• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Gejala Flu Perut, Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Gejala Flu Perut, Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?

Alami Gejala Flu Perut, Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 19 Agustus 2021
Alami Gejala Flu Perut, Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?

“Meski namanya flu perut, penyakit ini tidak ada hubungannya dengan influenza yang berkaitan dengan gejala saluran pernapasan. Sebagian besar kasus flu perut dapat membaik dengan sendirinya, tetapi juga dapat berubah menjadi masalah serius dalam beberapa hari jika tidak mendapat penanganan yang tepat. Lantas, apa saja gejala flu perut yang memerlukan penanganan dokter segera?”

Halodoc, Jakarta – Flu perut memiliki nama medis lain, yaitu gastroenteritis. Penyakit yang umum dikenal dengan istilah muntaber ini biasanya dapat membaik dengan sendirinya seiring jika gejala muncul dalam intensitas ringan. Namun, dalam kasus yang parah, muntaber dapat memicu kehilangan nyawa bila terjadi dalam jangka panjang, dan dibiarkan tanpa penanganan. Berikut ini gejala flu perut yang perlu diwaspadai, beserta makanan dan minuman yang harus dihindari saat gejalanya muncul.

Baca juga: Ini 8 Gejala Gastroenteritis atau Muntaber

Periksakan Diri ke Dokter Jika Muncul Gejala Ini

Dalam intensitas ringan, gejala flu perut dapat berlangsung sementara, kurang lebih dua hari. Dalam kondisi kronis, gejala dapat berlangsung hingga berminggu-minggu bahkan bulanan, tergantung kondisi masing-masing pengidap. Gejala utama ditandai dengan diare akibat usus besar terinfeksi. Kondisi tersebut membuat perut tidak mampu menahan cairan, sehingga feses pun menjadi encer.

Hal yang perlu diketahui adalah, meski dapat terjadi pada siapapun, muntaber lebih umum dialami oleh anak-anak. Gejala flu perut pada orang dewasa dan anak-anak akan berbeda. Selain diare, berikut ini gejala flu perut pada orang dewasa:

  • Perut terasa kram.
  • Tubuh terus mengeluarkan keringat.
  • Demam dan menggigil.
  • Mual dan muntah.
  • Interkontinensia feses, yaitu sulit menahan diri untuk tidak BAB.
  • Penurunan berat badan.
  • Kulit terasa lebih lembap.
  • Mengalami nyeri pada otot dan sendi.

Sedangkan pada anak-anak, gejala flu perut ditandai dengan:

  • Demam lebih dari dari 38 derajat Celsius.
  • Anak terlihat lemas dan lemah.
  • Anak terus menangis dan rewel.
  • Ditemukan kandungan darah pada feses anak.
  • Mulut terlihat kering akibat dehidrasi.
  • Muntah-muntah dalam beberapa jam.
  • Mengalami perubahan jam tidur.
  • Tidak buang air kecil lebih dari 6 jam.

Sebelum gejala berkembang semakin parah, disarankan untuk segera memeriksakan diri di rumah sakit terdekat. Tubuh masing-masing orang merespon infeksi secara berbeda-beda. Jadi, gejala yang dirasakan setiap masing-masing pengidap tidak selalu sama.

Jika langkah penanganan tidak segera dilakukan, maka gejalanya bisa semakin parah. Contohnya, seperti BAB berdarah, BAB lebih dari 24 jam, dehidrasi, dan muntah darah serta berkepanjangan. Jika sudah begitu, kematian menjadi komplikasi yang bisa saja terjadi. Jadi, atasi dengan langkah yang tepat, ya.

Baca juga: 2 Cara Penularan Gastroenteritis

Jika Gejala Muncul, Ini Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari

Flu perut bukanlah penyakit yang bisa disepelekan begitu saja, mengingat kehilangan nyawa menjadi salah satu komplikasi paling berbahaya yang bisa saja terjadi. Jika ditemukan sejumlah gejalanya, berikut ini deretan makanan dan minuman yang harus dihindari:

1. Hindari kafein. Kafein mampu memperparah kerja sistem pencernaan, sehingga memicu diare berkepanjangan.

2. Hindari makanan pedas. Dikonsumsi saat sehat saja makanan pedas dapat memicu gangguan pencernaan. Apalagi jika dikonsumsi saat mengidap flu perut? Makanan pedas mampu memperparah gejala yang muncul.

3. Hindari makanan berlemak dan gorengan. Kadar lemak tinggi dalam kedua jenis makanan tersebut sulit dicerna oleh tubuh.

4. Hindari susu dan produk olahannya. Bagi pengidap dengan kondisi tertentu, susu dan produk olahannya dapat memperparah gejala yang sudah ada.

5. Hindari makanan dan minuman manis. Kandungan tinggi gula pada makanan dan minuman manis berisiko memperparah diare, terutama pada anak-anak.

Baca juga: Dikenal Sebagai Muntaber, Apa Itu Gastroenteritis?

Merasakan seluruh gejalanya saja sepertinya sudah sangat menyusahkan. Sudah otomatis jika pengidap flu perut tidak nafsu makan. Meski demikian, asupan makanan dan minuman perlu dijaga dengan baik. Pasalnya, bukan hanya cairan dalam tubuh saja yang hilang, muntah dan diare juga mengeluarkan kandungan nutrisi penting dari dalam tubuh. Untuk mengetahui apa saja makanan dan minuman yang aman dikonsumsi, silahkan diskusikan hal tersebut dengan dokter di aplikasi Halodoc.

Referensi:

Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Gastroenteritis.

WebMD. Diakses pada 2021. Gastroenteritis (Stomach Flu).

Healthline. DIakses pada 2021. 17 Foods and Drinks for When the Stomach Flu Strikes.