• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Keliru, Ini Penyebab Sakit Punggung dan Tips Mengatasinya

Jangan Keliru, Ini Penyebab Sakit Punggung dan Tips Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Yakin sakit punggung cuma dialami oleh lansia saja? Banyak kok orang-orang di usia podukif atau bahkan anak-anak yang mesti berhadapan dengan sakit punggung. Kok bisa?

Penyebabnya beragam, mulai dari cedera hingga gerakan yang keliru. Nah, berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan sakit punggung hingga menimbulkan beragam gejala, khususnya nyeri punggung .

Gegara Gerakan Menghentak hingga Kondisi Medis Tertentu

Setidaknya sakit punggung hampir dialami banyak orang, minimal sekali dalam hidupnya. Rasa sakit yang menyerang punggung ini bisa terjadi di bagian punggung mana saja. Namun, area yang paling umum terserang adalah punggung bagian bawah. Alasannya, punggung bagian bawah menopang sebagian besar berat badan kita.

Lalu, bagaimana dengan penyebab sakit punggung? Menurut ahli di National Institutes of Health - MedlinePlus, seseorang bisa mengalami sakit punggung setelah mengangkat benda bergerak atau gerakan (menghentak) secara tiba-tiba. Selain itu, duduk dalam satu posisi untuk waktu yang lama, cedera, atau kecelakaan juga bisa mengakibatkan sakit punggung

Baca juga: 8 Cara Simple Hindari Sakit Punggung

Nyeri punggung akut bagian bawah sering disebabkan oleh cedera tiba-tiba. Tepatnya pada otot dan ligamen yang menopang punggung. Selain itu, ada pula beberapa penyebab sakit pungung lainnya yang mesti diwaspadai. Contohnya:

  • Kompresi fraktur ke tulang belakang akibat osteoporosis.

  • Kanker yang melibatkan tulang belakang.

  • Fraktur medula spinalis.

  • Kejang otot (otot sangat tegang).

  • Disk tulang punggung yang pecah atau herniasi.

  • Linu panggul (skiatika).

  • Stenosis tulang belakang (penyempitan kanal tulang belakang).

  • Lekukan tulang belakang (seperti skoliosis atau kyphosis), yang mungkin diturunkan dan tampak pada masa anak-anak atau remaja.

    Selain itu, peyebab sakit punggung bagian bawah juga mungkin disebabkan oleh:

  • Aneurisma aorta perut yang bocor.

  • Kondisi radang sendi, seperti osteoartritis atau radang sendi psoriatik.

  • Infeksi tulang belakang (osteomielitis, diskitis, dan abses).

  • Infeksi ginjal atau batu ginjal.

  • Masalah yang berkaitan dengan kehamilan.

  • Kondisi medis yang memengaruhi organ reproduksi wanita, termasuk endometriosis, kista ovarium, kanker ovarium, atau fibroid rahim.

  • Nyeri di sekitar punggung panggul atau sendi sacroiliac.

Bagaimana dengan penyebab nyeri punggung kronis? Kondisi ini umumnya disebabkan oleh terlalu banyak melakukan kegiatan yang membebani punggung, atau mengangkat beban dengan posisi yang keliru. Selain itu, gerakan secara tiba-tiba yang menghentak juga bisa memicu terjadinya nyeri punggung kronis.

Baca juga: Para Pekerja Kantoran Harus Waspadai Gejala Spondilitis Berikut Ini

Hal yang perlu digarisbawahi, banyak pengidap sakit punggung kronis juga mengidap radang sendi. Tak cuma itu, umumnya mereka juga memiliki keausan ekstra pada tulang belakang yang mungkin disebabkan oleh:

  • Penggunaan otot punggung yang terlalu berat dan berlebih dalam bekerja atau berolahraga.

  • Cedera atau patah tulang.

  • Operasi.

Penyebanya sudah, bagaimana dengan cara mengatasinya?

Tips Mengatasi Sakit Punggung

Setidaknya ada beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk mengatasi sakit punggung. Nah, berikut beberapa hal yang bisa dipertimbangkan.

  1. Kosumsi Obat Pereda Nyeri

Sama seperti penyakit pada umumnya yang berkaitan dengan nyeri atau sakit punggung, obat-obatan pereda nyeri terkadang bisa menjadi solusinya. Contohnya, parasetamol yang bisa meredakan nyeri dan dijual bebas.

Di samping itu, kamu juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter. Hal yang perlu diingat, perhatikan efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi. Misalnya, sakit maag, gangguan fungsi ginjal, hingga alergi.

  1. Pertimbangkan Terapi Fisik

Cara mengatasi sakit punggung juga bisa melalui terapi fisik. Di sini, seorang terapi fisik akan mengajarkan kita peregangan untuk mengatasi sakit punggung. Di samping itu, mereka juga akan mengajarkan kita beberapa latihan yang bisa memperbaiki keseimbangan tubuh yang mungin menjadi penyebab sakit punggung.

Hal yang perlu diingat, ahli terapi fisik mungkin juga akan menyertai teknik perawatan lain, seperti terapi ultrasonik atau stimulasi listrik. Namun, terapi-terapi ini dilakukan bergantung pada penyebab dan keparahan nyeri punggung yang kamu alami.

Baca juga: Langkah Sederhana untuk Atasi Sakit Punggung

  1. Tetap Aktif Bergerak

Umumnya orang yang mengidap sakit punggung maunya berbaring atau beristirahat hingga sakit mereka berkurang. Padahal, tetap aktif, atau melakukan aktivitas ringan bisa mempercepat waktu penyembuhan. Misalnya, olahraga ringan seperti bejalan kaki justru bisa membantu pemulihan nyeri punggung. Hal yang perlu diingat, hindarilah aktivitas berat, apalagi yang bisa membebani kerja punggung. Kamu bisa kok bertanya pada dokter mengenai aktivitas ringan yang cocok untuk membantu mempecepat pemulihan nyeri punggung melalui aplikasi Halodoc.

  1. Perhatikan Posisi Tidur

Posisi tudur juga bisa membantu kita untuk mengatasi sakit punggung. Posisi tidur tertentu bisa mengurangi tekanan pada punggung. Misalnya, bila pengidap sakit pungung terbiasa tidur terlentang, cobalah tempatkan bantal di bawah lutut.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa kapan dan di mana saja mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Prevention. Diakses pada 2020. 10 Effective Ways to Find Lower Back Pain Relief, According to Doctors.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases & Conditions. Back Pain.
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Low back pain - acute.
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020 Low back pain - chronic.