4 Kebiasaan Makan yang Bisa Sebabkan Kanker Lambung

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
4 Kebiasaan Makan yang Bisa Sebabkan Kanker Lambung

Halodoc, Jakarta - Kanker lambung dilaporkan telah menjadi kanker urutan kelima dengan pengidap terbanyak di dunia oleh World Cancer Research Fund (WCRF). Sayangnya gejala dari kanker lambung ini cukup sulit terdeteksi sehingga terkadang membuat seseorang tidak menyadari bahwa dirinya terdiagnosis kanker jenis ini. Kanker ini rentan menyerang seseorang yang menjalankan gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi obat-obat terlarang. Namun, beberapa jenis kebiasaan makan nyatanya juga bisa mengundang kanker ini datang. Berikut ulasannya!

Baca Juga: 9 Gejala Kanker Lambung yang Perlu Diwaspadai 

Hindari Kebiasaan Makan yang Bisa Sebabkan Kanker Lambung 

Setiap kamu makan sebaiknya harus memerhatikan beberapa hal penting. Jangan sampai kamu memiliki kebiasaan makan yang salah, bahkan bisa sebabkan kanker lambung. di antaranya adalah: 

  • Makanan yang Dikonsumsi Selagi Panas

Makanan yang panas diduga meningkatkan seseorang mengalami kanker lambung sebesar 4,22 kali. Pasalnya, selaput lendir di saluran pencernaan manusia cukup rentan dan hanya bisa menangani makanan dengan suhu 15 derajat Celcius saja.

Apabila makanan yang masuk ke lambung memenuhi suhu tersebut, maka perut akan 'terbakar'. Hentikan kebiasaan makan makanan panas karena selain bisa merusak lambung, hal ini juga bisa menyebabkan perubahan patologis yang mengarah pada kanker lambung. 

  • Zat Penstimulasi

Jenis makanan yang mengandung zat penstimulasi seperti rokok, alkohol, dan pil antiinflamasi adalah makanan yang membahayakan selaput lendir saluran pencernaan. Jadi, jangan kira nikotin hanya masuk ke paru-paru, karena sebenarnya ia juga bisa masuk ke perut melalui saluran pencernaan dan menyebabkan kejang di bawah selaput lendir.  Hal ini bisa berakhir menyebabkan infeksi. Jika terjadi infeksi pada tubuhmu, segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat lewat aplikasi Halodoc

Alkohol juga dapat menyebabkan hiperemia dan bahkan pendarahan pada selaput lendir. Pil antiinflamasi merusak lambung dengan cara yang berbeda. Pil ini meningkatkan sekresi asam lambung dan pepsin, akibatnya infeksi berlanjut menjadi kanker lambung.

Baca Juga: Ini Cara-Cara Mendiagnosis Kanker Lambung

  • Makan Buah Asam saat Perut Kosong

Buah asam memang bisa membuat efek menyegarkan, namu  makan buah asam tidak boleh dilakukan saat perut dalam keadaan kosong. Hal ini karena saat kita lapar, asam lambung di perut akan mencapai konsentrasi tinggi. Apabila buah asam masuk ke dalam lambung, karena mengendap di perut. Kemudian hal ini akan menimbulkan benjolan endapan besar Tekanan udara di perut juga bisa meningkat dan menyebabkan nyeri, bengkak, bersamaan dengan gejala terkait lainnya yang berisiko berujung pada kanker lambung. 

  • Makan Sambil Beraktivitas

Saat aktivitas padat dan kamu tidak memiliki banyak waktu, bahkan untuk makan, maka makanan yang bisa dimakan dengan cepat selagi perjalanan ke kantor banyak dipilih orang. Tidak hanya itu, kebiasaan makan sambil membaca dan menonton di layar komputer adalah hal yang harus dihindari karena proses pencernaan di perut bisa jadi terbebani.

Baca Juga: Kenali 4 Pengobatan untuk Atasi Kanker Lambung

Apabila ini terjadi, maka sejumlah suplai darah di perut untuk mencerna akan sulit untuk dipenuhi jika tubuh terus bergerak melakukan aktivitas lain. Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa merusak kapasitas pencernaan perut manusia dan menyebabkan gastritis, hingga kanker lambung.

Kenali kebiasaan makan yang harus kamu hindari agar kesehatan tubuhmu tetap terjaga dan mencegah berbagai gangguan kesehatan, termasuk kanker lambung.