• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Mengalami Gangguan Menulis? Waspada Disgrafia
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Mengalami Gangguan Menulis? Waspada Disgrafia

Anak Mengalami Gangguan Menulis? Waspada Disgrafia

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 15 Agustus 2022

“Gangguan menulis disgrafia pada anak bisa ditandai dengan dengan tulisan tangan tidak jelas, tidak teratur, atau tidak konsisten.“

Anak Mengalami Gangguan Menulis? Waspada DisgrafiaAnak Mengalami Gangguan Menulis? Waspada Disgrafia

Halodoc, Jakarta – Mengajari anak menulis adalah proses belajar yang membutuhkan waktu dan kesabaran. Sayangnya, terkadang ada beberapa anak yang mengalami gangguan menulis sehingga mereka kesulitan untuk menyempurnakan tulisan tangannya. 

Namun, jika orang tua menemukan tulisan anak secara konsisten kerap terdistorsi, bisa jadi anak mengalami gangguan menulis atau disgrafia. Kondisi ini diakibatkan oleh masalah sistem saraf yang memengaruhi keterampilan motorik halus yang dibutuhkan untuk menulis. Gangguan sistem saraf inilah yang membuat anak sulit untuk menulis

Tanda-Tanda Gangguan Menulis Disgrafia pada Anak

Gangguan menulis disgrafia pada anak bisa ditandai dengan dengan tulisan tangan yang tidak jelas, tidak teratur, atau tidak konsisten. Seringkali tulisan anak miring-miring, dengan bentuk huruf besar dan kecil yang berbeda. Selain itu, anak dengan gangguan ini kerap menulis dengan sangat lambat. 

Orang tua atau guru perlu memerhatikan gejala disgrafia pada anak yang tidak hanya dilihat dari tulisan anak. Beberapa gejala lain adalah: 

  • Punya kebiasaan menggenggam alat tulis terlalu keras sehingga menyebabkan tangannya sakit. 
  • Kesulitan mengatur jarak menulis dengan ruang margin di halaman. 
  • Sering menghapus
  • Inkonsistensi dalam spasi huruf dan kata.
  • Ejaan yang buruk, termasuk kata-kata yang belum selesai atau ada kata dan huruf yang hilang.
  • Pergelangan tangan, badan, atau posisi kertas yang tidak biasa saat menulis

Meski begitu, untuk mengetahui lebih jelas apakah anak memang mengalami gangguan menulis, perlu memeriksakan anak kepada dokter. Diagnosis disgrafia sering melibatkan beberapa spesialis, termasuk dokter anak, terapis okupasi, dan psikolog.

Dokter perlu mengesampingkan kondisi lain yang dapat menyebabkan kesulitan menulis. Psikolog yang berspesialisasi dalam gangguan belajar dapat mendiagnosis disgrafia. Tim medis juga akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:

  • Tes akademik.
  • Tes keterampilan motorik halus.
  • Tes IQ.
  • Tes menulis, seperti menulis kalimat atau menyalin kata-kata.

Selama tes ini, spesialis akan mengamati genggaman pensil, posisi tangan dan tubuh anak, serta proses menulisnya. Lalu, dari hasil tulisan akan dilakukan penilaian apakah ada tanda-tanda disgrafia atau tidak.

Penanganan Disgrafia

Sejauh ini, tidak ada obat untuk disgrafia. Perawatan yang dilakukan bisa jadi bervariasi tergantung pada kondisi gangguan menulis yang dialami anak.

Penanganan anak dengan gangguan menulis disgrafia bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti: 

  • Ajari anak menggunakan kertas bergaris lebar, kertas grafik, atau kertas dengan garis berjarak cukup lebar untuk membantu anak menyelaraskan huruf. 
  • Pilihlah pegangan alat menulis yang mendukung kenyamanan anak dalam menulis. 
  • Coba biarkan anak menggunakan komputer untuk mengetik alih-alih menulis, dan ajarkan keterampilan mengetik sejak dini.
  • Jangan mengkritik hasil menulis anak, berikan pujian positif dan berikan semangat kepada anak. 
  • Akui kondisi anak, karena banyak orang tua yang suka menyangkal bila anaknya mengalami gangguan kesehatan tertentu. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah bicarakan pada anak mengenai kondisi tersebut. 
  • Bantu anak menemukan cara menghilangkan stres saat proses menulis, karena ini bisa jadi tantangan tersendiri buat anak. 
  • Biarkan anak memeras bola stres untuk meningkatkan kekuatan dan koordinasi otot tangan.
  • Bicaralah dengan guru anak tentang kondisi dan kebutuhan anak di sekolah. 

Itulah informasi mengenai gangguan menulis dan penanganannya. Jika orang tua menemukan gejala mirip dengan disgrafia pada anak, segera buat janji medis untuk pemeriksaan lebih lanjut. Download aplikasi Halodoc untuk mendapatkan kemudahan janji medis dan kebutuhan kesehatan lainnya. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. What Is Dysgraphia? What Should I Do If My Child Has It?
US News.com. Diakses pada 2022. What is Dysgraphia?
Medical News Today. Diakses pada 2022. What is dysgraphia?