6 Pantangan Makanan untuk Dikonsumsi Lansia

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
6 Pantangan Makanan untuk Dikonsumsi Lansia

Halodoc, Jakarta - Menjaga asupan makanan adalah hal yang wajib dilakukan, terlebih jika seseorang sudah memasuki usia lanjut. Pasalnya, dimulai saat usia 30an tahun saja seseorang dapat mulai merasakan beberapa gejala penyakit, seperti misalnya diabetes dan hipertensi. Oleh karena itu, menjaga asupan makanan dan menghindari beberapa pantangan makanan adalah hal yang wajib demi memelihara kesehatan dan bisa tetap lancar dalam menjalankan aktivitas.

Usia yang semakin tua pun menyebabkan metabolisme tubuh menjadi lebih lambat. Alhasil, lansia mengalami penurunan selera makan dan jumlah asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh menjadi lebih sedikit. Tidak hanya itu, akibat penurunan fungsi indera dan konsumsi obat-obatan secara rutin juga bisa menyebabkan selera makan mereka menjadi semakin menurun.

Meski begitu, mereka harus menjaga asupan makanannya dan memenuhi kebutuhan gizi dengan baik. Ini semua dilakukan agar para lansia tidak mudah terserang berbagai macam penyakit. Nah, supaya kondisinya tetap prima, berikut ini jenis makanan  yang sebaiknya dihindari oleh para lansia.

Baca juga: Tips Mencegah Malnutrisi pada Lansia 

Daging dan Telur Mentah

Beberapa orang menganggap bahwa hidangan mentah adalah makanan yang sangat lezat, seperti daging merah, ikan dan telur ayam. Namun, ini bukan makanan yang disarankan untuk dikonsumsi sebab jenis makanan tadi belum tentu terjamin kebersihannya.

Mereka bisa saja mengandung bakteri jahat yang seharusnya musnah melalui proses memasak. Akibat bakteri berbahaya di dalam daging mentah, kesehatan lansia bisa terganggu. Oleh karena itu, para lansia sebaiknya memilih untuk mengonsumsi makanan seperti ayam, ikan laut yang dimasak hingga matang, dan telur rebus.

Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Susu yang tidak dipasteurisasi juga kerap dinilai sebagai minuman sehat karena kadar mineralnya yang utuh. Sayangnya, para lansia harus menghindari minuman ini karena susu yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko mengandung bakteri lebih tinggi daripada susu yang dipasteurisasi. Susu perlu dipanaskan terlebih dulu untuk membunuh bakteri berbahaya di dalamnya sehingga tetap aman untuk dikonsumsi.

Makanan Tinggi Sodium

Terlalu banyak garam juga bisa menjadi masalah bagi lansia terutama jika kamu memiliki riwayat hipertensi. Jika makanan yang kamu konsumsi kurang terasa gurih, coba tambahkan berbagai jenis bumbu dan rempah-rempah alami daripada dengan garam meja. Selain itu, selalu tinjau kandungan natrium pada label nutrisi. Menurut para ahli, lansia di atas 71 harus membatasi asupan natrium mereka, yaitu tidak lebih dari 1,2 gram per hari.

Baca juga: Bolehkah Lansia Melakukan Diet?

Kafein

Kafein juga tidak hanya membuat seseorang sulit tidur nyenyak, tetapi juga dapat meningkatkan kecemasan dan membuat jantung seseorang berdetak lebih cepat atau tidak teratur. Ini bisa berbahaya jika seorang lansia memiliki masalah pada jantung. Selain kopi, kafein juga ditemukan di banyak makanan lain seperti teh, beberapa minuman soda, cokelat, dan beberapa obat, termasuk obat penghilang rasa sakit. 

Soda dan Minuman Manis

Minuman soda yang dicampur es mungkin terlihat menggoda jika cuaca sedang panas dan haus. Namun, minuman soda dan banyak minuman penambah stamina lain mengandung banyak gula. Satu porsi minuman cola saja mengandung 39 gram gula dalam satu porsi 12 ons, yang mana ini setara dengan hampir 10 sendok teh gula!

Jika seorang lansia mengidap prediabetes, konsumsi teratur jenis minuman ini meningkatkan gula darah dan dapat menyebabkan ia mengalami diabetes. Kelebihan gula menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan lainnya.

Makanan Rendah Lemak

Di berbagai media, ajakan perang melawan lemak telah berlangsung sejak lama. Akhirnya tidak sedikit orang yang benar-benar menghindari lemak demi menjaga kesehatannya. Padahal, menghindari makanan dengan lemak (yang sehat) bukanlah hal yang disarankan. Lemak sehat, seperti yang ditemukan pada ikan, kacang, dan minyak zaitun, memiliki manfaat melindungi kesehatan jantung.

Selain itu, lemak sehat dapat membantu lansia terhindar dari banyak penyakit. Oleh sebab itu, penting untuk memilih asupan makanan yang mengandung lemak sehat. Lemak sehat ini memberikan perlindungan untuk otak, sendi dan merupakan cadangan energi untuk tubuh.

Baca juga: Alasan Lansia Dianjurkan Makan Alpukat 

Selain menjaga asupan makanan, penting untuk menerapkan pola hidup sehat dengan cara yang lain seperti rajin olahraga dan menghindari stres. Jika kamu merasakan tubuh kamu sedang tidak fit, kamu bisa chat dengan dokter di Halodoc untuk menanyakan kondisi kesehatanmu. Dokter di Halodoc akan memberikan saran kesehatan yang tepat untuk kamu.

Referensi: 
Sun Health Communities. Diakses pada 2019. 8 Foods Older Adults Should Avoid Eating.
NHS UK. Diakses pada 2019. Foods to Avoid If You're Over 65.