24 May 2018

5 Bahaya Akibat Konsumsi Santan Berlebih

5 Bahaya Akibat Konsumsi Santan Berlebih

Halodoc, Jakarta - Di Bulan Ramadan, kamu akan lebih mudah menjumpai makanan bersantan. Mulai dari kolak, kacang hijau, hingga beragam varian es lainnya. Bahkan ketika lebaran tiba, tingkat konsumsi makanan bersantan cenderung meningkat karena kehadiran rendang dan opor ayam.

Namun, sebanyak apapun makanan bersantan yang disajikan, kamu tetap harus waspada. Sebab, ada beragam gangguan kesehatan yang mungkin kamu alami akibat konsumsi santan berlebih. Yuk, simak lima di antaranya berikut ini:

  1. Tekanan Darah Tinggi

Masalah pertama yang akan muncul adalah tekanan darah tinggi (hipertensi). Hal ini disebabkan karena jumlah santan yang berlebih bisa memicu peningkatan kadar trigliserida, yaitu salah satu jenis lemak yang berguna sebagai cadangan energi tubuh. Kondisi ini akan berdampak pada penyumbatan arteri serta pembuluh darah.

  1. Gangguan Jantung

Bahaya lainnya adalah peningkatan risiko gangguan jantung. Ini terjadi karena santan dimasak dalam suhu tinggi dan berulang, sehingga memicu penumpukan lemak jahat dalam santan. Kondisi inilah yang bisa memicu terjadinya gangguan pada jantung.

  1. Stroke Ringan

Ini terjadi akibat adanya pengendapan lemak jahat dalam tubuh, sehingga bisa menyumbat aliran darah dan pembuluh arteri. Jika tidak diimbangi dengan mengonsumsi mineral dan cairan yang cukup, maka, kondisi ini akan menyebabkan stroke ringan. Sedangkan pada lansia, kondisi ini bisa menyebabkan stroke berat.

  1. Asam  Lambung Meningkat

Berbuka dengan makanan bersantan bisa meningkatkan asam lambung, terutama jika kamu mengonsumsinya saat perut dalam keadaan kosong. Dampaknya, cairan ini bisa menyulitkan lambung untuk mencerna makanan lain, sehingga rasa nyeri di lambung pun tak terhindarkan.

  1. Kolesterol Meningkat

Kondisi ini terjadi akibat adanya penumpukan lemak jenuh dalam tubuh. Maka dari itu, kamu tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan bersantan dalam jumlah banyak, serta memanaskan makanan bersantan secara berulang-ulang.

Itulah lima bahaya akibat konsumsi santan berlebih. Untuk menghindarinya, kamu perlu membatasi konsumsi makanan bersantan saat puasa maupun lebaran nanti. Kalau kamu punya pertanyaan lain tentang bahaya makanan bersantan, gunakan aplikasi Halodoc saja. Sebab melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play.

Baca juga: Awas, Jangan Berlebihan Asupan Manis Ketika Berbuka