Alami Cedera, Ini Cara Tingkatkan Fungsi Tulang Kering

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Alami Cedera, Ini Cara Tingkatkan Fungsi Tulang Kering

Halodoc, Jakarta - Tulang kering adalah tulang besar yang terletak di bagian depan kaki. Tulang ini juga disebut dengan tibia dan merupakan tulang terbesar kedua pada tubuh. Tulang kering di kaki akan dilengkapi dengan tulang betis yang berfungsi untuk menstabilkan kaki dan memberi dukungan pada otot kaki bagian bawah.

Tulang kering juga terbilang umum untuk mengalami gangguan, seperti memar, rasa sakit, hingga patah tulang. Dikarenakan fungsi dari tulang kering terbilang sangat penting, kamu harus segera mengembalikan perannya kembali menjadi normal. Berikut cara tingkatkan fungsi tulang kering pada kaki.

Baca juga: Begini Penanganan yang Tepat Saat Kena Bidai Tulang Kering

Cara Meningkatkan Fungsi Tulang Kering

Tulang kering atau tibia adalah tulang utama yang berada sepanjang kaki bagian bawah. Dalam istilah medis, bagian ini disebut tibia dengan panjang rata-rata sekitar 36 sentimeter. Tulang ini sering mengalami gangguan karena fungsi dan posisinya. Beberapa gangguan yang dapat terjadi adalah nyeri dan patah tulang.

Berikut beberapa cedera yang dapat terjadi sehingga memengaruhi tulang kering:

  1. Patah Tulang Kering

Cedera yang paling umum terjadi pada tulang kering adalah patah tulang. Kejadian patah pada tibia ini merupakan cedera yang traumatis, sehingga penyembuhannya terbilang memakan waktu. Kamu dapat mengalaminya ketika beraktivitas atau mengalami kecelakaan.

  1. Sindrom Stres Tibial Medial

Sindrom stres pada tulang kering adalah kondisi yang umum terjadi pada pelari dan disebabkan oleh dampak berulang dari telapak kaki yang beradu dengan permukaan keras. Gangguan ini lebih umum terjadi pada pelari jarak jauh.

  1. Osteoporosis

Gangguan lainnya yang dapat terjadi pada tulang kering adalah osteoporosis. Penipisan pada tulang tersebut dapat menyebabkan pelemahan, sehingga risiko patah lebih besar. Tulang kamu menjadi lebih rapuh karena kekurangan mineral.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait cara meningkatkan fungsi tulang kering, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, kamu hanya harus download aplikasi Halodoc ke smartphone yang kamu gunakan! Selain itu, kamu juga dapat membeli obat tanpa perlu ke luar rumah dengan aplikasi ini.

Baca juga: Berbagai Macam Kondisi yang Pengaruhi Fungsi Tulang Kering

Cara Mengembalikan Fungsi Tulang Kering

Setelah kamu mengetahui cedera apa saja yang dapat terjadi pada tulang kering, maka sekarang kamu harus tahu cara mengembalikan fungsi tulang kering agar tetap maksimal. Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan agar tetap menjaga kepadatan tulang kamu, yaitu:

  1. Olahraga

Berolahraga dapat meningkatkan kesehatan tulang, terutama tulang kering. Semakin sering seseorang berolahraga yang memberi beban pada tulang, maka semakin kuat tulang di tubuhnya. Walau begitu, kamu harus melakukan pemanasan agar tulang siap untuk diberikan aktivitas lebih setelahnya.

  1. Mencukupi Kebutuhan Protein dan Kalsium pada Tubuh

Cara lainnya agar dapat menjaga fungsi tulang kering untuk tetap sehat adalah dengan mencukupi kebutuhan tubuh kamu terhadap protein dan kalsium. Kedua kandungan tersebut adalah kebutuhan utama yang dapat membuat tulang menjadi kokoh. Hal tersebut juga dapat menjaga kesehatan tulang, terutama tulang kering.

  1. Mengonsumsi Makanan dengan Kandungan Magnesium dan Zinc

Tubuh juga membutuhkan kandungan magnesium dan zinc yang dapat membuat tulang kamu tetap kuat. Magnesium yang masuk ke tubuh dapat membuat tubuh kamu lebih maksimal dalam menyerap kalsium. Selain itu, zinc yang tercukupi dapat mencegah tulang mudah cedera.

Baca juga: Ini 5 Fungsi Tulang Kering untuk Tubuh

Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan fungsi tulang kering pasca terjadinya cedera. Hal yang paling penting memang selalu memperhatikan asupan makanan dan memastikan melakukan pemanasan sebelum melakukan olahraga agar tidak mudah cedera.

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2019. The Anatomy of the Tibia
Health Line. Diakses pada 2019. Everything You Need to Know About a Tibia Fracture