16 August 2017

6 Penyebab Sakit Punggung dan Cara Mengatasinya

6 Penyebab Sakit Punggung dan Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Sakit punggung merupakan salah satu nyeri atau kekakuan yang bisa dirasakan di sepanjang tulang belakang, dari dasar leher hingga ke tulang ekor. Gejala sakit punggung bisa berupa rasa sakit yang kadang datang dan hilang, bahkan bisa memburuk di malam hari. Sakit punggung  bisa disebabkan oleh postur tubuh yang kurang ideal ketika duduk, berdiri, atau membungkuk. Kondisi ini juga bisa disebabkan dari efek mengangkat benda yang terlalu berat.

Pada umumnya sakit punggung tidak disebabkan oleh faktor serius dan bisa ditangani dengan terus aktif bergerak serta mengonsumsi obat pereda rasa sakit. Memang dalam beberapa kasus, pengidap merasa cukup kesakitan sehingga bisa menghambat aktivitas sehari-hari. Sakit punggung bagi orang yang lanjut usia (lansia) adalah kondisi yang biasa terjadi karena faktor penuaan. Data dari penelitian Community Oriented Program for Control of Rheumatic Disease (COPORD) di Indonesia didapatkan jika pengidap sakit punggung adalah 13,6 persen terjadi pada wanita dan 18,2 persen terjadi pada laki-laki. Sementara data dari National Safety Council menunjukkan sekitar 22 persen dari total 1.700.000 sakit akibat kerja, di antaranya merupakan sakit punggung.

(Baca juga: 8 Cara Simple Hindari Sakit Punggung)

Penyebab Sakit Punggung
Rasa sakit punggung bisa muncul karena terdapat masalah pada salah satu bagian tulang-tulang yang menyatu dengan otot, tendon, ligamen, saraf, serta cakram sebagai bantalan peredam benturan. Beberapa penyebab sakit punggung yakni posisi duduk, berdiri, mengangkat benda berat, dan cedera. Penyebab sakit punggung yang biasa terjadi karena cedera ringan, saraf terjepit, keseleo atau teriritasi, dan ketegangan otot. Kendati demikian sakit punggung bisa terjadi  secara mendadak. Misalnya, sebagian orang yang bangun di pagi hari tiba-tiba dapat merasa nyeri punggung tanpa tahu penyebabnya. Berikut ini beberapa hal lain yang bisa menyebabkan sakit punggung:

1.  Berkendara dalam waktu lama atau dalam posisi membungkuk tanpa jeda
2.  Membalikkan badan secara tiba-tiba
3.  Gerakan yang kurang baik dan dilakukan berulang-ulang dapat memicu otot bekerja secara berlebihan
4.  Posisi tubuh yang salah saat mengangkat, membawa, menekan, atau menarik sesuatu
5.  Perenggangan tubuh yang berlebihan
6.  Posisi duduk yang tidak benar

Cara Menangani Sakit Punggung
Bagi kamu yang mengidap sakit punggung, cara penanganan yang bisa dilakukan supaya rasa sakit tidak kian menyiksa yakni dengan:

Tetap Aktif
Istirahat menjadi salah satu cara yang dianggap mampu meringankan sakit punggung. Namun kini dipercaya bahwa tubuh yang tidak bergerak aktif dalam jangka panjang justru berakibat negatif bagi punggung. Melakukan olahraga ringan secara rutin dapat menjadi solusi yang tepat.

Berpikir Positif
Dengan berpikir positif dipercaya bisa membantu penyembuhan sakit punggung. Salah satu caranya kamu bisa melakukan relaksasi untuk mengurangi ketegangan otot sehingga membantu mengurangi sakit yang diidap. Pengidap sakit punggung yang selalu berpikiran positif dipercaya lebih cepat sembuh daripada pengidap yang selalu berpikir negatif dan cemas akan sakit punggung yang diidapnya.

Obat Pereda Nyeri
Bila rasa sakit punggung yang kamu alami tidak kunjung  membaik dan terasa tidak tertahankan, kamu bisa juga  mengobatinya dengan mengonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit, dan dengan menanyakan pada dokter kamu.

(Baca juga: Langkah Sederhana untuk Atasi Sakit Punggung)

Terapi Secara Manual
Kamu bisa mengobati sakit punggung dengan melakukan kompres panas atau dingin untuk membantu meredakan sakitnya. Untuk pengobatan lainnya bisa juga dengan alternatif lain seperti melakukan terapi pada klinik atau rumah sakit, seperti fisioterapi.


Bila kamu masih ingin mendapatkan saran lainnya tentang sakit punggung, sebaiknya langsung hubungi dokter untuk mendapatkan penjelasan dan penanganan tepat. Untuk menanyakan masalah sakit punggung atau masalah kesehatan lainnya, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Ada banyak dokter pilihan yang bisa dihubungi sebelum kamu melakukan pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit. Hubungi dokter melalui chat, video call atau voice call menggunakan aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play sekarang!

(Baca juga: Para Pekerja Kantoran Harus Waspadai Gejala Spondilitis Berikut Ini)