09 August 2018

4 Cara Tepat Pilih Makanan Setelah Melahirkan

makanan setelah melahirkan, tips makan setelah melahirkan

Halodoc, Jakarta – Mengatur pola makan dan asupan yang masuk ke dalam tubuh setelah melahirkan adalah hal yang sangat penting. Pasalnya, menjalani proses persalinan membuat tubuh ibu kehilangan banyak tenaga, sehingga sangat dibutuhkan asupan makanan yang bergizi tinggi untuk menggantikannya.

Ditambah lagi, ibu masih harus menghadapi banyak hal setelah melahirkan. Mulai dari kehidupan awal sebagai ibu, menghadapi bayi yang baru lahir, dan aktivitas lain yang memaksa ibu untuk menjaga stamina sepanjang hari. Nah, salah satu cara untuk memompa energi adalah dengan memastikan ibu mendapat asupan makanan yang tepat setelah melahirkan. Apa saja jenis makanan yang harus dikonsumsi dan dipilih  ibu setelah melahirkan?

Baca juga: 4 Persiapan untuk Menyambut Persalinan

1. Mengandung Karbohidrat Kompleks

 

 

Salah satu nutrisi yang harus segera ibu konsumsi setelah melahirkan adalah karbohidrat kompleks. Sebab, karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna tubuh dibanding karbohidrat sederhana, sehingga ibu akan memiliki energi yang lebih tahan lama. Selain itu, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks juga bisa membuat perut merasa kenyang lebih lama.

Makanan terbaik yang mengandung jenis karbohidrat ini adalah roti gandum dan sereal. Bahkan, jenis makanan tersebut juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sama dibutuhkannya oleh tubuh.

2. Protein Tinggi

 

 

Selain karbohidrat, protein juga harus masuk ke menu makanan utama setelah melahirkan. Zat gizi yang satu ini dibutuhkan untuk menggantikan jaringan yang mungkin saja rusak saat ibu menjalani persalinan. Protein juga berperan dalam menambah energi tubuh sehingga ibu akan lebih bertenaga.

Jenis makanan yang memiliki protein tinggi adalah susu, telur, yoghurt, daging tanpa lemak, kacang polong kering, dan kacang-kacangan. Pastikan makanan sumber protein ada di piring makan agar tubuh ibu tetap bugar dan siap mengurus Si Kecil.

Baca juga: Melahirkan Normal, Hindari ini Saat Mengejan

3. Cukupi Kebutuhan Air

 

 

Setelah melahirkan, tahap selanjutnya adalah masa-masa awal menjadi ibu. Pada saat tersebut, ibu akan mulai memberi air susu ibu (ASI) pada Si Kecil. Untuk itu, sangat penting menjaga kesehatan tubuh agar pemberian ASI berjalan lancar.

Salah satu caranya adalah dengan banyak mengonsumsi air putih untuk menghindari ibu dari dehidrasi. Pasalnya, dehidrasi setelah melahirkan dapat membuat tubuh menjadi lebih lemas, mudah lelah, dan mengantuk sepanjang hari. Selain itu, kondisi ini juga bisa saja memicu masalah kesehatan lain sehingga sebaiknya dihindari. Selama menyusui, ibu akan membutuhkan lebih banyak cairan. Minumlah kurang lebih 13 gelas air putih dalam satu hari.

4. Makan Sedikit tapi Sering

 

 

Salah satu tips makan setelah melahirkan adalah makan dengan porsi kecil tapi sering. Kalau ibu terbiasa makan 3 kali sehari dengan porsi besar, ubahlah pola tersebut. Misalnya dengan mengatur porsi makan lebih sedikit, tapi 5 kali dalam satu hari. Pola itu disebut ampuh membuat tubuh lebih berenergi dan menghindari ibu merasa lemas di tengah jeda waktu makan yang mungkin terlalu panjang.

Baca juga: Yang Perlu Diperhatikan Setelah Melahirkan Normal

Jika ibu ragu dan butuh saran dokter untuk memilih makanan terbaik setelah melahirkan, coba pakai aplikasi Halodoc saja. Sampaikan keluhan dan dapatkan rekomendasi dari dokter terpercaya melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan juga tips menjaga kesehatan setelah persalinan dan selama mengurus bayi. Yuk, segera download Halodoc di App Store dan Google Play!