• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Menjadi Penyebab Kuku Cantengan pada Bayi?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Menjadi Penyebab Kuku Cantengan pada Bayi?

Apa yang Menjadi Penyebab Kuku Cantengan pada Bayi?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 19 Agustus 2021
Apa yang Menjadi Penyebab Kuku Cantengan pada Bayi?

“Tidak hanya orang dewasa, bayi juga bisa saja mengalami cantengan, terutama pada jari kakinya. Kondisi ini tentunya dapat menyebabkan rewel pada bayi akibat rasa perih yang dirasakan. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui apa saja penyebab kuku cantengan bayi, dan cara penanganan yang dapat dilakukan secara alami.”

Halodoc, Jakarta – Cantengan adalah kondisi di mana kuku menekan atau menancap ke dalam kulit. Kondisi ini umumnya terjadi pada jempol kaki. Kuku yang cantengan dapat mengalami bengkak dan kemerahan pada pinggir kuku. Umumnya, terjadi pada kuku yang sangat panjang atau yang cenderung melengkung, sehingga lebih rentan untuk tumbuh ke dalam jari kaki dan menekan kulit sekitarnya. Namun, kondisi ini tidak hanya dapat dialami oleh orang dewasa, cantengan juga bisa dialami oleh bayi.

Bila bayi mengalami cantengan, alhasil Si Kecil jadi cenderung mudah rewel dan menangis akibat kesakitan. Ibu juga patut waspada, karena bila dibiarkan, kuku yang tumbuh ke dalam ini dapat menyebabkan infeksi dan menimbulkan nanah atau bakteri yang berbahaya. Lantas, hal apa saja yang dapat menyebabkan cantengan pada kuku bayi? Simak penjelasannya di sini!

Baca juga: Kuku Anak Cantengan? Segera Atasi dengan Cara Ini

Apa Penyebab Kuku Cantengan pada Bayi?            

Pada sebagian bayi, faktor genetis dapat menyebabkan kuku tumbuh melengkung. Akibatnya, kuku bayi tumbuh melengkung sehingga bagian tepi kuku tumbuh ke dalam daging. Namun, selain faktor genetis, cantengan pada bayi juga dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

  1. Salah Memotong Kuku

Hindari memotong kuku kaki pada bayi terutama yang baru lahir (newborn) dan biarkan kukunya tumbuh dengan alami hingga cukup aman untuk dipotong. Sebab, kuku bayi yang dipotong terlalu pendek atau terlalu dekat pada kulit cenderung untuk tumbuh ke dalam. Demikian pula kuku yang dipotong secara melengkung, juga dapat meningkatkan resiko cantengan.

  1. Alas Kaki Bayi Terlalu Sempit

Salah satu penyebab umum cantengan dapat terjadi pada bayi adalah pemakaian sepatu atau kaus kaki yang kesempitan. Kondisi kesempitan ini dapat membuat kuku jari kaki menekan satu sama lain. Akibatnya, kuku dari jari kaki tertentu dapat masuk ke dalam kulit, sehingga menyebabkan cantengan.

  1. Cedera Pada Kaki Bayi

Kuku jari kaki yang terluka atau patah karena suatu hal dapat meningkatkan risiko cantengan. Sebab, kuku yang kembali tumbuh berpotensi untuk tumbuh ke dalam. 

  1. Adanya Infeksi

Cantengan juga dapat disebabkan oleh terjadinya infeksi pada kulit di sekitar kuku, seperti misalnya infeksi jamur. Sebab, infeksi jamur pada kuku dapat menimbulkan pelebaran atau penebalan pada kuku jari kaki.

 Baca juga: Jangan Biarkan Cantengan Kalau Tak Mau Dioperasi

 Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan guna mengatasi cantengan pada Si kecil dengan penanganan alami, antara lain:

  • Rendam Kaki Bayi dengan Air Hangat

Ibu dapat merendam kaki Si Kecil ke dalam air hangat sebagai salah satu cara untuk mengatasi cantengan. Pertama-tama, campurkan air hangat dengan garam dan kemudian rendam jari anak yang terkena cantengan kira-kira selama 15 menit. Cara ini sangat direkomendasikan ketika cantengan baru mulai tumbuh. Hal ini sebaiknya dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali sehari.

  • Menggunakan Parutan Jahe dan Minyak Kelapa

Jahe adalah tanaman herbal yang bermanfaat sebagai obat alami untuk mengatasi berbagai penyakit. Ibu dapat memarut jahe dan mencampurnya dengan minyak kelapa secukupnya. Setelahnya, oleskan parutan tersebut ke area cantengan dan tutuplah dengan perban. Hal ini bertujuan agar parutan jahe dan minyak kelapa tersebut terserap maksimal ke dalam luka.

  • Bawang Putih dan Minyak Kelapa

Sama halnya seperti parutan jahe, Ibu dapat menggiling bawang putih dan dicampurkan dengan minyak kelapa secukupnya. Setelahnya, oleskan gilingan tersebut pada jari Si Kecil yang mengalami cantengan dan bungkus dengan kasa. Hal ini dapat dilakukan 2 hingga 3 kali dalam sehari dalam jangka waktu tiga hari berturut-turut.

Cantengan pastinya akan menimbulkan ketidaknyaman pada bayi akibat rasa sakit dan nyeri dari cantengan. Untuk itu, kesehatan kuku bayi harus selalu dijaga dan Ibu juga harus mengurangi faktor risiko terjadinya cantengan, seperti tidak sembarangan dalam memotong kuku.  Pastikan gunting kuku yang digunakan adalah gunting kuku untuk bayi, janganlah menggunakan gunting kuku untuk orang dewasa. 

Baca juga: Bukan Cuma Nyeri pada Kuku, Ini 9 Gejala Cantengan

Namun, bila cara yang dilakukan di atas tidak membuahkan hasil, ada baiknya Ibu segera konsultasikan kondisi tersebut ke dokter. Melalui aplikasi Halodoc, Ibu dapat langsung bertanya terkait keluhan yang dialami Si Kecil lewat chat/video call. Dokter yang berpengalaman akan memberikan rekomendasi dan langkah yang tepat guna mengatasi kondisi cantengan. Ibu juga dapat memesan obat langsung melalui aplikasi Halodoc, bila dokter memberikan resep, tanpa perlu mengantri. Jadi tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi Halodoc.

Referensi: 

Healthline. Diakses pada 2021. What to Do About Your Baby’s Ingrown Toenail or Fingernail
Mom Junction. Diakses pada 2021. How To Prevent And Treat A Baby’s Ingrown Toenails?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. How to Prevent and Treat Ingrown Toenails.