13 March 2018

6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Menstruasi

6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Menstruasi

Halodoc, Jakarta – Datang bulan memang bisa bikin wanita jadi enggak nyaman menjalani aktivitasnya sehari-hari. Masalahnya, tamu bulanan ini bisa membuat mood wanita jadi gampang berubah, perut terasa nyeri atau kram, kembung, nyeri pada payudara bahkan migrain. Hal ini disebabkan karena selama menstruasi, dinding rahimmu berkontraksi sehingga menekan pembuluh darah di sekitarnya. Tapi, kamu bisa kok meminimalisir kondisi-kondisi yang mengganggu tersebut dengan cara menghindari makanan-makanan berikut saat menstruasi.

  1. Makanan dan Minuman Berkafein

Penulis buku Prescription for Natural Cures, James F. Balch dan Mark Stengles mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein seperti cokelat, kopi, teh, dan minuman bersoda bisa membuat gejala-gejala yang biasanya timbul saat menstruasi, seperti perubahan mood dan nyeri payudara semakin bertambah parah. Sebaliknya, membatasi konsumsi makanan dan minuman berkafein dapat membantu meringankan gejala menstruasi. Jadi, menjelang dan selama menstruasi, kamu disarankan untuk lebih banyak minum air putih dan teh herbal saja agar cairan tubuh tetap terjaga.

  1. Gandum Olahan

Gandum olahan tidak sesehat gandum murni karena sebagian besar nutrisi yang terdapat di dalamnya sudah hilang akibat proses pengolahan. Mengonsumsi gandum olahan, seperti kue, roti putih, biskuit saat menstruasi justru akan mengganggu gula darah dan napsu makanmu. Jadi, daripada mengonsumsi gandum olahan, pilihlah makanan yang menggunakan gandum murni seperti oatmeal dan nasi merah selama menstruasi.    

  1. Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

Salah satu cara yang cukup efektif untuk mengurangi nyeri perut saat menstruasi adalah dengan menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, seperti kentang goreng, donat, martabak, ayam panggang dan lain-lain. Sebagai gantinya, kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, atau minyak zaitun yang dapat membantu mengurangi radang.

  1. Makanan Berlemak Tinggi

Tidak hanya makanan mengandung lemak jenuh saja yang harus kamu hindari, makanan berlemak tinggi pun juga. Ayam goreng, makanan cepat saji, kuning telur, dan makanan berlemak lainnya dipercaya dapat meningkatkan hormon estrogen dalam tubuh, sehingga saat menstruasi, kamu akan merasa nyeri pada payudara dan perut kembung. Jadi, sebaiknya konsumsilah makanan rendah lemak seperti buah, sayur-sayuran, dan daging rendah lemak selama menstruasi.

  1. Makanan Kaleng dan Olahan

Kamu juga disarankan untuk menjauhi dulu makanan kaleng dan olahan untuk sementara, karena kedua jenis makanan tersebut mengandung kadar sodium yang cukup tinggi yang bisa membuat perutmu kembung saat menstruasi. Daripada mengonsumsi makanan kaleng dan olahan, konsumsilah makanan alami yang lebih bernutrisi seperti sayur, kacang-kacangan, dan ikan.

  1. Makanan Manis

Memang sih, saat menstruasi, kamu cenderung ingin mengonsumsi makanan yang manis-manis. Tapi, mengonsumsi cokelat dan es krim saat datang bulan justru akan membuat kadar gula darah menjadi tidak stabil, yang berpengaruh pada perubahan suasana hati atau mood swings. Kalau ingin mengonsumsi makanan manis, pilihlah makanan manis yang sehat dan rendah lemak seperti buah atau yogurt.

Nah, itulah 6 jenis makanan yang sebaiknya kamu hindari saat sedang menstruasi (Baca juga: Wanita Wajib Tahu Cara Menghilangkan Nyeri Menstruasi). Kalau kamu punya pertanyaan lain seputar menstruasi atau mengalami gangguan menstruasi, jangan ragu untuk menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa membicarakan semua keluhan kamu dan minta rekomendasi obat dari dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.