Amankah Ibu Hamil Minum Teh Jahe?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Amankah Ibu Hamil Minum Teh Jahe?

Halodoc, Jakarta – Teh jahe aman dikonsumsi selama kehamilan ketika diminum dalam jumlah yang sedang. Beberapa ahli khawatir bahwa mengonsumsi teh jahe dapat meningkatkan risiko keguguran, terutama dalam dosis tinggi. 

Sebenarnya selama trimester pertama kehamilan, teh jahe bisa sangat membantu karena dianggap mengurangi gejala mual dan mual di pagi hari. Ibu hamil, bahkan bisa mengonsumsi kombinasi teh jahe dengan irisan lemon. Selengkapnya mengenai aturan aman ibu hamil mengonsumsi minuman jahe ada di bawah ini!

Manfaat Teh Jahe Selama Kehamilan

Ketika hamil, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang harus dihindari untuk menjaga kesehatan ibu dan anak. Menjaga pola makan sehat adalah bagian penting dari kehamilan karena membantu calon ibu dalam memberi makan tubuh dan bayi yang sedang tumbuh di dalam kandungan. 

Baca juga: Konsumsi Makanan Ini Supaya Cepat Hamil

Ada banyak diskusi seputar apakah teh herbal aman selama kehamilan, terutama karena kandungan kafein tersembunyi yang harus dibatasi. Secara umum, teh herbal aman ketika diminum dalam jumlah sedang, maksimal 2–3 gelas per hari. 

Mengganti minuman berkafein tradisional seperti kopi atau teh dengan alternatif herbal adalah ide yang bagus selama tidak mengandung kafein (teh peppermint atau teh daun raspberry). 

Salah satu teh herbal yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil adalah jahe. Mengapa demikian? Apa manfaat jahe untuk ibu hamil? Jahe dikenal memiliki manfaat mual dan mual di pagi hari. Cobalah mengonsumsi teh jahe saat pagi hari, ini dapat mengurangi morning sickness. 

Jahe juga direkomendasikan ketika kamu mengalami sakit tenggorokan. Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang menenangkan dan dapat melawan bakteri jahat. Teh jahe dapat membantu mengeluarkan keringat, sehingga menghangatkan tubuh dari dalam dan mendorongnya untuk mengeluarkan racun dan meningkatkan sirkulasi darah.

Biasanya ibu hamil kerap mengalami sembelit, apalagi ketika janin dalam kandungan semakin membesar, akan menekan saluran kemih yang bawaannya mau buang air kecil terus. Nah, jahe sangat membantu mengurangi masalah pencernaan dan menenangkan usus.

Karena membantu meredakan gejala peradangan, jahe sangat baik dikonsumsi terutama kalau ibu hamil merasakan gejala pegal-pegal yang bikin tidak nyaman. Kalau calon ibu merasakan sensasi pegal yang tidak biasa dan butuh rekomendasi dokter, tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa kapan dan di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Tidak hanya memberikan manfaat kesehatan fisik, konsumsi teh jahe juga membantu kesehatan psikis alias emosional. Mood swing kerap dialami oleh ibu Hamill dan konsumsi teh jahe sangat bisa menenangkan perasaan ibu dari perubahan suasana ini.

Baca juga: Apakah Normal Alami Kaki Bengkak setelah Melahirkan?

Jahe tidak hanya menyamankan tenggorokan saat dikonsumsi, tetapi juga bisa menyamankan hati alias membantu mengatasi stres dan kecemasan. Sebagai informasi, jahe mengandung 14 senyawa dan antioksidan unik. Mereka dapat mempertajam fungsi kognitif dan melindungi otak dari stres. Ini mungkin juga berdampak pada kadar serotonin yang dapat mengurangi kecemasan.

Satu lagi yang tidak boleh dilupakan ketika membahas perihal manfaat jahe selama kehamilan. Ibu hamil membutuhkan imunitas yang kuat dan konsumsi teh jahe akan sangat membantu. Jahe meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara umum karena mengandung antibakteri. Jahe adalah pengencer darah alami dan anti-inflamasi yang semuanya berkontribusi pada tubuh yang sehat. Masih ragu minum jahe?

Referensi:
Mother and Baby.co.uk. Diakses pada 2019. Is it safe to drink ginger tea during pregnancy?
WebMD. Diakses pada 2019. Ginger: Possible Health and Side Effects.