3 Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Perut Bagian Bawah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
3 Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Perut Bagian Bawah

Halodoc, Jakarta - Sakit perut mungkin adalah hal yang umum terjadi pada seseorang. Walau begitu, sakit perut dapat menjadi penyebab dari gejala-gejala penyakit yang parah. Selain itu, tiap bagian dari sakit perut yang terjadi juga dapat menjadi tanda dari penyakit yang berbeda-beda. Perut terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu bagian atas terbagi menjadi dua kiri dan kanan, begitu pula dengan bagian bawah.

Sakit perut bagian bawah yang terjadi pada seseorang dapat menimbulkan gejala-gejala, seperti kram, terasa nyeri, hingga seperti ditusuk-tusuk. Rongga pada perut mengandung banyak organ vital yang sangat penting untuk kehidupan, seperti lambung, hati, pankreas, limpa, kantung empedu, ginjal, sera usus kecil dan besar. Nyeri perut atau sakit perut adalah gejala medis yang umum apabila seseorang mengidap penyakit yang lebih parah.

Walau begitu, sebagian besar nyeri perut yang terjadi pada seseorang akan sembuh secara spontan tanpa pengobatan tertentu. Di samping itu, sebanyak 10 persen pengidap sakit perut tersebut mengalami perawatan di unit gawat darurat. dan Kemungkinan kecil rawat jalan dilakukan, karena dapat membahayakan pengidapnya  sehingga membutuhkan operasi. Salah satu gejala yang berbahaya adalah sakit perut bagian bawah.

Baca Juga: Alasan Seseorang Bisa Mengalami Sakit Perut Bagian Bawah

Sakit Perut Bagian Bawah

Sakit perut atau nyeri perut pada bagian bawah dapat disebut juga dengan nyeri panggul. Kondisi ini dapat menjadi tanda mengidap penyakit tertentu. Selain itu, nyeri panggul pada wanita umumnya disebabkan oleh kelainan organ reproduksi internal pada wanita, seperti endometriosis, penyakit radang panggul, torsi ovarium, kehamilan ektopik, hingga kista ovarium yang pecah. Selain itu, penyakit-penyakit yang dapat terjadi dengan gejala sakit perut bagian bawah adalah:

  1. Batu Ginjal

Batu ginjal adalah salah satu penyakit dengan gejala sakit perut bagian bawah. Penyakit ini disebabkan karena asam urat atau kadar kalium pada darah terlalu tinggi, sehingga membentuk batu pada saluran ginjal. Batu pada ginjal dapat bermacam bentuk, tetapi jika sudah besar akan dapat mengganggu fungsi ginjal. Umumnya, batu ginjal yang besar terbuat dari kalsium sekitar 80 persen dan dari asam urat kurang lebih 10 persen.

Batu ginjal dapat berpindah ke ureter, yaitu tabung antara ginjal dan kandung kemih. Apabila batu telah mencapai kandung kemih, benda yang dapat menyebabkan sumbatan tersebut dapat dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Selain itu, apabila batu tersebut menghalangi aliran urine dari ginjal, maka dapat menimbulkan rasa sakit yang sangat parah. Rasa sakit tersebut dapat terasa hingga perut bagian bawah.

Baca Juga: 6 Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah

  1. Pielonefritis

Pielonefritis adalah sebuah infeksi saluran kemih yang terjadi pada kandung kemih dan dapat menyebar ke salah satu atau kedua ginjal. Gejala yang timbul ketika seseorang mengidap pielonefritis adalah demam, sakit punggung, sakit perut bagian bawah, serta sakit di area selangkangan. Kondisi-kondisi tersebut juga mungkin saja dapat menyebabkan kerap buang air kecil, mual, dan muntah. Infeksi tersebut disebabkan oleh bakteri dan antibiotik adalah obat yang paling manjur.

  1. Radang Usus

Sakit perut bagian bawah juga dapat menjadi gejala dari radang usus. Penyakit tersebut mempunyai potensi besar untuk menyebabkan rasa sakit perut yang parah hingga pengidapnya mengalami penurunan berat badan. Selain itu, seseorang yang mengalaminya dapat merasakan mual, demam, hingga diare keluar bersamaan dengan darah. Hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit tersebut adalah tingkat stres yang tinggi dan kebiasaan yang buruk.

Baca Juga: Ini Penyebab Sakit Perut Bawah Sebelah Kiri pada Wanita

Itulah beberapa penyakit yang ditandai dengan sakit perut bagian bawah. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal hal tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan dengan mudah melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga bisa beli obat di Halodoc. Praktis tanpa perlu keluar rumah, pesananmu akan diantarkan sampai tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!