20 December 2018

Akhir Tahun Juga Bisa Memicu Depresi, Ini Alasannya

Akhir Tahun Juga Bisa Memicu Depresi, Ini Alasannya

Halodoc, Jakarta – Banyak orang menunggu momen akhir tahun. Selain untuk liburan dan berkumpul bersama keluarga, sebagian orang menghabiskan momen ini untuk mengevaluasi resolusi yang pernah dibuat di awal tahun. Hasilnya tentu berbeda tiap orang. Ada yang berhasil mencapai resolusi yang dibuat, ada juga yang tidak. Kondisi ini tak jarang memicu kesedihan hingga depresi, terutama jika resolusi yang belum tercapai dianggap sebagai kegagalan. Maka itu, ketahui tanda depresi yang mungkin kambuh di akhir tahun berikut ini.

Kekecewaan Terhadap Diri Sendiri Bisa Berujung Depresi

Penyebabnya bisa karena resolusi yang belum tercapai maupun melihat orang lain bahagia karena menghabiskan momen akhir tahun dengan berjalan-jalan. Bagi sebagian orang, hal ini biasa saja dan tidak menyebabkan perasaan sedih. Namun bagi orang yang memiliki riwayat depresi, kondisi ini bisa memicu pikiran dan perasaan negatif muncul kembali.

Maka itu, berikut cara mencegah depresi di akhir tahun akibat resolusi yang belum tercapai:

1. Ingat, Tidak Semua Resolusi Akan Tercapai

Jikapun banyak resolusi yang belum tercapai, hindari menyalahkan diri sendiri. Hal yang perlu dilakukan adalah mencari tahu penyebab tidak tercapainya resolusi yang pernah kamu buat. Karena bagaimana pun, ada faktor eksternal di luar kendalimu yang membuat resolusi kamu harus direlakan. Segera cari tahu penyebab, lalu buat rencana untuk meminimalkan hal ini terjadi di tahun mendatang.

2. Alihkan Pikiran dan Perasaan Negatif

Caranya bebas. Kamu bisa mengalihkan pikiran dan perasaan negatif dengan berjalan-jalan, belanja, mendengarkan lagu, dan cara lain yang menurut kamu menyenangkan. Hindari berada dalam ruangan sendirian karena hal ini bisa membuat kamu semakin terpuruk. Atau, kamu bisa pergi bertemu teman atau keluarga untuk menceritakan apa yang kamu rasa guna melegakan perasaan.

3. Buat Resolusi Spesifik dan Realistis

Tak ada salahnya bermimpi, tapi kamu juga perlu menyesuaikan dengan kemampuan dan keadaan. Buat resolusi akhir tahun yang spesifik untuk membantu upaya pencapaiannya. Misalnya resolusi untuk lebih sehat, kamu bisa membuat poin penjabaran tentang cara mencapainya. Bisa dengan rutin berolahraga, menjaga pola makan, kelola stres, dan cara lain. Selain itu, buat resolusi yang realistis agar tidak menjadi beban. Kamu juga harus menyiapkan hati dan berlapang dada jika di akhir tahun nanti, resolusi yang telah dibuat tidak tercapai seluruhnya. Ingat bahwa hal ini dialami semua orang, sehingga kamu tidak perlu menyalahkan diri sendiri.

Kenali Tanda Depresi yang Berpotensi Terjadi di Akhir Tahun

Gejala depresi bisa berbeda-beda tiap orang. Namun secara umum, depresi ditandai dengan perubahan nafsu makan, sulit tidur, merasa sedih dan putus asa, badan terasa lemah dan tak berdaya, serta kehilangan minat untuk beraktivitas. Gejala ini umumnya jarang disadari, baik oleh pengidap atau orang terdekatnya. Itu sebabnya kebanyakan orang tidak menyadari jika ada teman dekat atau anggota keluarga yang mengalami depresi karena beberapa pengidap depresi masih bisa tersenyum di depan banyak orang.

Jika kamu merasakan gejala depresi di atas menjelang akhir tahun, segera bicara pada psikolog Halodoc. Kamu bisa menggunakan fitur Contact Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk bicara pada psikolog Halodoc via Chat, dan Voice/Video Call kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca Juga: