14 September 2018

6 Tanda Tubuh Kekurangan Protein

Kekurangan protein, Tanda tubuh kekurangan protein, tubuh kekurangan protein, fungsi protein bagi tubuh manusia

Halodoc, Jakarta - Protein adalah salah satu zat penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Protein mampu menopang pertumbuhan dan dapat memelihara keseimbangan tubuh. Maka dari itu penting menjaga tubuh agar tidak kekurangan protein.

Protein ditemukan oleh Jons Jakob Berzelius pada 1838 yang sampai saat ini masih diteliti oleh para ilmuwan. Zat tersebut merupakan komponen senyawa organik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, fosfor, nitrogen, oksigen, dan asam amino.

Fungsi protein bagi tubuh manusia sangat penting sebagai enzim yang dapat mempercepat reaksi biologis, pembentukan sel darah merah, mengangkut oksigen ke eritrosit, pengatur metabolisme tubuh, dan pembentukan sistem imun atau antibodi. Selain itu, protein juga mempunyai fungsi lain yaitu penghancur dan penetral zat-zat negatif ke dalam tubuh, penyembuh luka, penyeimbang asam basa tubuh, dan pembentukan otot.

Walaupun tubuh memproduksi protein sendiri, sumber protein yang berasal dari makanan masih tetap diperlukan. Saat terjadi defisiensi, tubuh akan menggunakan protein yang disimpan di dalam jaringan, sehingga akhirnya dapat menimbulkan berbagai efek negatif dari kekurangan protein.

Seseorang mengalami kekurangan protein ditandai dengan beberapa tanda berikut ini:

1. Kerusakan Rambut

Tanda tubuh kekurangan protein adalah dengan munculnya kerusakan pada rambut. Rambut sebagian besar terdiri dari protein yang biasa disebut keratin, dan molekul tersebut penting untuk kesehatan rambut. Protein adalah fondasi dari semua sel tubuh termasuk juga folikel rambut. Setiap helai rambut memerlukan asupan protein yang cukup agar tumbuh dengan baik.

Jika tubuh kekurangan protein, maka tubuh akan membatasi pengeluaran protein seperti pertumbuhan rambut. Maka terjadilah kerontokan pada rambut. Selain rambut rontok, rambut juga cenderung kering dan rapuh.

2. Otot Kecil dan Lemah

Salah satu ciri-ciri tubuh kekurangan protein yaitu otot menjadi kecil dan lemah. Selain itu, kelemahan otot atau nyeri sendi mendadak bisa jadi pertanda makanan yang dikonsumsi sehari-hari kurang mengandung protein. Hal tersebut sering menimpa pria seiring bertambahnya usia.

Hal itu karena pria lebih berisiko mengalami kehilangan massa otot akibat penuaan dan otot-otot itu akan semakin mengendor jika kecukupan protein sehari-harinya tidak terpenuhi. Tubuh memecah jaringan yang kaya protein untuk kerja otot. Protein juga menyerap nutrisi lainnya, seperti zat besi dan kalsium yang baik untuk kekuatan otot dan kesehatan sendi.

3. Sulit Tidur

Kekurangan protein mungkin akan menyebabkan sulit tidur. Otak mengendalikan semua hormon yang diperlukan untuk tidur nyenyak. Jika tubuh kekurangan protein yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan otak, hal tersebut menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang dapat memengaruhi tidur kamu.

Sebuah riset mengatakan, mengonsumsi sebagian besar energi dari protein dapat memperbaiki pola tidur pada orang dewasa terutama yang mempunyai kelebihan berat badan atau obesitas. Kurang tidur juga menyebabkan kadar gula darah tidak stabil, maka para ahli pun merekomendasikan konsumsi makanan dengan protein sebelum tidur.

4. Kuku Rapuh dan Mudah Patah

Kuku rapuh dan mudah patah adalah ciri-ciri orang yang kekurangan protein. Kuku terdiri dari lapisan laminasi protein yang disebut keratin seperti halnya rambut. Jika ingin memiliki kuku yang kuat dan sehat, kamu harus memperhatikan asupan protein.

Tubuh tidak mendukung untuk seseorang memiliki kuku yang kuat jika kekurangan protein. Pun, asupan protein yang buruk dapat menyebabkan bercak putih pada kuku. Selain itu, kekurangan protein juga dapat menyebabkan hangnails (bintil kuku) serta retak dan nanah di kuku lebih sering.

5. Retensi Cairan

Kelebihan cairan hingga terjadi pembengkakan atau edema, terutama di bagian bawah tubuh juga ciri-ciri tubuh kekurangan protein. Protein berperan penting untuk menjaga cairan agar tidak berlebihan di dalam tubuh, terutama di kaki dan pergelangan kaki. Cara kerjanya yaitu dengan menahan garam dan air di pembuluh darah.

Jika tubuh kekurangan protein, cairan tersebut dapat meresap ke jaringan sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan pada kaki. Cara mengetahui pembengkakan karena retensi cairan yaitu jika kulit yang bengkak ditekan dengan jari maka akan tertinggal bekas sidik jari ketika diangkat.

6. Imunitas Menurun

Kekurangan protein membuat tubuh rentan terserang penyakit karena imunitas tubuh menurun. Protein membantu tubuh agar sistem kekebalan tetap berfungsi dengan baik karena sel imun sebagian besar terbuat dari protein.

Protein membentuk sel darah putih, antibodi, protein darah, dan berbagai molekul imun, termasuk interleukin dan sitokin. Semua molekul bekerja sama untuk menahan virus negatif, baik secara biologis maupun kimia.

Diet rendah protein dapat membahayakan kemampuan tubuh untuk menghasilkan molekul imun yang cukup dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini berakibat tubuh sering infeksi dan terserang penyakit parah.

Berikut adalah penjelasan mengenai ciri-ciri tubuh kekurangan protein. Jika kamu merasakan hal tersebut tetapi belum yakin tubuh kamu kekurangan protein, kamu bisa berdiskusi dengan dokter-dokter di Halodoc melalui fitur Chat atau Voice/Video Call. Caranya hanya dengan men-download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Play Store.

Baca Juga: