5 Penyakit Hati yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
penyakit hati

Halodoc, Jakarta - Hati merupakan salah satu organ dalam tubuh yang memiliki tugas penting untuk menjalankan fungsi seluruh tubuh. Fungsi pentingnya sendiri banyak berurusan dengan bahan-bahan yang berpotensi merusak organ-organ dalam tubuh, seperti bahan-bahan kimia dalam darah. Akibatnya, hati rentan mengalami kerusakan. Namun, organ yang satu ini memiliki kemampuan melindungi diri dengan cara meregenerasi. Berikut ini beberapa penyakit hati yang perlu kamu ketahui.

Baca juga: Ketahui Pemeriksaan untuk Mendeteksi Penyakit Hati

  • Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit peradangan hati yang paling umum menyerang organ satu ini. Hepatitis A, B, C, D, E, serta hepatitis autoimun merupakan jenis yang umum terjadi yang umumnya disebabkan oleh adanya infeksi virus pada hati. Sebelum virus hepatitis menimbulkan gejala pada pengidapnya, virus ini biasanya akan melewati masa inkubasi. 

Jika sudah melewati masa tersebut, gejala yang muncul meliputi muah, muntah, demam, mengalami kelemasan, feses berwarna pucat, nyeri perut, penurunan berat badan, warna urine menjadi lebih gelap, serta kehilangan nafsu makan.

  • Hemokromatosis

Penyakit yang satu ini terjadi ketika kadar zat besi dalam tubuh terlalu berlebihan. Akibatnya, zat besi akan menumpuk dalam organ tubuh dan memicu timbulnya penyakit serius, seperti gagal jantung. Zat besi sendiri merupakan mineral penting bagi tubuh yang berfungsi sebagai penghasil hemoglobin yang digunakan untuk mengikat dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.

Umumnya, pengidap hemokromatosis akan mengalami serangkaian gejala, seperti lemas, nyeri sendi, sakit perut, rontoknya rambut pada tubuh, penurunan berat badan, jantung berdebar, warna kulit menjadi keabuan, serta penurunan gairah seksual. Jika gejala dibiarkan begitu saja, radang sendi, diabetes, impotensi, dan gagal jantung bisa saja terjadi.

  • Sirosis

Sirosis merupakan kondisi ketika organ hati rusak akibat terbentuknya jaringan parut, karena infeksi virus hepatitis atau kecanduan alkohol. Infeksi virus atau kecanduan alkohol dapat mencederai organ hati secara perlahan. Kemudian, organ hati akan memperbaiki cedera dengan membentuk jaringan parut yang akan mengganggu fungsi hati jika tumbuh semakin banyak.

Baca juga: Disebabkan oleh Gagal Hati, Inilah 8 Komplikasi dari Ensefalopati Hepatik

  • Kanker Hati

Kanker hati merupakan kanker yang berasal dari bagian lain dalam tubuh yang menyebar ke organ hati. Penyakit yang satu ini ditandai dengan gatal-gatal, kehilangan nafsu makan, mual dan muntah, penurunan berat badan, tubuh mengalami kelelahan, urine berwarna gelap, sakit kuning, tubuh mudah memar, tinja berwarna putih, serta pembengkakan organ hati.

  • Abses Hati

Abses hati merupakan penyakit pada hati, ketika terbentuknya lubang-lubang kecil pada hati yang berisi nanah. Hal ini terjadi karena adanya infeksi bakteri atau parasit. Abses hati ditandai dengan gejala demam, menggigil, berkeringat, mual, muntah, diare, dan sakit perut bagian atas kanan.

Baca juga: 2 Perbedaan Hepatitis dan Sirosis Hati

Jika kamu memiliki serangkaian gejala pada penyakit hati, segeralah membuat janji di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc. Langkah penanganan yang tepat akan menghindari dari sejumlah komplikasi berbahaya, seperti kehilangan nyawa. Jangan lupa untuk melakukan pola hidup sehat dengan makanan bergizi dan olahraga rutin, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Liver Disease.
WebMD. Diakses pada 2019. Liver Diseases: What You Should Know.