19 July 2018

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Softlens

tips membeli softlens

Halodoc, Jakarta – Sekarang ini, softlens enggak hanya digunakan sebagai alat bantu penglihatan untuk mata yang minus saja, banyak orang, khususnya remaja putri juga menggunakan softlens sebagai aksesoris untuk menunjang penampilan. Namun, beragamnya produk softlens yang dijual saat ini sering bikin orang jadi bingung harus memilih softlens seperti apa yang aman untuk mata. Jangan sampai salah pilih, berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli produk softlens tertentu.

1. Jenis Softlens

Ada dua jenis softlens yang dijual di pasaran, yaitu lunak dan keras. Dari sisi cara merawatnya, kedua jenis lensa kontak ini sama-sama perlu dicuci dan dibilas sebelum disimpan. Namun, dari sisi jangka waktu pemakaiannya, softlens keras atau hard lens dapat bertahan lebih lama, bahkan ada yang sampai 10 tahun. Sebenarnya softlens keras lebih sehat digunakan dibanding softlens lunak. Namun, pada awal-awal pemakaian, hard lens akan terasa mengganjal di mata. Itulah mengapa kebanyakan pengguna softlens lebih memilih jenis lensa yang lunak daripada keras.

2. Jangka Waktu Pemakaian Softlens

Durasi pemakaian softlens sangat beragam. Ada yang sehari dipakai langsung buang, ada yang 2 minggu hingga 3 bulan. Kamu sebaiknya mematuhi jangka waktu pemakaian yang sudah ditetapkan ini dan menggantinya dengan yang baru bila sudah waktunya. Selain itu, kamu juga perlu membersihkan softlens sesuai petunjuk, yaitu dengan membersihkannya dengan cairan pembersih softlens sebelum disimpan dan saat ingin dipakai. Hal ini sangat penting karena saat digunakan, softlens dapat menyerap benda dan zat asing seperti kotoran dan debu di mata. Bila tidak dirawat dan dibersihkan, maka softlens yang kotor bisa membuat mata kamu iritasi dan menjadi merah.

Baca juga: 6 Risiko Sakit Mata Akibat Soflens

3. Ukuran Diameter Softlens

Diameter softlens juga bisa mempengaruhi kenyamanan kamu saat mengenakannya. Banyak wanita yang sengaja memilih softlens dengan diameter yang lebih besar agar matanya terlihat besar. Padahal bagi kamu yang memiliki bola mata berdiameter kecil, mengenakan softlens dengan diameter lebih besar akan terasa tidak nyaman. Jadi, sebaiknya pilihlah softlens dengan diameter normal, yaitu 14.0 – 15.00 mm.

4. Softlens yang Nyaman Dipakai

Masih banyak orang yang bingung mengenai berapa tingkat kadar air yang sebaiknya dimiliki softlens agar nyaman dipakai. Jawabannya adalah softlens yang memiliki kadar air lebih dari 48 persen lah yang paling baik untuk digunakan karena akan terasa sangat nyaman dipakai dan membuat mata tidak mudah kering. Kadar air pada softlens juga perlu disesuaikan dengan kondisi mata. Jadi, bila kamu memiliki mata yang cenderung mudah kering, pilihlah softlens yang kadar airnya cukup tinggi. Ingat, kadar air dalam softlens sangat penting untuk diperhatikan ya, agar matamu tidak cepat kering, perih atau merah selama mengenakan softlens. Baca juga: 6 Cara Merawat Mata Saat Menggunakan Soflens

5. Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa

Hal lainnya yang juga tidak kalah penting untuk diperhatikan sebelum kamu membeli softlens adalah tanggal kadaluarsanya. Bagaimanapun juga, softlens adalah benda asing yang kamu tempelkan pada kornea mata kamu. Jadi, pastikan softlens bersih dan masih baik untuk digunakan agar kamu terhindar dari dampak buruk softlens seperti mata perih, gatal, iritasi, atau bahkan konjungtivitis.

Baca juga: Pakai Softlens Sembarangan, Waspada Konjungtivitis

6. Sesuaikan dengan Kondisi Mata

Terakhir, pilihlah softlens yang sesuai dengan kondisi matamu. Softlens berbahan silicone hydrogel adalah pilihan lensa kontak yang paling direkomendasikan, karena softlens jenis ini memungkinkan oksigen untuk melewati kornea mata, sehingga lebih enak dipakai. Bagi kamu yang sering bekerja di ruangan terbuka, ada beberapa jenis softlens yang dapat memberi perlindungan terhadap sinar matahari.

Memilih softlens harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Sebaiknya kamu juga membicarakan terlebih dahulu dengan dokter mata bila ingin mengenakan softlens. Atau kamu juga bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya mengenai cara memilih softlens yang bagus. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk minta saran kesehatan kapan saja dan di mana saja. Tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google.