Alasan Radang Tenggorokan Bisa Kambuh

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Alasan Radang Tenggorokan Bisa Kambuh

Halodoc, Jakarta – Sakit tenggorokan merupakan kondisi yang terjadi saat terjadi gangguan pada bagian tersebut, misalnya peradangan. Radang tenggorokan alias faringitis ditandai dengan gejala berupa rasa gatal di tenggorokan yang disertai dengan batuk dan kesulitan menelan. Penyakit ini bisa diobati, tetapi bisa juga kambuh atau menyerang kembali. Apa penyebabnya? 

Radang tenggorokan merupakan penyakit yang terjadi karena ada peradangan pada faring, yaitu organ yang berada di dalam tenggorokan. Faring bertugas sebagai penghubung rongga belakang hidung dengan bagian belakang mulut. Gangguan pada faring, misalnya peradangan atau inflamasi, bisa memicu gejala berupa rasa gatal di tenggorokan, batuk yang sering kambuh, perubahan suara, serta sulit menelan. 

Baca juga: Mudah Menular, Ini 5 Penyebab Radang Tenggorokan

Penyebab Radang Tenggorokan Kambuh

Radang tenggorokan bisa disebabkan oleh beberapa hal, tetapi dua penyebab umumnya adalah virus dan bakteri. Selain itu, radang tenggorokan juga bisa muncul sebagai reaksi alergi. Hal ini yang menyebabkan penyakit ini sering kambuh. Sebab, setiap tubuh merespon zat penyebab alergi alias alergen, radang tenggorokan bisa muncul sebagai gejalanya. Umumnya, radang tenggorokan karena faktor ini akan sembuh setelah penyebab alergi diatasi. 

Radang tenggorokan sebagai reaksi alergi biasanya hanya terjadi pada orang tertentu. Namun secara umum, penyakit ini paling sering disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Radang tenggorokan paling sering disebabkan oleh jenis virus gondongan (mumps), virus Epstein-Barr (mononucleosis), virus parainfluenza, serta virus herpangina. Sementara itu, bakteri pemicu radang tenggorokan adalah bakteri group A beta-hemolytic streptococcus, yaitu bakteri yang biasa memicu sakit tenggorokan. Radang tenggorokan juga bisa terjadi karena bakteri penyebab infeksi menular seksual, seperti gonore dan klamidia juga bisa menyebabkan radang pada tenggorokan. 

Kabar buruknya, radang tenggorokan merupakan penyakit yang bisa dengan mudah menular dari satu orang ke orang lain. Penyakit ini mudah menular melalui udara, yaitu saat seseorang menghirup butiran air ludah atau sekresi hidung yang dikeluarkan oleh pengidap radang tenggorokan. Virus atau bakteri penyebab penyakit ini juga bisa menyebar melalui benda-benda yang sudah terkontaminasi sebelumnya. 

Baca juga: Sedang Alami Radang Tenggorokan? Hindari 5 Makanan Ini

Radang tenggorokan umumnya ditandai dengan gejala gatal pada tenggorokan dan kesulitan menelan. Penyakit ini juga bisa memicu nyeri otot, tenggorokan bengkak, batuk, demam, mual, badan terasa lelah, hingga penurunan nafsu makan. Namun jangan khawatir, sebenarnya radang tenggorokan tergolong penyakit ringan dan bisa pulih dalam waktu tiga hingga tujuh hari. Akan tetapi, pengobatan tetap perlu dilakukan. 

Pengobatan faringitis atau radang tenggorokan tergantung pada penyebabnya. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus biasanya ditangani dengan pengobatan mandiri di rumah dengan membantu meningkatkan dan memulihkan sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa melawan infeksi virus penyebab penyakit. Pengobatan yang bisa dilakukan berupa konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, banyak beristirahat, banyak minum air putih, dan berkumur dengan air hangat. 

Baca juga: Minum Es dan Makan Gorengan Bisa Bikin Radang Tenggorokan?

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit radang tenggorokan dan alasan penyakit ini sering kambuh dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter kapan dan di mana saja melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Sore Throat.
Everyday Health. Diakses pada 2019. What Is Pharyngitis?