• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Pertimbangan Sebelum Melakukan Endoskopi?

Adakah Pertimbangan Sebelum Melakukan Endoskopi?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Endoskopi adalah prosedur pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat kondisi organ di dalam tubuh secara visual. Sebenarnya endoskopi termasuk prosedur yang terbilang aman. Namun, sebelum melakukannya, mungkin ada beberapa pertimbangan yang perlu kamu perhatikan.

Endoskopi dapat digunakan untuk memeriksa banyak area di dalam tubuh manusia, seperti saluran pencernaan, telinga, saluran kemih, saluran reproduksi wanita, dan lain-lain. Metode pemeriksaan ini biasanya direkomendasikan oleh dokter bila seseorang mengalami gejala yang ditimbulkan akibat kelainan pada organ, sehingga dokter perlu memeriksa kondisi organ tersebut untuk memastikan diagnosis.

Endoskopi melibatkan penggunaan alat khusus yang disebut endoskop, yaitu sebuah tabung tipis dan fleksibel yang dilengkapi dengan kamera dan lampu. Tabung tersebut akan dimasukkan ke dalam tubuh melalui rongga tubuh, seperti mulut, hidung atau anus, atau melalui sayatan kecil pada kulit (insisi) yang dibuat khusus untuk endoskopi.

Baca juga: 8 Hal yang Perlu Diketahui tentang Pemeriksaan Endoskopi

Secara umum, endoskopi adalah pemeriksaan kondisi dalam tubuh yang memiliki risiko yang relatif rendah dibanding operasi terbuka. Itulah mengapa pemeriksaan ini sering dilakukan dalam dunia kedokteran. Namun, beberapa hal berikut tetap perlu menjadi bahan pertimbangan bagi kamu sebelum melakukan endoskopi:

1. Kondisi Kesehatan 

Pastikan kamu memberi tahu dokter bila kamu hamil atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung atau kanker. Informasi ini dapat membantu dokter untuk mengetahui apakah harus mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan saat melakukan prosedur seaman mungkin.

2. Alergi atau Obat-obatan yang Dikonsumsi

Kamu juga perlu memberitahu dokter bila memiliki alergi tertentu dan tentang obat-obatan apapun yang sedang kamu konsumsi. Dokter mungkin akan mengubah dosis obat atau meminta kamu untuk berhenti meminum obat tertentu sebelum endoskopi untuk mencegah terjadinya perdarahan. Obat yang dapat meningkatkan risiko perdarahan, antara lain:

  • Obat anti-inflamasi.

  • Warfarin.

  • Heparin.

  • Aspirin.

  • Pengencer darah.

Obat apapun yang dapat menyebabkan kantuk juga dapat mengganggu obat penenang yang diberikan dalam prosedur ini. Obat anti kecemasan dan banyak antidepresan dapat memengaruhi respons kamu terhadap obat penenang.

Bila kamu menggunakan insulin atau obat lain untuk mengendalikan diabetes, penting untuk mendiskusikannya dengan dokter agar gula darah kamu tidak terlalu rendah. Namun ingat, jangan mengubah dosis obat harian kamu, kecuali atas persetujuan dokter.

3. Ketahui Risiko Endoskopi

Pastikan kamu sudah memahami risiko dan komplikasi yang bisa terjadi akibat prosedur ini. Pada kasus yang jarang terjadi, endoskopi dapat menyebabkan komplikasi berupa:

  • Aspirasi. Komplikasi ini terjadi bila ada makanan atau cairan yang masuk ke paru-paru. Kamu berisiko mengalami aspirasi bila makan atau minum sebelum prosedur endoskopi dilakukan. Jadi pastikan kamu mengikuti instruksi dokter untuk berpuasa untuk mencegah komplikasi ini.

  • Perdarahan dapat terjadi bila polip diangkat atau bila biopsi dilakukan. Namun, perdarahan yang terjadi biasanya ringan dan dapat diatasi dengan mudah.

  • Robek pada area yang diperiksa (perforasi). Kamu mungkin perlu menjalani operasi untuk memperbaiki organ yang robek. Namun, kondisi ini sangat jarang terjadi.

Baca juga: Endoskopi THT dan Nasal Endoskopi, Apa Bedanya

4. Mintalah Keluarga untuk Mendampingi

Kamu mungkin akan diberi obat penenang untuk membantu kamu merasa rileks selama endoskopi. Secara otomatis, kamu tidak diperbolehkan mengemudi dulu setelah menjalani prosedur ini karena obat tersebut akan membuatmu mengantuk. Jadi, mintalah seseorang untuk mendampingi dan mengantar kamu pulang setelah endoskopi.

5. Luangkan Waktu untuk Beristirahat

Kamu mungkin akan merasakan sedikit ketidaknyamanan di tenggorokan setelah menjalani endoskopi melalui mulut, dan obat penenang mungkin perlu beberapa waktu sampai menghilang. Karena itu, ambillah cuti sampai kamu benar-benar pulih.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Endoskopi Dilakukan?

Itulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan endoskopi. Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, kamu juga bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit pilihanmu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play sebagai teman penolong untuk menjaga kesehatanmu sekeluarga.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. How to Prepare for an Endoscopy.