6 Makanan Wajib Bumil di Trimester Pertama

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
6 Makanan Wajib Bumil di Trimester Pertama

Halodoc, Jakarta - Wanita mana yang enggak kepingin bayi di kandungannya tumbuh sehat dan cerdas ketika besar kelak? Ada beragam cara untuk mewujudkannya. Mulai dari mengonsumsi makanan kaya nutrisi, rutin berolahraga, istirahat yang cukup, dan rutin mengontrol kehamilan serta mengikuti segala saran dokter.

Nah, kira-kira makanan apa sih yang baik dikonsumsi oleh bumil di trimester awal kehamilan? Berikut ini makanan untuk trimester pertama kehamilan yang perlu ibu konsumsi.

Baca juga: 4 Tanda Kurang Gizi selama Kehamilan

1. Kaya Asam Folat

Asam folat merupakan salah satu nutrisi penting dalam pembentukan sel otak bayi. Suplemen prenatal (masa sebelum kelahiran) dengan asam folat, penting bagi kecerdasan Si Kecil meski dalam kandungan.

Temuan ahli dalam Journal of American Medical Association mengatakan, ibu yang mengonsumsi asam folat empat minggu sebelum kehamilan dan delapan minggu setelah kehamilan, bisa meminimalkan risiko autis pada bayi sebanyak 40 persen. 

Selain hal di atas, manfaat asam folat bisa mencegah keguguran, mencegah anemia, hingga menurunkan risiko preeklamsia. Lalu, makanan apa yang kaya asam folat dan baik dikonsumsi di trimester awal?

Nah, bumil bisa kok mendapatkan asam folat dari sayuran hijau (bayam, brokoli, kubis), buah-buahan (alpukat, pepaya, jeruk), kacang-kacangan, hati sapi, hingga telur.

  1. Protein Tak Kalah Penting

Protein adalah makanan untuk trimester pertama yang tidak boleh ketinggalan. Jangan salah lho, protein enggak cuma menyoal otot saja, tapi juga memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil.

Protein punya peranan penting dalam membantu proses pembentukan jaringan tubuh pada ibu dan bayi selama masa kehamilan. Tidak hanya itu, protein bisa membantu ibu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga bumil tidak mudah mengalami sakit.

Lantas, makanan apa saja yang kaya protein dan baik dikonsumsi pada trimester pertama? Enggak perlu bingung, banyak kok pilihannya. Mulai dari daging tanpa lemak, ikan, telur, dan unggas.

Baca juga: Bumil Wajib Hindari 4 Makanan Ini di Trimester Pertama

  1. Harus Mengandung Zat Besi

Selain kedua nutrisi di atas, zat besi merupakan nutrisi untuk trimester pertama kehamilan yang tidak boleh dilupakan. Alasannya jelas, makanan kaya zat besi bertujuan untuk mencegah terjadinya anemia. Jangan anggap remeh anemia, karena kondisi ini bukan cuma berdampak pada ibu saja.

Anemia bisa memicu berbagai masalah bagi janin, salah satunya kelahiran prematur. Kok bisa? Anemia membuat sel darah merah atau hemoglobin menurun. Kondisi ini ujung-ujungnya bisa menyebabkan peningkatan volume plasma dan mengakibatkan kontraksi pada rahim.

Selain itu, zat besi juga bermanfaat untuk membawa darah yang kaya akan oksigen pada bayi di dalam kandungan. Awas, kekurangan zat besi juga bisa berdampak negatif pada IQ anak kelak. Ringkas kata, selain asam folat, zat besi termasuk yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak janin.

Nah, ibu bisa kok mendapatkan asupan zat besi dari daging sapi dan unggas, telur, makanan laut (hati-hati terhadap makanan mentah, dan yang banyak mengandung merkuri), tahu, biji-bijian, kacang-kacangan, bayam, hingga telur.

  1. Makanan Kaya Serat

Serat merupakan nutrisi atau makanan untuk trimester pertama yang tak kalah pentingnya. Serat bisa membantu ibu untuk mengontrol kenaikan berat badan dan mencegah preeklamsia. Menurut para pakar di American Diabetes Association, serat bisa membantu untuk menurunkan risiko diabetes gestasional.

Keistimewaan serat bukan cuma merangsang perkembangan janin saja. Nutrisi ini juga bisa membantu mencegah bumil mengalami konstipasi alias masalah buang air besar.

Mau tahu makanan kaya serat yang bisa dikonsumsi di trimester pertama? Banyak kok mulai dari buah segar, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga, sayur-sayuran yang dimasak.

  1. Susu atau Produk Olahan Susu

Susu atau produk olahannya kaya beragam nutrisi yang dibutuhkan ibu di trimester pertama kehamilan. Sebut saja protein, vitamin D, iodium asam folat, hingga kalsium. Di trimester pertama bumil dianjurkan untuk mengonsumsi produk olahan susu yang kaya kalsium. Kalsium ini baik untuk ibu dan pertumbuhan tulang janin.

Lantas, susu apa yang sebaiknya dikonsumsi di trimester pertama dan seterusnya? Selain nutrisinya harus memenuhi kebutuhan bumil, pastikan memilih susu yang melewati proses pasteurisasi. Susu yang belum dipasteurisasi, contohnya susu mentah dari sapi, bisa mengandung bakteri berbahaya. Selain susu, ibu juga bisa mendapatkan nutrisi-nutrisi di atas dari keju atau yoghurt.

  1. Lemon atau Air Kelapa

Lemon dan air kelapa bisa menjadi pilihan bagi bumil yang sering mengalami mual di trimester pertama kehamilan. Menariknya lagi, air kelapa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi.

Itulah yang bisa ibu hamil konsumsi pada trimester pertama kehamilan. Lebih lengkapnya, ibu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention CDC. Diakses pada November 2019. Raw (Unpasteurized) Milk.
Healthline. Diakses pada November 2019. 13 Foods to Eat When You’re Pregnant.
Parents. Diakses pada November 2019. Your First Trimester Diet.
WebMD. Diakses pada November 2019. Folic Acid and Pregnancy.