3 Pilihan Pengobatan untuk Kanker Pankreas

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
3 Pilihan Pengobatan untuk Kanker Pankreas

Halodoc, Jakarta - Saat tumor tumbuh secara tidak terkendali di dalam pankreas, maka kondisi ini dinamakan kanker pankreas. Pankreas memiliki fungsi penting dalam tubuh, salah satunya adalah memproduksi enzim pencernaan untuk menguraikan makanan supaya dapat diserap oleh tubuh dengan mudah. Tidak hanya itu, pankreas berfungsi untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh.

Dalam merawat kanker pankreas, maka terdapat faktor yang memengaruhi penentuan jenis perawatan yang dibutuhkan, yakni:

  • Bagian pankreas yang terjangkit kanker.

  • Luas penyebaran kanker.

  • Usia pasien.

  • Kesehatan pasien secara menyeluruh.

  • Pilihan atau preferensi perawatan pasien.

Baca Juga: Harus Diwaspadai, Inilah 9 Gejala Kanker Pankreas

Tujuan dari perawatan kanker pankreas adalah mengangkat tumor dan sel kanker lainnya di dalam tubuh. Namun, jika kanker sudah tergolong parah, maka dokter memberikan perawatan yang bertujuan mencegah tumor tumbuh lebih besar serta meredakan gejala yang dialami. Perawatan semakin sukit dilakukan jika tumor yang muncul di dalam tubuh berukuran besar atau telah menyebar. Beberapa langkah pengobatan untuk kanker pankreas yang bisa dilakukan antara lain:

  • Operasi.

Perawatan ini adalah pengobatan untuk kanker pankreas yang sering dilakukan karena benar-benar mampu menyelesaikan masalah dan membuat pengidapnya sembuh total. Namun, tidak semua orang bisa melakukan pengobatan ini, dan hanya satu dari lima pengidap yang cocok untuk dilakukan pengangkatan tumor

Operasi kanker pankreas pun ada beberapa jenis, yaitu:

  • Operasi Whipple. Tindakan bedah ini mengangkat kepala pankreas. Dalam operasi ini, dokter juga dapat mengangkat bagian pertama usus kecil, kantong empedu, bagian saluran empedu, dan terkadang sebagian dari lambung. Sekitar 30 persen pasien yang melakukan operasi Whipple memerlukan obat enzim untuk membantu mencerna makanan. Operasi ini memiliki waktu pemulihan yang lebih cepat dibandingkan operasi pengangkatan pankreas total.

  • Operasi Pancreatectomy Total. Pembedahan ini mengangkat seluruh pankreas. Pasien yang telah melakukan operasi ini perlu mengonsumsi enzim untuk membantu mencerna makanan. Pengangkatan organ pankreas yang berfungsi memproduksi insulin akan membuat pasien menderita diabetes juga. Selain itu, pasien harus konsumsi antibiotik penisilin seumur hidup dan vaksinasi rutin untuk mencegah terkena infeksi dan penggumpalan darah akibat pengangkatan organ limpa.

  • Operasi Pancreatectomy Distal. Operasi ini untuk mengangkat bagian tubuh dan ekor pankreas tapi membiarkan kepala pankreas.

Baca Juga: 6 Jenis Kanker Paling Populer di Indonesia

  • Kemoterapi

Tindakan ini untuk menghancurkan sel kanker ganas dan mencegah pertumbuhannya. Kemoterapi dapat dilakukan sebelum atau setelah operasi, atau jika operasi tidak bisa dilakukan. Obat kemoterapi memiliki dua bentuk, yaitu yang dikonsumsi secara langsung dan yang diberikan melalui infus. Namun, tindakan ini mempunyai efek samping karena juga menyerang sel-sel tubuh yang sehat. 

  • Radioterapi

Perawatan dengan sinar radiasi energi tinggi ini bertujuan untuk memperkecil tumor dan meredakan rasa sakit yang dialami. Jika pasien tidak bisa melakukan operasi, biasanya dokter menyarankan perawatan kombinasi kemoterapi dan radioterapi. Seperti halnya kemoterapi, perawatan dengan radioterapi juga memiliki efek samping. 

Baca Juga: Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker Pankreas

Jika kamu masih membutuhkan informasi lebih lanjut soal kanker pankreas, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu di Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang di Apps Store atau Google Play Store!