• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Cara Mengatasi Anak yang Fobia Tempat Gelap

4 Cara Mengatasi Anak yang Fobia Tempat Gelap

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernah melihat Si Kecil ketakutan setengah mati, keringat dingin, hingga sulit bernapas ketika berada di ruang gelap? Bila iya, barangkali dirinya mengidap nyctophobia, alias fobia ruang gelap. Pengidap nyctophobia memiliki rasa takut yang berlebihan terhadap kegelapan, bahkan di kamar tidurnya sendiri. 

Ketika berhadapan dengan ruang gelap, pengidap fobia ini akan menganggap situasi tersebut membahayakan keselamatan dirinya. Di samping itu, nyctophobia ini juga bisa menimbulkan beragam keluhan pada fisik. Misalnya, sulit bernapas, gemetar, dada terasa sesak, pusing, sakit perut, hingga sakit perut. 

Lalu, bagaimana sih cara mengatasi fobia tempat gelap pada anak? 

Baca juga: Ibu Harus Tahu, Ini 3 Penyebab Fobia pada Anak

1.Terapi Perilaku Kognitif

Salah satu cara mengatasi fobia tempat gelap pada anak bisa melalui psikoterapi seperti terapi perilaku kognitif. Terapi ini bertujuan agar pengidap fobia, seperti fobia tempat gelap bisa mengatur pikirannya. Di sini terapis akan membantu menanamkan pemahaman bahwa berada di tempat gelap tak selalu menakutkan, atau mendatangkan bahaya. 

Menurut ahli di National Health Service UK, tak seperti talking treatments/talk therapy lainnya, terapi perilaku kognitif ini berfokus pada masalah yang dialami saat ini, bukannya berfokus pada masa lalu yang mungkin memicu fobia. 

Selain mengatasi fobia, terapi ini juga digunakan pada mereka yang mengidap bipolar, skizofrenia, OCD, bulimia, serangan panik, PTSD, hingga insomnia.  

2.Terapi Eksposur

Selain terapi perilaku kognitif, cara mengatasi fobia gelap juga bisa melalui terapi eksposur. Terapi ini berfokus pada perubahan respons diri terhadap situasi yang ditakuti. Menurut ahli, pemaparan berulang-ulang kali secara bertahap, bisa membantu diri untuk mengelola rasa takut atau kecemasan yang dialami.

Di sini, pengidap fobia gelap akan ditempatkan atau dihadapkan pada situasi yang membuatnya takut, yakni ruang gelap. Idealnya, keterpaparan atau terapi eksposur ni akan "menghilangkan kepekaan" individu terhadap fobianya. Alhasil, kecemasan terhadap ruang gelap pun akan semakin berkurang.

Baca juga: Uniknya 10 Fobia yang Bisa Dialami Anak-Anak

3.Teknik Pernapasan

Cobalah ajari anak untuk berlatih teknik relaksasi atau pernapasan. Teknik pernapasan ini bisa membantu untuk menenangkan pikiran. Alasannya teknik ini bisa memperlambat detak jantung, dan menurunkan atau menstabilkan tekanan darah. Nah, dengan begitu tingkat stres atau tekanan yang dihadapi pun akan berkurang. 

Menariknya lagi, teknik pernapasan, seperti menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perahan, juga bisa membuat tubuh lebih mudah terlelap. Bagi ibu yang belum memahami teknik ini, bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc

4.Obat-obatan

Andaikan cara-cara di atas tak membuahkan hasil, atau nyctophobia berdampak signifikan pada kualitas hidup anak, cara mengatasi fobia gelap pada anak mungkin akan melibatkan terapi obat-obatan. Nantinya dokter akan meresepkan obat penenang untuk membuat Si Kecil merasa lebih tenang. Hal yang perlu digarisbawahi, penggunaan obat-obatan ini biasanya hanya untuk jangka pendek. 

Baca juga: Fobia Ruang Sempit? Begini Cara Mengatasinya

Oleh sebab itu, andaikan fobia gelap membuat anak sulit beraktivitas, segera temui psikiater untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Ibu juga bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Referensi:
NHS . Diakses pada 2020. Cognitive behavioural therapy (CBT)
Medical News Today. Diakses pada 2020. What to know about nyctophobia
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Nyctophobia and How Is It Treated?
Very Well Mind. Diakses pada 2020. Symptoms and Treatment of Nyctophobia (Fear of the Dark)