• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 2 Penanganan Pertama saat Balita Tersedak Makanan

2 Penanganan Pertama saat Balita Tersedak Makanan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Anak-anak terkenal tidak bisa diam saat melakukan segala hal, termasuk juga ketika makan. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan balita untuk tersedak. Tentu hal ini dapat membuat ibu panik saat melihat Si Kecil seperti tercekik kesulitan bernapas. Lalu, apa yang harus dilakukan saat balita tersedak makanan yang sedang dikonsumsinya? Ketahui penanganan pertamanya di sini!

Langkah Awal yang Harus Dilakukan saat Balita Tersedak

Bayi yang baru lahir dapat tersedak hal-hal, seperti susu kental, lendir, atau muntahannya sendiri. Untuk anak yang lebih besar atau balita, risiko tersedak dapat terjadi saat mengonsumsi makanan padat yang sulit untuk tertelan. Tersangkutnya di tenggorokan dapat membuat Si Kecil kesulitan untuk berbicara, terus-menerus batuk, hingga tidak dapat bernapas.

Baca juga: Pertolongan Pertama saat Anak Tersedak

Tentu masalah ini butuh penanganan segera karena dapat menyebabkan bibir tampak kebiruan akibat tubuh kekurangan oksigen, bahkan kehilangan kesadaran. Maka dari itu, setiap orangtua yang harus tahu yang penanganan awal yang dapat dilakukan saat balita tersedak. Dengan langkah cepat, makanan yang tersangkut di tenggorokan dapat keluar dan jalur napas kembali menjadi normal.

Berikut ini beberapa langkah awal yang perlu dilakukan untuk anak di bawah satu tahun:

1. Berikan Pukulan di Punggung

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk mengatasi tersedak pada balita adalah dengan memberikan pukulan di punggung. Awalnya, pegang bayi menghadap ke bawah, atau tengkurap, di sepanjang paha dengan kepala lebih rendah daripada pantatnya. Pukul punggung di antara tulang belikat sebanyak lima kali. Pastikan untuk menjaga posisi kepala dengan benar saat melakukan teknik ini.

Pukulan di punggung dapat menciptakan getaran dan tekanan yang kuat pada jalur napas, yang biasanya cukup untuk mengatasi sumbatan. Dengan melakukan ini, kemungkinan besar balita akan kembali bernapas seperti biasa. Jika hal ini tidak mengatasi sumbatan pada tenggorokan, lanjutkan langkah selanjutnya.

Baca juga: Cara Bedakan Kejang Demam dan Tersedak pada Bayi

2. Lakukan Tekanan di Dada

Jika langkah sebelumnya tidak berhasil, hal yang harus dilakukan saat balita tersedak adalah memberikan tekanan di dada. Ibu harus membalikkan anak sehingga menghadap ke atas, lalu letakkan dua jari di tengah dada tepat di bawah puting. Tekan dengan benar hingga lima kali. Dorongan yang ditimbulkan dapat memberikan tekanan pada udara keluar dari paru-paru bayi sehingga sumbatan terlepas.

Lalu, untuk anak di atas satu tahun, berikut ini beberapa caranya:

Jika anak masih bisa mengeluarkan suara dan bernapas, cobalah dorong Si Kecil untuk batuk dengan keras. Namun, jika cara ini tidak efektif, cobalah beberapa cara ini:

  • Awalnya, lingkarkan kedua lengan di antara pusar dan tulang rusuk anak.
  • Kepalkan satu tangan dan letakkan melingkar di antara pusar serta tulang rusuk.
  • Tekan perut dengan dorongan cepat ke atas agar mampu mengeluarkan makanan yang tersangkut.
  • Ulangi gerakan ini hingga sesuatu yang tersangkut ini keluar.

Setelah keluar, cobalah untuk membawa anak ke dokter. Hal ini untuk mencegah apabila masih ada potongan makanan yang masuk ke paru-paru. Saat ada sesuatu yang tidak semestinya masuk ke paru-paru, gangguan yang berbahaya mungkin saja terjadi. Maka dari itu, pemeriksaan salah satu cara untuk pencegahan dini.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah pada balita yang tersedak. Dengan menerapkan pertolongan pertama ini, diharapkan kemungkinan yang fatal pada anak dapat dihindari. Jangan sampai Si Kecil benar-benar kehabisan napas karena tertutupnya saluran udara karena makanan yang masuk ke mulut.

Baca juga: Inilah Penanganan Segera Jika Anak Menelan Benda Asing

Pasca tersedak, ibu dapat membawa anak untuk memeriksakan diri ke rumah sakit yang bekerjasama dengan Halodoc. Dengan download aplikasi Halodoc, ibu bisa menentukan sendiri jadwal yang diinginkan dengan rumah sakit yang sesuai dengan kemauan. Maka dari itu, unduh aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
British Red Cross. Diakses pada 2021. Learn first aid for a baby who is choking.
Stanford Children’s House. Diakses pada 2021. How to Help a Choking Child.