Apakah Nasal Endoskopi Aman untuk Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
apakah-nasal-endoskopi-aman-untuk-dilakukan-halodoc

Halodoc, Jakarta – Bila kamu memiliki masalah kesehatan pada bagian telinga, hidung, maupun tenggorokan, dokter THT biasanya akan menganjurkan untuk melakukan nasal endoskopi. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan alat berupa tabung tipis yang sudah diperlengkapi dengan kamera video ke dalam tubuh melalui lubang hidung. Itulah mengapa orang yang menjalani nasal endoskopi akan merasakan sedikit ketidaknyamanan atau bahkan terasa sakit. Namun sebenarnya, apakah nasal endoskopi aman dilakukan? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

Apa Itu Nasal Endoskopi?

Nasal endoskopi adalah prosedur untuk melihat saluran hidung dan sinus yang dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut endoskop, yaitu tabung tipis yang fleksibel dan diperlengkapi oleh kamera kecil dan cahaya. Prosedur medis ini hanya dilakukan oleh tenaga ahli, yaitu dokter Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT) atau otolaringologi.

Perlu diketahui, sinus adalah sekelompok ruang yang dibentuk oleh tulang-tulang wajah dan terhubung dengan rongga hidung kamu. Nasal endoskopi biasanya dilakukan guna mendeteksi adanya masalah pada area hidung atau sinus, seperti mimisan, penyumbatan hidung, polip hidung, tumor hidung, ataupun hilangnya kemampuan hidung untuk mencium bau. Dengan melakukan prosedur ini, dokter pun dapat menentukan perawatan yang sesuai dan perlu dilakukan. 

Baca juga: Perlukah Pemeriksaan Nasal Endoskopi untuk Mimisan?

Bagaimana Nasal Endoskopi Dilakukan?

Sebelum melakukan nasal endoskopi, pertama-tama dokter THT akan memberikan anestesi atau cairan dekongestan topikal yang disemprotkan ke hidung. Lalu, dokter baru memasukkan alat endoskop melalui salah satu sisi lubang hidung. Prosedur memasukkan alat ke dalam lubang hidung ini memang akan menimbulkan sedikit rasa nyeri atau tidak nyaman. Karena itu, pengidap membutuhkan lebih banyak anestesi lokal atau alat endoskopi yang berukuran lebih kecil.

Setelah itu, alat akan didorong lebih masuk lagi ke dalam untuk melihat bagian rongga hidung dan sinus. Dokter mungkin juga akan mengulangi pemeriksaan yang sama untuk lubang hidung lainnya. Dalam beberapa kasus, alat kecil endoskop juga dapat digunakan untuk mengambil sampel kecil jaringan atau melakukan tugas lainnya.

Setelah menjalani nasal endoskopi, tidak sedikit pengidap yang mengalami mimisan. Bila mimisan tidak kunjung berhenti, sebaiknya segera cek kembali ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Jangan lupa tanyakan juga pada dokter apakah ada instruksi khusus yang perlu diikuti, termasuk apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari saat beraktivitas sehari-hari.

Ikuti juga saran dokter untuk mengonsumsi obat-obatan sesuai dosis yang sudah ditentukan setelah menjalani nasal endoskopi. 

Baca juga: Kapan Seseorang Perlu Melakukan Pemeriksaan Nasal Endoskopi?

Apakah Nasal Endoskopi Aman?

Nasal endoskopi adalah prosedur pemeriksaan yang terbilang aman. Walaupun aman, tidak menutup kemungkinan komplikasi juga bisa terjadi akibat prosedur ini. Meski jarang terjadi, komplikasi nasal endoskopi yang bisa terjadi, antara lain:

  • Mimisan.

  • Pingsan.

  • Reaksi alergi.

  • Reaksi lainnya terkait anestesi atau dekongestan.

Risiko perdarahan mungkin lebih besar bila sebelumnya pengidap mengonsumsi obat pengencer darah atau memiliki riwayat kelainan darah.

Adakah Cara untuk Mencegah Komplikasi Nasal Endoskopi?

Risiko komplikasi nasal endoskopi sebenarnya bisa dihindari dengan mengikuti saran-saran dokter. Dokter biasanya akan menyarankan kamu untuk berhenti mengonsumsi obat-obatan tertentu sebelum prosedur medis tersebut dilakukan. Dokter mungkin juga akan memberitahu kamu lebih banyak instruksi tentang apa yang harus dilakukan sebelum tes.

Kamu enggak perlu takut untuk menjalani nasal endoskopi, karena prosedur ini aman untuk dilakukan. Tepat sebelum prosedur, dekongestan topical juga akan disemprotkan ke dalam hidung kamu. Cara ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan memungkinkan endoskop melewati rongga hidung dan sinus dengan mudah. Hidung kamu juga bisa disemprot dengan obat bius, sehingga kamu tidak akan merasa sakit selama prosedur.

Baca juga: Endoskopi THT dan Nasal Endoskopi, Apa Bedanya

Nasal endoskopi bisa dilakukan di rumah sakit atau klinik manapun yang memiliki fasilitas yang lengkap beserta tenaga ahlinya. Untuk melakukan pemeriksaan tersebut, kamu juga bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu melalui Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play sebagai teman penolong untuk menjaga kesehatanmu sekeluarga.

Referensi:
John Hopkins Medicine. Diakses pada 2019. Nasal Endoscopy.