4 Tipe Selingkuh yang Seringkali Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
4-tipe-selingkuh-yang-seringkali-terjadi-halodoc

Halodoc, Jakarta - Keharmonisan hubungan asmara seringkali terganggu oleh masalah laten selingkuh. Bahkan, selingkuh juga dapat terjadi pada pasangan yang sudah menikah. Mengetahui pasangan selingkuh, pasti memberikan efek emosional yang menyakitkan apapun penyebabnya. Karena, perselingkuhan dapat menjadi pengalaman tidak menyenangkan terhadap mental dan emosional. Baik untuk orang yang melakukannya, atau pasangan yang diselingkuhinya. 

Sebenarnya, selingkuh bukan hanya sebatas pergi dengan orang lain tanpa memberitahu pasangan, atau memberikan perhatian yang berlebih kepada orang lain. Selingkuh juga memiliki berbagai tipe lho, penasaran apa saja? Yuk, ketahui di sini!

Baca juga: Ini Alasan Pria Selingkuh Menurut Sains

1. Selingkuh pesan teks 

Selingkuh melalui pesan teks adalah perselingkuhan yang paling sering terjadi saat ini. Jenis perselingkuhan ini dapat berlanjut ke arah fisik dan emosional. Tindakan seperti menanyakan kabar atau memberikan perhatian, sementara niat pelakunya adalah merebut hati seseorang dari pasangannya juga dianggap sebagai selingkuh pesan teks. Selingkuh melalui pesan teks juga dapat dilakukan dengan adanya ajakan untuk bertemu dari pelaku, pengiriman gambar-gambar yang berbau pornografi, atau kata-kata yang menggoda. 

2. Selingkuh Siber (Internet)

Semakin berkembangnya teknologi, terutama kemajuan pada internet, perselingkuhan juga marak terjadi di ranah siber. Perselingkuhan siber bisa terjadi dalam berbagai bentuk seperti penggunaan aplikasi kencan online (sementara pelaku sudah punya pasangan), menggoda orang lain melalui berbagai sosial media, atau pornografi internet. Perselingkuhan lewat internet tentu lebih sulit untuk diketahui karena seseorang harus bisa mengakses akun media sosial pasangannya terlebih dahulu. 

3. Selingkuh Emosi 

Umumnya, perselingkuhan jenis ini dimulai dari pertemanan biasa. Pelaku yang berawal dari teman akan saling mempercayai satu sama lain. Hingga pada akhirnya berbagi mimpi, saling menceritakan keluh kesah, dan menimbulkan kedekatan emosional yang biasa dilakukan oleh pasangan. Selingkuh emosi, bisa jadi lebih merusak suatu hubungan, jika dibandingkan dengan selingkuh fisik. Hal ini disebabkan oleh kemungkinan seseorang sama sekali sudah tidak punya perasaan kepada pasangannya, tetapi tidak ingin berpisah. Selain itu, selingkuh emosi belum tentu melibatkan keintiman fisik, dan bisa dilakukan oleh pelaku yang memiliki pasangan masing-masing. 

Baca juga: Bukan Fisik, 3 Tanda Kalau Pasangan Selingkuh Perasaan

4. Selingkuh Fisik 

Selingkuh fisik dapat dikatakan terjadi jika seseorang melakukan hubungan intim dengan orang lain yang bukan pasangannya. Perselingkuhan fisik tentu memberikan dampak yang berbeda pada setiap individu. Bagi perempuan, umumnya menganggap ada sisi emosional yang juga terlibat, pada perselingkuhan fisik. Sementara bagi laki-laki, perselingkuhan fisik pada umumnya hanya dianggap sebagai pemenuhan kebutuhan fisik yang mungkin tidak mereka dapatkan pada pasangannya. 

Apa Indikasi Pasangan Selingkuh? 

Setidaknya, ada berbagai perubahan pada pasangan yang sering disebut sebagai tanda selingkuh, yaitu: 

  • Adanya Perubahan Sikap

Pasangan pada awalnya terlihat cerewet dan menikmati waktu yang dihabiskan bersama. Lalu mendadak jadi cuek dan lebih sering menyentuh ponsel ketika bertemu, maka kamu patut curiga. Hal ini bisa disebabkan oleh dua kemungkinan, bisa jadi pasangan sedang bosan dan ingin mencoba hal baru atau bisa jadi pasangan memiliki selingkuhan. Jika hal ini disebabkan oleh kebosanan tentunya kamu dapat menanyakannya dan membicarakan persoalan ini dengan kepala dingin. Tetapi, jika pasangan tidak memberikan alasan yang jelas, hal ini patut diselidiki lebih lanjut. 

  • Sulit Dihubungi 

Komunikasi dan rasa percaya adalah kunci utama kesuksesan hubungan. Terjadi kesulitan untuk komunikasi bisa jadi tanda awal pasangan selingkuh. Jika hanya sesekali atau ketika berada di jam kerja, mungkin hal ini memang Si Dia sedang sibuk. Tetapi, jika pasangan sulit dihubungi bahkan rutinitasnya mendadak berubah, kemungkinan pasangan sedang berusaha menjauh karena menemukan seseorang yang dianggapnya lebih menyenangkan dibanding kamu. 

  • Lebih Memerhatikan Penampilan 

Sebenarnya memerhatikan penampilan adalah hal yang wajar untuk dilakukan. Tentunya penampilan sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri seseorang. Tetapi bila tiba-tiba penampilan pasangan berubah drastis dan menghabiskan banyak uang untuk membeli pakaian atau aksesoris baru, hal ini patut dicurigai. Pasalnya, perubahan penampilan yang tiba-tiba bisa jadi tanda bahwa ada seseorang yang ingin dibuat terpukau oleh Si Dia. Namun, hal ini belum tentu tanda perselingkuhan sepenuhnya. Kamu juga harus mengingat, bisa jadi kamu pernah menuntut dirinya untuk mengubah penampilan, atau pasangan memang ingin mengubah penampilannya karena ingin membuat kamu terkesan. 

  • Menuduh Pasangan Berselingkuh 

Seseorang yang sedang menjalani perselingkuhan justru bisa saja malah menuduh pasangannya selingkuh. Hal ini disebabkan oleh perlindungan diri dan upaya untuk menutupi apa yang sedang dilakukan. Selain itu, menuduh pasangan berselingkuh juga dapat dilakukan oleh pelaku untuk mencari masalah agar kamu dan dia berpisah. 

Baca juga: Jangan Galau! Ini 4 Tips Jitu Move On dari Mantan

Setiap pasangan tentunya mendambakan keharmonisan di hubungan mereka. Segala bentuk tindakan selingkuh bukanlah hal yang dapat dibenarkan karena dapat menimbulkan hubungan yang tidak sehat dan dampak emosional yang negatif. Jika terdapat sesuatu yang kurang kamu sukai dari pasangan, seharusnya dapat dibicarakan. 

Selain itu, jika memang kamu sudah tidak merasakan kecocokan dengan pasangan, ada baiknya kamu dan Si Dia berpisah. Hal ini tentunya lebih baik, dibanding kamu selingkuh darinya. Kamu dapat bertanya kepada psikolog di Halodoc jika memiliki pertanyaan seputar asmara dan keluh kesah dalam menjalani hubungan. Psikolog tentunya akan mendengarkan cerita dan memberikan saran yang diperlukan. 

Referensi:
Psychologytoday.com. Diakses pada 2019. How to Define Emotional Infidelity: Types of Cheating
Psychologytoday.com. Diakses pada 2019. 10 Signs Your Spouse Is Cheating