• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Dampak yang Disebabkan Binge Eating

Apa Dampak yang Disebabkan Binge Eating

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Binge eating disorder adalah gangguan makan yang ditandai dengan asupan makan berlebihan yang seringkali didorong oleh kebutuhan untuk menenangkan emosi negatif. Orang yang mengidap gangguan makan ini kerap mengonsumsi makanan dalam jumlah yang ekstrem sehingga mengakibatkan diabetes. 

Setelah episode binge eating, pengidapnya kerap mengalami perasaan bersalah, malu, atau tertekan. Setiap makanan yang kamu makan terlepas dari komposisi makronutrien dapat memicu pelepasan dopamin. 

Baca juga: Cara Mengobati Binge Eating Disorder

Dopamin adalah bahan kimia yang memberikan perasaan yang terkait dengan sensasi bahagia Namun, makanan yang tinggi lemak dan gula cenderung memicu pelepasan hormon yang lebih besar. Selengkapnya mengenai dampak binge eating bisa dibaca di sini!

Memberikan Efek Emosional

Saat kamu makan berlebihan, kamu mungkin cenderung merasa fantastis pada awalnya. Ketika binge eating selesai, kebanyakan orang mengalami kepenuhan yang luar biasa dan tidak nyaman, disertai dengan sisi rasa bersalah atau malu.

Selain efek emosional yang tidak baik, ada beberapa hal juga yang nyatanya juga terjadi di dalam tubuh. Pertama, binge eating biasanya ditandai dengan makan cepat dan tidak terkontrol, yang dapat merusak metabolisme dan kesehatan jantung. 

Asupan makanan yang tidak terkontrol ini dikaitkan dengan obesitas dan kerentanan terhadap sindrom metabolik, suatu kondisi yang sering mengarah pada penyakit kardiovaskular. Makan berlebihan juga dapat membuat pankreas mengalami overdrive; melepaskan jumlah insulin yang lebih besar dari normal. 

Ini dapat menyebabkan resistensi insulin yang dalam jangka panjang dapat merusak metabolisme. Ketika kamu mengalami resistensi insulin, sel-sel tidak menyerap nutrisi sebagaimana mestinya dan kamu cenderung rentan terhadap berbagai kondisi termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan banyak lagi.

Mengganggu Sistem Kerja Tubuh

Binge eating juga membuat sistem tubuh mengalami kelebihan beban dengan aliran kalori, gula, dan lemak. Selain menyebabkan tingkat hormon dan energi berfluktuasi, kelebihan kalori yang signifikan ini meningkatkan penyimpanan lemak, peradangan, dan ketidaknyamanan pencernaan (kembung dan sembelit).

Konsekuensi akibat binge eating ini menjadi lebih buruk jika makan berlebihan ini dilakukan dengan konsisten. Binge eating dapat menghasilkan perubahan metabolisme yang sulit. Isyarat lapar, dan kenyang yang salah, di mana membuat orang berpikir mereka lapar ketika sebenarnya kamu tidak sedang lapar begitu juga sebaliknya.

Baca juga: Cara Menghadapi Kekecewaan dalam Hidup 

Dopamin juga menjadi tidak teratur, artinya kamu membutuhkan lebih banyak makanan untuk merasakan kenikmatan yang sama. Kapasitas lambung juga dapat meningkat, yang berarti kamu mungkin membutuhkan lebih banyak makanan untuk merasa kenyang.

Binge eating juga dapat mengganggu ritme sirkadian dan memicu depresi. Akibatnya, kamu akan merasa lebih nyaman di tempat tidur, menghindari olahraga, dan makan lebih banyak junk food. Dampak yang disebabkan oleh binge eating ini bisa dapat terjadi satu persatu atau malah bersamaan. 

Jika kebiasaan binge eating ini semakin lama kamu jalani maka dapat menyebabkan perubahan negatif pada komposisi tubuh, seperti peningkatan massa lemak. Pastinya jika massa lemak semakin meningkat ini dapat mengakibatkan peningkatan risiko untuk pengembangan kesehatan jangka panjang dan penyakit yang lebih kompleks.

Binge eating erat kaitannya dengan kondisi psikologi. Jika kamu sedang berjuang melawan binge eating dan membutuhkan bantuan medis ataupun profesional, bisa langsung ditanyakan lewat aplikasi Halodoc.  

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Referensi:
InBody USA. Diakses pada 2020. What Happens to Your Body During Cycling Overeating.
The Emily Program. Diakses pada 2020. Physical Effects of Binge Eating Disorder.