18 September 2018

4 Hal yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil Setelah Berhubungan Intim

ibu hamil hubungan intim

Halodoc, Jakarta – Walaupun sedang hamil, tetapi ibu masih boleh berhubungan intim dengan suami. Hubungan intim saat hamil dengan pasangan malah lebih menyenangkan dan bisa memberi banyak manfaat untuk ibu. Namun, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim setelah selesai bercinta ya. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya berbagai masalah kesehatan organ intim yang bisa berakibat juga pada sang calon buah hati tercinta. Jadi, lakukan beberapa hal berikut setelah berhubungan seks saat hamil.

1. Buang Air Kecil

Ibu hamil disarankan untuk buang air kecil setelah berhubungan intim. Mengapa? Karena saat berhubungan intim, bakteri yang berasal dari rektum bisa menempel di ujung uretra dan menyebabkan infeksi organ intim. Nah, dengan buang air kecil, bakteri tersebut bisa dihilangkan. Buang air kecil setelah berhubungan intim juga tidak boleh disepelekan, karena bahaya infeksi saluran kencing (ISK) selalu mengintai ibu hamil di minggu ke-6 sampai minggu ke-24 usia kehamilan. Bila ibu hamil terkena ISK dan tidak segera diobati, maka infeksinya bisa menyebar sampai ke ginjal. Akibatnya, ibu hamil bisa melahirkan sebelum waktunya (persalinan prematur) dan bayi berisiko lahir dengan berat di bawah rata-rata. Jadi, lebih baik mencegah ISK dengan menerapkan kebiasaan buang air kecil setelah berhubungan intim.

2. Membersihkan Miss V

Setelah buang air kecil, ibu hamil juga perlu menjaga kebersihkan Miss V dengan saksama. Pasalnya, setelah berhubungan intim, daerah organ intim dan sekitarnya biasanya sudah tercemar dengan berbagai kotoran, seperti pelumas, air liur, dan bakteri yang menempel. Bila tidak dibersihkan dengan benar, kotoran tersebut bisa menyebabkan infeksi yang berbahaya untuk kondisi janin.

Karena itu, usahakan untuk selalu membersihkan Miss V setelah berhubungan intim saat hamil. Ibu disarankan untuk menggunakan air hangat dan membasuh Miss V dari arah depan ke belakang. Ibu juga bisa menggunakan sabun berbahan ringan yang tidak mengandung pewangi untuk membantu menghilangkan berbagai macam kotoran yang ada di bagian luar Miss V. Hindari membersihkan Miss V bagian dalam ya karena justru dapat mengganggu keseimbahan pH Miss V dan meningkatkan risiko infeksi.

3. Kenakan Celana Dalam yang Bersih

Setelah Miss V sudah bersih, ibu hamil disarankan untuk tidak memakai celana dalam dulu. Namun, bila ibu merasa enggak nyaman, ibu boleh mengenakan celana dalam, tetapi yang baru dan masih bersih. Celana dalam yang ibu kenakan saat bercinta mungkin saja sudah lembap dan tercemar oleh bakteri atau jamur. Mengenakannya kembali bisa membuat ibu berisiko terkena ISK dan infeksi organ intim lainnya. Jadi, gantilah celana dalam ibu setiap habis bercinta. Pilihlah celana dalam berbahan katun yang longgar agar daerah Miss V tidak lembap.  

4. Minum Air Putih

Ibu juga disarankan untuk minum air putih yang banyak setelah berhubungan intim saat hamil. Menurut Nicole Scot, MD, dokter spesialis kandungan dari Indiana, aktivitas seksual yang bergairah bisa membuat tubuh dehidrasi. Kondisi ini bisa memengaruhi kesehatan tubuh ibu hamil termasuk kesehatan Miss V. Bahkan, dehidrasi saat hamil juga bisa membahayakan kesehatan janin dengan menyebabkan berkurangnya cairan ketuban dan meningkatkan risiko bayi mengalami cacat tabung saraf sampai lahir prematur. Jadi, jangan malas minum ya untuk menggantikan asupan cairan yang hilang saat berhubungan intim.

Selain itu, banyak minum air putih juga membantu ibu hamil untuk buang air kecil lebih banyak. Dengan begitu, bakteri dan kuman bisa hilang dari organ intim ibu hamil.

Bila ibu mengalami masalah kesehatan setelah berhubungan intim saat hamil, tanyakan saja kepada dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: