08 February 2018

7 Jenis Vaksin yang Dibutuhkan Orang Dewasa

7 Jenis Vaksin yang Dibutuhkan Orang Dewasa

Halodoc, Jakarta – Pemberian vaksin telah terbukti dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus penyebab penyakit. Selama ini pemberian vaksin dan imunisasi seringnya difokuskan pada bayi dan balita. Tapi ternyata orang dewasa pun perlu divaksin, lho.

(Baca juga: Apakah Orang Dewasa Masih Perlu Divaksin?)

Lantas apa saja jenis vaksin yang dibutuhkan dan tak boleh dilewatkan oleh orang dewasa?

  1. Vaksin Influenza

Di musim penghujan, influenza atau flu adalah penyakit yang paling banyak menyerang. Influenza merupakan penyakit yang terjadi karena adanya infeksi virus di seputar saluran pernapasan.

Pemberian vaksin influenza berperan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit ini. Pemberian vaksin dilakukan satu tahun sekali sehingga dapat efektif mencegah serangan maupun penularan flu.

  1. Pneumonia

Pemberian vaksin ini bertujuan untuk menurunkan risiko penyakit pneumonia. Yaitu penyakit radang paru yang dipicu oleh bakteri Streptococcus. Biasanya bagian yang diserang penyakit ini adalah saluran nafas bagian bawah.

Orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah biasanya akan lebih mudah terserang penyakit ini. Penularan pneumonia terjadi lewat udara, seperti saat batk, bersin bahkan bicara.

  1. Hepatitis A dan Hepatitis B

Orang dewasa perlu mendapatkan perlindungan vaksin hepatitis A dan hepatitis B. Hepatitis A penting diberikan pada orang-orang yang bekerja di  tempat penyajian makanan, seperti restoran.

Pasalnya penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis A yang disebarkan oleh kotoran pengidap dan biasanya melalui makanan. Kamu disarankan untuk rutin melakukan vaksinasi hepatitis A.

Sementara hepatitis B merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Infeksi virus ini bisa menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Kondisi ini bisa berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati.

  1. HPV

Pemberian vaksin HPV bertujuan untuk menghindari serangan dari virus human papillomavirus (HPV). Virus ini adalah penyebab utama terjadinya kanker serviks pada wanita dan kutil kelamin pada pria maupun wanita.

Saat remaja atau anak-anak adalah waktu terbaik untuk memberikan vaksin ini. Pasalnya vaksin HPV akan lebih efektif bekerja jika diberikan sebelum seseorang aktif berhubungan seksual. Namun jika kamu masih belum mendapatkannya, penting untuk segera melakukan vaksinasi HPV.

  1. Tetanus, Difteri, dan Pertusis

Orang dewasa perlu divaksin untuk menghindari penularan penyakit tetanus, difteri dan pertusis alias batuk rejan. Biasanya paket vaksin ini sudah diberikan jika seorang anak aktif imunisasis sejak balita. Namun ada baiknya untuk mengulang pemberian vaksin setidaknya satu kali dalam 10 tahun.

(Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Difteri Mematikan)

  1. Vaksin cacar

Pemberian vaksin ini bertujuan untuk mencegah penyakit cacar air. Penyabab dari penyakit ini adalah virus varicella zoster. Biasanya vaksin cacar juga masuk dalam paket imunisasi yang diberikan saat balita. Namun jika kamu belum mendapatkannya, biasanya dokter akan menganjurkan dosis yang berbeda.

  1. Measles, Mumps, dan Rubella (MMR)

Mencegah penyakit measles atau campak, mumps atau gondong, dan rubella atau campak jerman dilakukan dengan pemberian vaksin MMR. Tak hanya orang dewasa, anak kecil juga dianjurkan untuk mendapat vaksin ini.

 

Vaksin lainnya

Selain ketujuh vaksin tersebut, ada juga beberapa vaksin yang diberikan pada saat-saat tertentu. Seperti saat akan bepergian ke negara tertentu, contohnya vaksin meningitis yang diberikan bagi jamaah calon haji.  Ada pula vaksin yellow fever dan japanese encephalitis yang diberikan jika Anda bepergian ke negara Afrika Selatan. Jika seseorang memiliki kontak tinggi dengan hewan, maka penting untuk mendapatkan vaksin rabies.

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja. Hubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Membeli obat dan merencanakan lab test pun sangat mudah dengan Halodoc. Yuk, download sekarang!