• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Manfaat Minum Susu Kedelai untuk Ibu Menyusui

4 Manfaat Minum Susu Kedelai untuk Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
4 Manfaat Minum Susu Kedelai untuk Ibu Menyusui


Halodoc, Jakarta - Ibu menyusui berperan memberi nutrisi pada bayi yang meningkatkan pertumbuhan dan kesehatannya. Selain memberikan nutrisi untuk bayi, ibu menyusui harus mendapatkan asupan makanan dan minuman terbaik yang bisa memengaruhi produksi dan kualitas ASI dan Si Kecil. 

Susu kedelai adalah salah satu minuman yang terbuat dari tanaman kacang kedelai. Susu kedelai telah lama dijadikan alternatif pengganti susu sapi bagi vegetarian atau seseorang yang alergi terhadap susu sapi. Selain sebagai pengganti, susu kedelai juga dapat menjadi minuman tambahan meski busui sudah mengonsumsi susu sapi. Lantas, apa manfaat dari susu kedelai?

Baca juga: Ini Cara Menyimpan ASI yang Tidak Boleh Ditiru

Manfaat Busui Minum Susu Kedelai

Nutrisi yang terkandung di dalam susu kedelai di antaranya air, protein, karbohidrat, gula, lemak, serat, dan asam folat. Kacang kedelai juga mengandung tinggi fitoestrogen, yaitu senyawa aktif pada tanaman yang mirip dengan hormon estrogen. Hormon estrogen secara alami ada di dalam tubuh wanita. 

Berikut ini manfaat susu kedelai jika dikonsumsi oleh ibu menyusu:

1. Sumber Energi

Setelah persalinan, ibu menyusui jadi mudah lelah dan lemas karena tubuh melewati proses adaptasi. Di sisi lain, ibu menyusui harus merawat Si Kecil seharian, akibatnya ibu sedikit istirahat. Selama proses menyusui, ibu akan kehilangan banyak energi, apalagi jika ASI sedang tidak lancar.

Dengan minum susu kedelai, energi ibu yang sudah terbuang bisa dikembalikan. Kandungan karbohidrat dan lemak dalam susu kedelai bisa diolah tubuh sedemikian tubuh, sehingga menghasilkan energi untuk tubuh ibu menyusui. 

2. Meningkatkan Produksi ASI

Susu kedelai sudah lama dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI. Hal ini kemungkinan karena kandungan vitamin B6 di dalamnya, yang bermanfaat untuk meningkatkan suasana hati. Jika suasana hati ibu sudah membaik, maka produksi hormon oksitosin akan melimpah saat menyusui. 

Perlu diketahui, kehadiran hormon oksitosin berperan untuk meningkatkan perasaan kasih sayang, senang, dan bahagia. Selain itu, hormon ini mampu memicu ASI keluar dengan deras. 

Selain vitamin B6, susu kedelai juga mengandung zat besi yang berperan mencegah anemia atau kekurangan darah pada ibu menyusui. Anemia adalah penyebab umum turunnya pasokan ASI pada ibu baru. 

Baca juga: Nutrisi yang Diperlukan Ibu Menyusui

3. Baik untuk Kesehatan Pencernaan

Kandungan serat dalam susu kedelai baik untuk sistem pencernaan, sehingga membantu buang air besar jadi lebih lancar. Hal ini sangat penting, terutama jika ibu menyusui memiliki luka jahitan pasca persalinan. 

Hanya saja, beberapa orang bisa mengalami perut kembung dan diare setelah minum susu kedelai. Jika ibu tidak memiliki alergi atau sensitif terhadap kacang kedelai, susu ini aman dikonsumsi.

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Beberapa mineral penting terkandung di dalam susu kedelai, salah satunya adalah zinc. Kandungan zinc dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh ibu menyusui. Terutama ketika ibu menyusui sering begadang dan kurang tidur karena harus menyusui Si Kecil. 

Baca juga: Tips Agar Bayi Tidak Gumoh Setelah Menyusui

Ibu menyusui harus fokus pada pilihan makanan dan minuman yang sehat untuk meningkatkan produksi ASI. Pilihlah makanan kaya protein, seperti daging tanpa lemak, telur, susu, kacang-kacangan, dan makanan laut rendah merkuri. Pilih juga berbagai biji-bijian serta buah-buahan dan sayuran. 

Jika ibu mengalami kendala dan masalah kesehatan selama menyusui, coba untuk mendiskusikannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Breastfeeding nutrition: Tips for moms
Everyday Health. Diakses pada 2021. All About Soy Milk: Nutrition, Benefits, Risks, and How It Compares With Other Milks