• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Faktor Risiko yang Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Faktor Risiko yang Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur

4 Faktor Risiko yang Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 17 November 2022

“Kelahiran prematur disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti masalah kehamilan, kelainan rahim dan gaya hidup yang tidak sehat. Memeriksakan kehamilan secara rutin bisa mencegah persalinan prematur.”

4 Faktor Risiko yang Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur4 Faktor Risiko yang Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur

Halodoc, Jakarta – Kelahiran prematur terjadi ketika bayi lahir sebelum berusia 37 minggu. Bayi perlu mendapatkan perawatan lantaran tak lahir sesuai waktunya. Sebab, organ-organ bayi prematur umumnya belum sematang bayi yang lahir normal.

Penyebabnya kelahiran prematur beragam, mulai dari masalah kehamilan sampai penyakit yang menimpa ibunya. Contoh penyakit yang bisa memicu kelahiran prematur, yaitu diabetes gestasional dan tekanan darah tinggi atau preeklampsia.

Faktor Risiko Bayi Lahir Prematur

Selain penyakit, berikut penyebab bayi lahir prematur lainnya:

1. Masalah kehamilan

Plasenta previa yaitu plasenta menempel pada leher rahim atau servika adalah masalah kehamilan yang bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Masalah lainnya adalah abruptio plasenta, terpisahnya plasenta dari dinding rahim sebelum bayi lahir.

2. Infeksi

Infeksi bakteri yang menyerang sistem reproduksi dan saluran kemih bisa memicu kelahiran prematur. Senyawa yang dihasilkan bakteri dapat melemahkan saluran kemih dan lapisan di sekitar cairan ketuban melemah. 

Akibatnya, kondisi ini bisa memicu ketuban pecah lebih dini. Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan infeksi dan peradangan dan pada rahim sehingga memicu kelahiran prematur. 

Berikut adalah beberapa infeksi yang dapat menyebabkan kelahiran prematur:

  • Penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, dan trikomoniasis.
  • Infeksi rahim.
  • Infeksi di bagian tubuh lain seperti infeksi pada ginjal, pneumonia dan radang usus buntu (apendisitis).

3. Kelainan struktur rahim

Kelainan struktur seperti leher rahim pendek (kurang dari 2,5 sentimeter), leher rahim tidak tertutup normal, leher rahim menipis atau leher rahim terbuka disertai kontraksi bisa menyebabkan persalinan prematur. Masalah tersebut diturunkan secara genetik atau riwayat melakukan operasi, seperti operasi leher rahim (serviks) atau operasi di rongga perut.

4. Gaya hidup tidak sehat

Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok saat hamil, mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang, dan kurang mengonsumsi makanan bernutrisi bisa menyebabkan persalinan prematur. Kandungan yang disebutkan barusan dapat menembus plasenta dan mengganggu fungsi pembuluh darah plasenta yang menyuplai nutrisi dan oksigen untuk janin. Selain prematur, bayi juga rentan memiliki berat badan lahir rendah (BBLR).

5. Faktor risiko lainnya

Terdapat beberapa faktor risiko lain penyebab bayi lahir prematur, seperti :

  • Hamil di bawah usia 17 tahun atau lebih dari 35 tahun.
  • Memiliki riwayat lahir prematur (faktor genetik).
  • Pernah mengalami aborsi atau keguguran.
  • Hamil dengan bayi kembar dua atau lebih.
  • Memiliki cairan ketuban yang berlebihan.
  • Jarak kehamilan kurang dari enam bulan dari kehamilan sebelumnya.
  • Stres akibat aktivitas fisik yang berat atau tekanan psikis yang tinggi.

Perawatan Bayi Prematur

Bayi prematur umumnya dirawat di neonatal intensive care unit (NICU) atau kamar perawatan khusus. Di sini, bayi mendapatkan perawatan suportif, seperti:

  • Inkubator untuk menjaga bayi tetap hangat. 
  • Pemantauan tanda-tanda vital bayi menggunakan alat sensor.
  • Pemasangan selang makanan.
  • Penyinaran dengan lampu untuk bayi yang mengalami penyakit kuning.
  • Transfusi darah untuk meningkatkan volume darah. 

Punya keluhan kesehatan? Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih mudah dan praktis. Jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
American Pregnancy. Diakses pada 2022. Premature Baby Care.
Healthy Children. Diakses pada 2022. Caring for a Premature Baby: What Parents Need to Know.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Premature birth.
Kids Health. Diakses pada 2022. Taking Your Preemie Home.