• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Ibu Hamil Tidak Alami Morning Sickness di Trimester 1

Alasan Ibu Hamil Tidak Alami Morning Sickness di Trimester 1

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Morning sickness adalah jenis gangguan yang umum terjadi pada masa awal kehamilan. Istilah tersebut merujuk pada kondisi terjadinya mual dan muntah pada ibu hamil. Bukan tanpa alasan, hal ini nyatanya bisa terjadi karena ada sejumlah perubahan pada tubuh, baik perubahan pada bentuk fisik maupun perubahan kadar hormon. Namun, normalkah jika ibu hamil tidak mengalami morning sickness di trimester 1? 

Tidak mengalami mual dan muntah pada trimester 1 kehamilan sebenarnya bukan hal yang harus terlalu dikhawatirkan. Nyatanya, hampir 30 persen wanita yang hamil mengaku tidak mengalami morning sickness sama sekali, bahkan sampai kehamilan selesai. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan hal itu terjadi, salah satunya kadar hormon kehamilan dalam tubuh ibu cenderung lebih rendah dibanding ibu hamil pada umumnya.  

Baca juga: Ini 4 Fakta Morning Sickness yang Calon Ibu Harus Tahu

Penyebab dan Faktor Morning Sickness 

Rendahnya hormon kehamilan bisa menjadi penyebab ibu tidak mengalami morning sickness. Kondisi ini sebenarnya wajar, tetapi sebaiknya ibu tetap rutin melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Dengan begitu, ibu bisa menghindari rasa cemas yang berlebihan dan berujung pada perasaan tertekan atau stres. Pada trimester pertama kehamilan, disarankan untuk menjauhi kondisi yang bisa menyebabkan stres karena bisa meningkatkan risiko gangguan pada ibu hamil dan mengganggu perkembangan janin.

Baca juga: Tidak Alami Morning Sickness Berarti Hamil Anak Laki-Laki?

Saat hamil, kadar hormon estrogen dan progesterone di dalam tubuh akan meningkat secara drastis. Nah, pada kebanyakan kasus, tubuh ibu hamil tidak bisa menyesuaikan perubahan yang terjadi sehingga muncul sensasi mual pada perut. Semakin lama, rasa mual tersebut semakin mendorong keinginan untuk muntah dan berujung pada morning sickness. Meski disebut morning sickness, sebenarnya mual dan muntah pada ibu hamil bisa terjadi kapan saja, termasuk pada siang dan malam hari. 

Morning sickness umumnya dialami ibu hamil pada trimester 1. Seiring berjalannya waktu, sensasi mual dan muntah yang dialami akan mereda. Sebenarnya, perubahan hormon tetap terjadi, tetapi tubuh cenderung mulai “terbiasa” sehingga gejala kondisi ini tidak lagi terlalu terasa. Kondisi ini sebenarnya tidak membahayakan janin, tetapi mual dan muntah yang terjadi bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Namun, sebaiknya waspadai gejala morning sickness yang terus berlanjut pada ibu hamil. Sebab, bisa jadi hal itu merupakan tanda hiperemesis gravidarum, yaitu mual dan muntah parah yang dialami ibu hamil. Kondisi ini tidak boleh disepelekan, sebab bisa menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan drastis. Penanganan intensif perlu dilakukan pada kondisi ini, sehingga ibu hamil terhindar dari komplikasi yang bisa saja berbahaya. 

Hingga kini masih belum diketahui penyebab pasti morning sickness pada ibu hamil. Namun, selain perubahan hormon, ada beberapa faktor yang disebut bisa meningkatkan risiko mual muntah pada ibu hamil, mulai dari mengandung anak pertama, mengandung anak kembar, ada riwayat morning sickness, serta sering mabuk perjalanan. Mual dan muntah saat hamil juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti stres, obesitas alias kelebihan berat badan, penyakit liver, dan gangguan kelenjar tiroid.

Baca juga: Suami Alami Morning Sickness saat Istri Hamil, Kok Bisa?

Daripada stres, ibu bisa coba untuk membicarakan masalah yang muncul pada trimester pertama kehamilan, termasuk morning sickness ke dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke rumah. Dapatkan informasi seputar kehamilan dan tips tetap sehat selama mengandung dari ahlinya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. Morning Sickness.
NHS UK. Diakses pada 2020. Vomiting and morning sickness in pregnancy.
Healthline. Diakses pada 2020. No Morning Sickness? You Don’t Need to Worry.
Parents. Diakses pada 2020. Why You Might Not Have Morning Sickness.