6 Fakta tentang Athelia, Lahir Tanpa Puting

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
6 fakta tentang athelia lahir tanpa puting

Halodoc, Jakarta – Setiap orang tentunya ingin memiliki kondisi fisik yang lengkap dan sempurna. Namun sayangnya, beberapa orang justru tidak bisa terhindar dari kelainan fisik saat dilahirkan. Salah satu kelainan fisik yang sebenarnya cukup langka terjadi adalah athelia. Orang dengan kelainan ini terlahir tanpa memiliki puting. Kok bisa? Hal ini bisa terjadi akibat mutasi gen yang diturunkan dari orangtua maupun masalah kesehatan tertentu yang dialami ibu hamil selama masa kehamilan, sehingga bayi terlahir dengan memiliki sindrom tertentu. Untuk lebih jelasnya, berikut fakta-fakta seputar athelia yang perlu kamu tahu.

1. Hilangnya Puting Bisa Terjadi Hanya di Satu Sisi atau Keduanya

Tergantung kondisi yang menjadi penyebabnya, orang dengan athelia biasanya tidak memiliki puting dan areola. Namun, hilangnya puting ini bisa terjadi pada salah satu sisi tubuh maupun kedua-duanya.

2. Athelia Lebih Sering Terjadi Pada Laki-laki

Dua sindrom yang menjadi penyebab athelia adalah sindrom poland dan displasia ektodermal. Nah, sindrom poland lebih sering terjadi pada anak laki-laki daripada anak perempuan, tetapi displasia ektodermal dapat memengaruhi, baik pria maupun wanita.

3. Athelia Merupakan Kondisi Turunan

Bisa juga dikatakan sebagai kondisi yang dipengaruhi oleh faktor genetik alias turunan. Hal ini karena sindrom poland dan displasia ektodermal yang menjadi penyebab athelia bisa terjadi akibat adanya perubahan gen yang diturunkan melalui keluarga. Kelainan gen ini dapat berpindah dari orang tua ke anak-anak atau bermutasi ketika bayi di dalam kandungan. Dengan kata lain, seorang anak berisiko tinggi terlahir dengan kelainan ini, bila salah satu orangtua memiliki kondisi yang menyebabkannya.

4. Anak Dengan Athelia Biasanya Juga Tidak Memiliki Otot Dada

Anak-anak yang mengidap sindrom poland bukan hanya tidak memiliki puting, tapi biasanya juga tidak memiliki otot dada atau otot dada di salah satu sisi tubuhnya kurang berkembang. Pengidap biasanya juga kehilangan bagian dari otot dada yang dikenal sebagai pectoralis mayor, yaitu tempat di mana otot-otot payudara menempel.

5. Athelia Tidak Menyebabkan Komplikasi

Athelia sebenarnya bukan merupakan kondisi yang berbahaya, bahkan juga tidak menimbulkan komplikasi. Namun, beberapa kondisi yang menjadi penyebab athelia berisiko menyebabkan masalah kesehatan. Contohnya, sindrom poland yang parah bisa memengaruhi organ ginjal, paru-paru, dan organ lainnya. Karena itu, pengidap athelia tetap dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat diketahui penyebab kondisi ini terjadi dan diobati sedini mungkin.

6. Athelia Dapat Diatasi dengan Rekonstruksi Payudara

Bila kondisi tidak adanya puting ini tidak membuat kamu terganggu, maka tidak perlu melakukan apa-apa untuk mengatasi athelia. Namun bagi para wanita, tidak adanya puting di satu sisi atau kedua payudara bisa menyebabkan kesulitan saat ingin menyusui bayi. Jadi, wanita yang terlahir dengan kelainan ini, bisa menjalani operasi rekonstruksi payudara dengan menggunakan jaringan dari perut, bokong, ataupun punggung. Puting dan areola, kemudian bisa dibuat dengan menggunakan teknik yang lain.

Misalnya untuk membuat puting, dokter bedah akan membentuk lipatan jaringan ke dalam bentuk yang benar. Selanjutnya, pengidap bisa melanjutkan memiliki tato bentuk areola dengan menggunakan prosedur tato 3D. Prosedur ini menggunakan jarum bersosialisasi yang dilapisi pigmen untuk menciptakan puting tiga dimensi yang lebih realistis.

Nah, itulah 6 fakta tentang kondisi lahir tanpa puting alias athelia. Kalau kamu ingin tahu lebih jauh seputar athelia, tanyakan saja langsung kepada ahlinya lewat aplikasi Halodoc. Dokter Halodoc yang terpercaya siap membantu kamu melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: