• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Angkat Sebum di Wajah, Amankah Alat Penyedot Komedo?

Angkat Sebum di Wajah, Amankah Alat Penyedot Komedo?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Angkat Sebum di Wajah, Amankah Alat Penyedot Komedo?

Halodoc, Jakarta – Komedo adalah salah satu masalah kulit yang kerap dikeluhkan oleh banyak orang, baik wanita maupun pria. Munculnya bintik-bintik berwarna hitam di hidung ini bisa mengurangi penampilan wajah, sehingga membuat orang yang memilikinya menjadi kurang percaya diri. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan komedo, mulai dari cara alami sampai melakukan perawatan dengan menggunakan alat.

Nah, salah satu cara menghilangkan komedo yang sedang tren saat ini dengan menggunakan alat penyedot komedo yang banyak dijual di pasaran. Alat tersebut diklaim mampu mengangkat komedo yang ada di hidung, sehingga membuat tampilan kulit wajah menjadi lebih bersih. Namun, amankah penggunaan alat penyedot komedo untuk kulit wajah?

Baca juga: 8 Kebiasaan yang Bisa Bikin Komedo Makin Banyak

Bahaya Alat Penyedot Komedo

Komedo adalah benjolan kecil yang muncul saat pori-pori kulit kamu tersumbat. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan munculnya komedo, salah satunya adalah produksi sebum yang berlebihan.

Sebum adalah minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous yang ada di dalam kulit yang menjaga kulit kamu tetap lembap. Meskipun berbeda dari jerawat, beberapa komedo terbentuk karena aktivitas bakteri penyebab jerawat pada kulit. Tumpukan sel kulit mati juga berperan dalam kemunculan komedo.

Penyedot komedo atau disebut juga vakum komedo adalah alat kecil yang digunakan dengan cara menempatkannya di atas komedo di hidung. Alat tersebut berfungsi untuk mengeluarkan minyak dan kulit mati dari pori-pori wajah kamu.

Bila kamu ingin mencoba alat penyedot komedo, sangat penting untuk mengatur kekuatan daya hisap yang tepat untuk kulit kamu. Pasalnya, bila daya hisapnya terlalu kuat, memar bisa terjadi pada kulit wajah. Selain itu, alat penyedot komedo dengan daya hisap yang terlalu kuat juga bisa menyebabkan telangiektasis atau spider veins, yaitu pecahnya pembuluh darah kecil di kulit.

Tidak hanya berisiko menyebabkan kerusakan kulit wajah, menurut University of Utah, alat penyedot komedo juga hanya efektif untuk mengangkat jenis komedo terbuka yang sudah dikendurkan. 

Komedo terbagi menjadi dua jenis, yaitu komedo terbuka (blackheads) dan komedo tertutup (whiteheads). Komedo terbuka biasanya memiliki tampilan berupa bintik-bintik hitam. Jenis komedo ini bila sudah terlihat, akan lebih mudah diangkat dengan menggunakan alat penyedot komedo. Sementara komedo tertutup memiliki tampilan berupa bintik-bintik putih seperti mutiara. Jenis komedo ini lebih sulit untuk diangkat karena mengendap dan terdapat lapisan yang menutupi komedo.

Oleh karena itu, bila kamu ingin menghilangkan komedo dengan vakum komedo, kamu dianjurkan untuk mengendurkan komedo terlebih dahulu, agar lebih mudah untuk diangkat. Kamu bisa melakukan eksfoliasi dan penetrasi pori untuk mengendurkan pori-pori dengan menggunakan beberapa teknik, seperti pemberian uap, asam glikolat, atau asam salisilat. Dengan begitu, kamu bisa memudahkan proses pengangkatan komedo dengan menggunakan alat penyedot.

Baca juga: Perlu Tahu, Perbedaan Komedo Putih dan Komedo Hitam

Cara Menghilangkan Komedo yang Dianjurkan

Penggunaan alat penyedot komedo tidak dianjurkan karena memiliki risiko yang lebih besar daripada manfaat yang bisa diberikannya. Bila kamu ingin menghilangkan komedo, berikut ini cara yang lebih aman:

  • Gunakan pembersih wajah yang mengandung asam salisilat. Kandungan tersebut mampu memecah sel kulit mati dan minyak yang menyumbat pori-pori kamu.
  • Lakukan eksfoliasi kulit wajah satu minggu sekali dengan menggunakan beta hydroxy acid (BHA), seperti asam glikolat.
  • Gunakan produk topikal yang mengandung retinoid.
  • Cobalah menggunakan masker wajah berbahan tanah liat atau arang.
  • Segera cuci wajah setelah berkeringat.
  • Jangan tidur dengan make up masih menempel pada wajah.
  • Pertimbangkan menemui dokter kulit untuk melakukan peeling dengan menggunakan bahan kimia terstandar yang aman. 
  • Pertimbangkan menemui dokter kulit untuk melakukan ekstraksi kulit wajah 1-2 kali dalam sebulan.

Meskipun sangat menggoda, ingat untuk tidak memencet komedo. Memencet komedo dapat menyebabkan kerusakan kulit, termasuk terbentuknya jaringan parut.

Baca juga: Masker Berbahan Alami untuk Membasmi Komedo

Nah, itulah penjelasan mengenai penggunaan alat penyedot komedo. Ada baiknya kamu membicarakan terlebih dahulu dengan dokter kulit sebelum mencoba perawatan apa pun pada kulit wajah. Nah, kamu bisa berdiskusi dengan dokter kulit yang ada di aplikasi Halodoc mengenai tips menghilangkan komedo yang aman dan pemilihan produk yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Using a Blackhead Vacuum to Clean Your Pores.
NDTV Food. Diakses pada 2020. How to Remove Blackheads from Nose: 5 Natural Masks and Scrubs