendiskusikan kondisi kehamilan dengan dokter kandungan di Halodoc. Kamu hanya perlu gunakan smartphone untuk berdiskusi tentang kondisi kehamilan kembar melalui fitur chat di Halodoc


3-faktor-risiko-seseorang-dapat-alami-sarkoma-ewing

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Having Twins? Here’s What You Need to Know.
Raising Children Network (Australia). Diakses pada 2020. Pregnant with Twins.
WebMD. Diakses pada 2020. Things You Didn't Know About Twin Pregnancy.