Sakit Perut

Pengertian Sakit Perut

Sakit perut merupakan gejala yang bisa disebabkan oleh berbagai penyakit, dari yang paling ringan hingga relatif serius. Pada umumnya sakit perut bisa ditimbulkan karena diare, perut kembung, makanan yang terlalu pedas atau asam, dan lain-lain.  

 

Gejala Sakit Perut

Sakit perut pun bisa beraneka ragam sensasinya, ada yang terasa perih seperti ditusuk, ditekan, diperas, atau ada sensasi penuh yang mengganggu. Pada umumnya sakit perut disebabkan karena kondisi psikis (stres), disebut dengan irritable bowel syndrome.

Ada beberapa gejala gawat darurat yang perlu dikenali agar penanganan bisa dilakukan lebih awal. Berikut ini adalah beberapa gejala serius yang perlu penanganan medis, yaitu:

  1. Nyeri perut mendadak dengan skala nyeri yang sangat hebat.
  2. Nyeri perut yang disertai demam.
  3. Pengidap mengalami muntah atau BAB cair hebat, hingga menyebabkan lemas yang disertai tangan dan kaki yang dingin (terutama pada pasien anak atau orang lanjut usia).
  4. Buang air besar berwarna hitam atau bercampur darah, atau muntah darah.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Sakit Perut

Sakit perut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Pada diare, sakit perut disebabkan karena adanya proses infeksi, baik yang disebabkan karena virus, bakteri, parasit ataupun jamur. Pada sindroma dispepsia, sakit perut dapat disebabkan oleh makanan yang terlampau asam, pedas, atau makanan yang dapat menghasilkan banyak gas seperti brokoli, kol, dan soda.

Selain itu, penyebab sakit perut lainnya dapat berupa peradangan usus buntu, batu empedu, perdarahan lambung, serta peradangan pada divertikulum (kantong kecil pada dinding usus besar).

 

Diagnosis Sakit Perut

Diagnosis ditegakkan melalui wawancara dan pemeriksaan fisik untuk melihat adanya gejala lain yang menyertai. Pemeriksaan penunjang seperti rontgen abdomen, USG, pemeriksaan tinja, endoskopi, dan kolonoskopi juga dapat digunakan untuk membantu menegakkan diagnosis.

 

Penanganan Sakit Perut

Penanganan untuk mengurangi sakit perut, pengidap bisa menggunakan ramuan herbal yang bisa dibuat sendiri di rumah, misalnya air rebusan jahe. Jika penyebab sakit perut disebabkan oleh peningkatan asam lambung (sakit maag), maka obat bebas yang bisa kamu gunakan adalah antasida.

Jika keluhan tidak membaik, maka pengidap bisa menemui dokter. Terapi yang mungkin Anda terima, sesuai dengan penyakit yang mendasari, antara lain:

1. Sakit Maag (Sindrom Dispepsia)

  • Antasida.
  • H2 reseptor blocker (ranitidin, simetidin).
  • Proton pump inhibitor (omeprazole, lansoprazole).
  • Sukralfat.

2. Diare

  • Pengeras feses (bisacodyl).
  • Anti motilitas usus (loperamid).
  • Zinc.

 

Pencegahan Sakit Perut

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah sakit perut, yaitu sebagai berikut:

  1. Makan teratur.
  2. Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang.
  3. Olahraga teratur.
  4. Kurangi konsumsi kopi dan rokok.
  5. Hindari makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, atau berbau terlalu kuat.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Sering kali gejala akan hilang dengan sendirinya, namun jika sakit perut tidak membaik, dan bahkan bertambah berat, maka pengidap harus segera memeriksakan diri ke dokter.