7 Makanan yang Harus Dikonsumsi untuk Cegah Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
7 Makanan yang Harus Dikonsumsi untuk Cegah Penyakit Jantung

Halodoc, Jakarta – Penyakit jantung terjadi ketika pembuluh darah mengalami penyempitan atau penyumbatan, sehingga menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina) atau stroke. Penyakit jantung bisa dikatakan sebagai salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Sebab, penyakit jantung berisiko menyebabkan pengidapnya meninggal dunia secara mendadak.  

Kadar lemak jahat (LDL) yang lebih tinggi ketimbang lemak baik (HDL) umumnya menjadi pemicu utama tersumbatnya pembuluh darah. Oleh karena itu, menerapkan gaya hidup sehat dengan mengontrol kadar lemak tubuh menjadi langkah utama pencegahan penyakit jantung. Berikut ini jenis-jenis makanan yang efektif mencegah penyakit jantung:

Baca Juga: Awasi 5 Penyakit Degeneratif Ini Seiring Bertambahnya Usia

1. Sayuran Hijau

Sayuran hijau, seperti kangkung, sawi, bayam, brokoli, bayam, dan lain-lain mengandung mineral, vitamin dan antioksidan yang cukup tinggi. Sayuran yang berwarna hijau dikenal sebagai sumber vitamin K yang berfungsi melindungi arteri dan mencegah terjadinya pembekuan darah. Nitrat yang terkandung dalam sayuran hijau juga terbukti menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kinerja sel yang melapisi pembuluh darah. 

2. Gandum Utuh

Beras merah, beras hitam, quinoa dan jenis gandum utuh lainnya mengandung serat yang sangat tinggi, sehingga berguna mengurangi jumlah lemak jahat (LDL) dalam darah. Selain dikenal manfaat seratnya, gandum utuh jug mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan.

3. Beri-Berian

Stroberi, blueberry, blackberry dan raspberry adalah jenis beri-berian yang mengandung antioksidan disebut anthocyanin. Zat ini berfungsi melindungi tubuh seseorang mengalami stres oksidatif dan perkembangan penyakit jantung. Sama seperti sayuran hijau, beri-berian juga dapat meningkatkan fungsi sel pembuluh darah serta mencegah pembekuan darah. 

4. Alpukat

Pengidap penyakit jantung atau seseorang yang memiliki risiko penyakit jantung mungkin perlu menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh yang bisa memicu naiknya kadar kolesterol jahat. Oleh sebab itu, alpukat bisa menjadi alternatif pengganti lemak. Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang tentunya bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Turunnya kadar kolesterol jahat otomatis menurunkan risiko penyakit jantung.

Baca Juga: Lengan Kiri Sakit Tanda Penyakit Jantung, Benarkah?

5. Ikan

Bukan hanya daging merah saja yang mengandung tinggi lemak, ikan, seperti salmon, mackerel, sarden, dan tuna juga mengandung lemak yang tinggi. Yang membedakan adalah, jenis-jenis ikan ini mengandung lemak baik disebut asam lemak omega-3. Menurut penelitian, asam lemak omega 3 dapat menurunkan kadar trigliserida darah lebih rendah, gula darah puasa, dan tekanan darah sistolik. Asam lemak omega 3 juga bisa didapat melalui suplemen ikan yang punya fungsi yang sama. 

6. Kacang

Pati resisten yang terkandung dalam kacang dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol dalam darah. Jenis kacang yang baik dikonsumsi oleh pengidap penyakit jantung, contohnya kacang tanah, almond, pistachio, macadamia, polong-polongan dan lain-lain.

7. Bawang Putih

Fungsi bawang putih ternyata bukan cuma sebagai bumbu dapur saja. Bawang putih juga sudah dikenal khasiatnya di dunia kesehatan karena manfaatnya untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung. Bawang putih mengandung senyawa allicin yang berfungsi membunuh bunuh bakteri dan meremajakan hampir semua fungsi tubuh. Bahkan, ada penelitian yang membuktikan bahwa bawang putih dapat menghambat penumpukan trombosit yang bisa mengacu pada pembekuan darah. Darah yang membeku berisiko menimbulkan stroke yang juga terkait dengan penyakit jantung. 

Baca Juga: 5 Penyebab Terjadinya Serangan Jantung di Usia Muda

Kalau kamu punya riwayat penyakit jantung, sebaiknya cek kadar kolesterol sesekali untuk memantau dan bagian dari langkah pencegahan penyakitnya. Biar gak ribet, pesan lewat aplikasi Halodoc aja kalau mau cek kolesterol ! Klik Get a Lab Checkup yang ada di aplikasi Halodoc, lalu tentukan jenis dan waktu pemeriksaan. Petugas lab akan segera datang sesuai waktu yang ditetapkan. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!