09 May 2018

5 Tips Mengobati Puting yang Lecet Saat Menyusui

5 Tips Mengobati Puting yang Lecet Saat Menyusui

Halodoc, Jakarta – Ibu yang menyusui Si Kecil secara langsung seringkali mengalami masalah puting lecet. Biasanya kondisi ini muncul sekitar dua hari setelah melahirkan. Puting bisa lecet karena ibu menyusui Si Kecil dalam posisi yang kurang tepat atau mulut bayi tidak menempel dengan baik pada puting saat menyusui, sehingga membuat puting tertekan dan terluka. Enggak hanya membuat ibu kesakitan, darah dari puting yang terluka juga bisa tercampur dengan ASI dan terminum oleh Si Kecil.

Penyebab Puting Lecet

Sebelum mengobati puting, ibu perlu tahu beberapa kondisi berikut yang bisa menyebabkan puting lecet:

  • Puting Melepuh

Tidak hanya disebabkan karena posisi menyusui yang salah, penggunaan pompa ASI yang tidak benar juga bisa membuat puting lecet. Posisi yang kurang pas saat menyusui maupun saat memompa bisa menimbulkan gesekan yang membuat puting melepuh. Kondisi ini ditandai dengan puting terasa nyeri saat menyusui dan mengeluarkan cairan dengan bercak darah, bening (tidak berwarna) atau kuning.

  • Infeksi Jamur

Puting ibu yang lecet juga bisa disebabkan karena jamur yang berasal dari dalam mulut bayi, sehingga ketika bayi menyusu, puting akan terkena infeksi jamur dan akhirnya menjadi lecet. Ciri-ciri kondisi ini adalah bagian puting kemerahan, terasa gatal, permukaan puting terlihat mengkilap dan payudara terasa nyeri baik saat menyusui maupun sebelumnya.

  • Saluran Susu Tersumbat

Saluran susu ibu bisa saja tersumbat oleh lapisan kulit tipis yang tumbuh di bagian atasnya. Lapisan kulit yang tipis ini biasanya berwarna kuning atau putih. Saluran susu yang tersumbat akan membuat ASI sulit keluar, sehingga bayi akan menyedot lebih kuat dan akhirnya menyebabkan puting terasa nyeri dan lecet.

Tips Mengobati Puting Lecet

Jangan sampai puting lecet membuat ibu jadi kapok menyusui Si Kecil. Berikut beberapa cara yang bisa ibu lakukan untuk mengobati puting yang lecet akibat menyusui:

1. Gunakan ASI

ASI yang diproduksi oleh tubuh ibu sebenarnya mengandung anti-bakteri yang bisa digunakan untuk mengobati puting lecet dan mengurangi rasa sakitnya. Caranya, oleskan beberapa tetes ASI pada area putting yang lecet sebelum dan sesudah menyusui, kemudian angina-anginkan hingga kering.

2. Kompres dengan Air Hangat

Untuk mengurangi rasa sakit di puting yang lecet, ibu bisa menggunakan handuk yang sudah direndam di air hangat, kemudian kompres payudara sebelum menyusui. Kompres air hangat juga bermanfaat untuk membersihkan area puting dan meningkatkan produksi ASI. Ibu juga bisa mandi dengan air hangat agar efeknya terasa hingga ke sekujur tubuh.

3. Oleskan Pelembap Alami

Beberapa bahan alami seperti minyak zaitun, minyak kelapa atau minyak almond berkhasiat melembapkan area puting yang lecet. Selain itu, ibu juga bisa menggunakan minyak pohon teh yang mengandung antiseptik, sehingga mampu mengobati puting lecet lebih cepat dan mencegah timbulnya masalah lain yang bisa mengambat pemulihan puting yang sakit.

4. Menggunakan Lidah Buaya

Bahan alami lainnya yang juga bisa digunakan untuk mengobati puting yang lecet adalah lidah buaya. Tanaman herbal ini mengandung fungsi penyembuh alami sehingga baik dioleskan pada puting yang luka. Tapi, pastikan ibu membersihkan payudara sampai tidak ada sisa lidah buaya yang tertinggal sebelum menyusui, ya. Karena cairan lidah buaya yang tertelan oleh bayi bisa menyebabkannya diare.  

5. Jaga Kebersihan Payudara

Ibu juga dianjurkan untuk menjaga kebersihan payudara dengan mengganti bantalan payudara atau breast pad setiap selesai menyusui. Gunakan lah bra katun agar sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik. Dan biarkan puting benar-benar kering sebelum kembali berpakaian.

(Baca juga: Mitos dan Fakta Tentang Menyusui)

Ibu juga bisa membicarakan masalah kesehatan yang ibu alami selama masa menyusui dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.  Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.