25 April 2018

4 Tips Agar Tidak Trauma Setelah Melahirkan

4 Tips Agar Tidak Trauma Setelah Melahirkan

Halodoc, Jakarta – Proses persalinan yang mempertaruhkan nyawa membuat para ibu rentan akan trauma. Tak mengherankan apabila keadaan ini lantas membuat mental ibu terganggu, hingga membuat ibu takut untuk hamil dan punya anak lagi.

Masalahnya, trauma yang tidak ditangani justru akan memberikan dampak negatif baik bagi ibu maupun calon bayi. Bukan tidak mungkin, ibu akan mengalami Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD). Agar tidak terjadi, ibu bisa mengikuti beberapa tips mengatasi trauma setelah melahirkan berikut ini.

Melakukan Terapi

Tak sedikit ibu yang memutuskan untuk tidak mau lagi menambah momongan secara sepihak karena trauma pasca melahirkan yang begitu membekas. Sebagai antisipasinya, ibu bisa menceritakan ketakukan yang ibu rasakan pada suami, agar stres yang sedang ibu alami bisa sedikit berkurang.

Jika setelah bercerita pada pasangan kondisi ibu tidak membaik, ibu bisa melakukan terapi. Presiden dari Royal Australian and New Zealand College of Obstetricians and Gynaecologists, dr. Ted Weaver menuturkan bahwa para ibu yang mengalami trauma setelah melahirkan bisa menjajal cognitive behaviour therapy.

Baca juga: Yang Harus Diketahui Jika Melakukan Persalinan Normal

Melalui terapi ini, pemikiran ibu akan ketakukan melahirkan akan diubah menjadi sebuah pengalaman luar biasa yang tak terlupakan. Selaras dengan itu, pakar dari Griffith University, Jenny Gamble menyarankan para ibu untuk mendapatkan konseling dari para bidan atau dokter kandungan sebelum dan sesudah melakukan persalinan.

Rajin Berolahraga

Tips mengatasi trauma setelah melahirkan berikutnya adalah dengan rajin berolahraga. Tak hanya rasa sakit, bentuk tubuh yang jauh dari kata ideal adalah masalah lain yang kerap dikeluhkan para ibu pascamelahirkan. Tubuh yang tak lagi proporsional tak jarang membuat ibu kehilangan rasa percaya diri.

Namun, tidak perlu khawatir, karena ibu bisa mengatasinya dengan rajin berolahraga. Tak hanya membantu mengembalikan bentuk tubuh kembali ideal, rutin berolahraga juga bagus untuk memperbaiki kondisi psikologis sekaligus emosi ibu. Mengikuti senam kebugaran, aerobik, hingga yoga akan membantu ibu mendapatkan lagi tubuh ideal sekaligus kepercayaan diri.

Cari Informasi Sebanyak Mungkin Tentang Proses Melahirkan

Terkadang, ibu terpaksa harus memilih melakukan persalinan secara caesar karena berbagai alasan medis terkait kesehatan ibu dan calon bayi. Namun, ternyata persalinan secara caesar bisa menjadi alasan bagi banyak ibu untuk tak lagi hamil dan memiliki anak.

Ada stigma bahwa ibu yang bersalin secara caesar tidak menunjukkan pengorbanan yang berarti laiknya persalinan secara normal. Padahal, baik persalinan normal maupun caesar memiliki risiko besar. Ibu yang sudah melakukan persalinan caesar, bukan berarti tidak bisa melahirkan secara normal pada proses berikutnya.

Pun sebaliknya, ibu yang bersalin secara normal bisa jadi akan melakukan persalinan caesar pada kehamilan selanjutnya. Semua bergantung pada kondisi kesehatan ibu dan calon bayinya. Ibu hanya perlu mencari informasi sebanyak mungkin tentang proses melahirkan saat memeriksakan kandungan.

Baca juga: Inilah Perubahan Otot-Otot Pasca Melahirkan

Bercerita Lebih Baik daripada Memendam Masalah

Setiap permasalahan yang memicu stres berasal dari pikiran, tak terkecuali trauma yang dialami setelah melahirkan. Sebaiknya, ibu tidak memendam masalah tersebut sendiri. Menceritakannya dengan orang terdekat, terlebih mereka yang sudah berpengalaman tentu lebih bisa membantu ibu. Karena selain mengurangi beban pikiran, ibu juga akan mendapatkan solusi sekaligus dukungan dari mereka.

Mengatasi trauma setelah melahirkan itu tidak sulit, kok, karena trauma ini bersifat sementara. Meski demikian, ibu harus mendapatkan penanganan sesegera mungkin agar tidak mengalami stres berkelanjutan hingga menimbulkan depresi.

 

Ibu juga memiliki masalah pascamelahirkan yang membuat trauma? Segera ceritakan pada dokter ahli melalui Halodoc. Aplikasi ini akan membantu ibu mengatasi trauma setelah melahirkan yang ibu alami. Tak hanya itu, Halodoc juga bisa ibu gunakan untuk melakukan lab cek dan membeli vitamin. Yuk, download aplikasinya di ponsel ibu sekarang juga!