01 March 2019

Agar Tak Dehidrasi, Inilah Takaran Konsumsi Air Saat Olahraga

Agar Tak Dehidrasi, Inilah Takaran Konsumsi Air Saat Olahraga

Halodoc, Jakarta -  Olahraga memang menjadi cara terjitu untuk menjaga kebugaran tubuh. Tapi, ketika menjalani olahraga ini ada banyak hal yang mesti kita perhatikan, salah satunya manfaat air putih bagi tubuh. Ingat, sekitar 70 persen tubuh kita terdiri dari cairan. Oleh sebab itu, jangan sampai tubuh kekurangan asupan cairan karena bisa menimbulkan sederet masalah kesehatan.

Nah, omong-omong soal olahraga, berapa banyak sih air yang mesti diminum saat berolahraga?

Baca juga: Awas, Ini 5 Tanda Tubuh Sudah Dehidrasi

Ada Takaran Tiap Tahapnya

Jumlah air yang mesti dikonsumsi saat olahraga enggak ribet kok aturannya. Saat ingin berolahraga kamu perlu minum beberapa jam sebelum, saat, dan setelah berolahraga. Bagaimana dengan takarannya? Sekitar empat jam sebelum berolahraga setidaknya tubuh perlu mengasup air sebanyak setengah liter. Lalu, minumlah kembali dua jam sebelum olahraga dimulai sebanyak 250–350 cubic centimeter (cc) air putih.

Nah, selama berolahraga kamu juga diharuskan minum kembali untuk mengembalikan cairan tubuh. Sayangnya, ini sering dilupakan banyak orang. Padahal, setidaknya tubuh akan mengeluarkan keringat dengan laju setengah sampai dua liter per jam. Oleh sebab itu, mengasup cairan amat diperlukan untuk mencegah dehidrasi. Kira-kira setidaknya tubuh memerlukan 100–200 mililiter air putih setiap 15–20 menit sekali.

Sedangkan takaran setelah berolahraga beda lagi. Sebenarnya, kamu dianjurkan untuk menimbang berat badan sebelum dan sesudah berolahraga. Tujuannya, untuk mengetahui berapa berat badan yang hilang saat berolahraga. Pasalnya, setiap 0,45 kilogram berat yang hilang, perlu digantikan dengan 500–600 mililiter air.

Baca juga: 6 Cara Biar Enggak Malas Berolahraga)

Selain penjelasan di atas, berikut takaran konsumsi air setelah olahraga menurut  American College of Sport Medicine (ACSM).

  • 500–600 cc air putih empat jam sebelum berolahraga.

  • 250–300 cc, 10–15 menit sebelum berolahraga.

  • 100-250 mililiter, setiap 15-20 menit jika olahraga kurang dari satu jam.

  • 600-700 cc setelah berolahraga secara bertahap jika terjadi penurunan berat badan 0,5 kilogram

Jangan Pilih Air Es

Minum air es (Suhu air es rata-rata berada 1–4 derajat Celsius) setelah berolahraga memang tampak menarik, namun bukan pilihan terbaik. Masalahnya, bukan karena air es akan “mengejutkan” tubuh seperti yang dikira banyak orang. Tapi, ini lebih berhubungan dengan suhu optimal tubuh untuk menyerap air.

Sebaiknya, pilihlah air dingin daripada air es setelah berolahraga. Sebab, manfaat air putih dingin lebih cepat diserap oleh tubuh. Pasalnya, air dingin bisa melewati lambung sampai usus halus dengan cepat, sehingga penyerapan jadi lebih maksimal. Sedangkan air es terbilang sulit, air itu justru hanya membuat kamu merasa semakin haus.

Baca juga: Bukan Hanya Lemas, Ini 6 Dampak Dehidrasi bagi Tubuh

Menariknya, air dingin juga bisa menjaga suhu tubuh agar tidak tinggi setelah berolahraga. Biasanya, suhu tubuh yang tinggi ini membuat kamu kepanasan hingga menyebabkan kelelahan. Melansir WebMD, menurut ahli gizi dalam buku Nancy Clark’s - Sports Nutrition Guidebook, air dingin bisa membantu untuk mencegah suhu tubuh meningkat secara signifikan, sehingga tubuhmu akan terasa sedikit lebih baik.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!