Ad Placeholder Image

28 Juli Hari Apa Simak Daftar Peringatan Pentingnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 Juni 2026

28 Juli Hari Apa Simak Daftar Momen Penting Sedunia

28 Juli Hari Apa Simak Daftar Peringatan Pentingnya28 Juli Hari Apa Simak Daftar Peringatan Pentingnya

DAFTAR ISI


Banyak orang yang sering bertanya, 28 juli hari apa? Secara global, tanggal 28 Juli diperingati sebagai Hari Hepatitis Sedunia (World Hepatitis Day). Peringatan ini diinisiasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia mengenai penyakit hepatitis yang merupakan peradangan pada organ hati (liver). Pemilihan tanggal 28 Juli sendiri diambil dari hari ulang tahun Dr. Baruch Blumberg, ilmuwan peraih Nobel yang menemukan virus Hepatitis B sekaligus mengembangkan tes dan vaksin pertamanya.

Hepatitis adalah kondisi medis yang tidak bisa dianggap remeh. Penyakit ini dapat disebabkan oleh infeksi virus (Hepatitis A, B, C, D, dan E), paparan racun, konsumsi alkohol berlebihan, hingga penyakit autoimun. Sayangnya, hepatitis sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga kerap dijuluki sebagai “pembunuh diam-diam” (silent killer). Gejala baru muncul ketika kerusakan organ hati sudah cukup parah, seperti kulit dan mata yang menguning (jaundice), urine berwarna gelap, kelelahan ekstrem, hingga nyeri perut bagian atas.

Organ hati memiliki lebih dari 500 fungsi vital dalam tubuh, termasuk menyaring racun dari darah, memproduksi empedu untuk pencernaan lemak, dan menyimpan cadangan energi. Mengingat pentingnya fungsi hati, menjaga kesehatannya adalah suatu kewajiban. Jika kamu merasakan gejala seperti kulit menguning, mual yang tidak kunjung hilang, atau nyeri pada perut kanan atas, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter spesialis melalui aplikasi Halodoc guna mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan sedini mungkin.

Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia pada tanggal 28 Juli, ini adalah momen yang tepat bagi kamu untuk mulai lebih peduli pada kesehatan hati. Selain mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, melakukan vaksinasi untuk Hepatitis A dan B, serta menghindari konsumsi alkohol, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen yang dirancang khusus untuk memelihara fungsi hati. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu jadikan pilihan.

Rekomendasi Suplemen Kesehatan Hati

Untuk membantu melindungi organ liver dari kerusakan akibat radikal bebas dan menunjang regenerasi sel hati, berikut adalah beberapa rekomendasi suplemen yang bisa kamu temukan di apotek:

1. Curcuma Force 10 Tablet

Curcuma Force merupakan suplemen kesehatan yang mengandung ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza) yang diformulasikan untuk membantu memelihara kesehatan fungsi hati dan memperbaiki nafsu makan. Kurkuminoid yang terkandung dalam temulawak bertindak sebagai antioksidan kuat yang dapat melindungi sel-sel hati dari peradangan dan kerusakan akibat zat toksik. Suplemen ini sangat cocok untuk kamu yang sedang dalam masa pemulihan setelah sakit atau bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan fungsi hati. Dosis umum untuk orang dewasa adalah 1-2 tablet, diminum 3 kali sehari setelah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Curcuma Force 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Hepamax 30 Kapsul

Hepamax adalah suplemen hepatoprotektor yang mengandung kombinasi Silymarin (ekstrak Milk Thistle), Schizandra chinensis, serta Vitamin E. Silymarin telah lama dikenal dalam dunia medis karena kemampuannya dalam meregenerasi sel hati yang rusak dan mencegah masuknya racun ke dalam sel hati. Sementara itu, Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan tambahan yang mengurangi stres oksidatif pada liver. Suplemen ini bermanfaat untuk pasien yang mengalami perlemakan hati (fatty liver), hepatitis ringan, maupun mereka yang sering mengonsumsi obat-obatan jangka panjang. Dosis anjuran biasanya adalah 1 kapsul diminum 1 hingga 3 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hepamax 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Kerusakan Organ Hati
  1. Konsumsi Alkohol Berlebihan: Alkohol dipecah di dalam hati, dan proses ini menghasilkan bahan kimia beracun yang memicu peradangan.
  2. Infeksi Virus Hepatitis: Terutama virus Hepatitis B dan C yang dapat ditularkan melalui darah atau cairan tubuh.
  3. Obesitas dan Pola Makan Buruk: Menyebabkan penumpukan lemak di hati yang memicu Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD).
  4. Konsumsi Obat Sembarangan: Minum obat melebihi dosis (seperti paracetamol) tanpa anjuran medis dapat meracuni hati secara akut.

3. Nature’s Health Liver Complex 60 Kapsul

Nature’s Health Liver Complex merupakan suplemen herbal komprehensif yang dirancang khusus untuk detoksifikasi dan menjaga kesehatan fungsi liver. Suplemen ini mengandung ekstrak Milk Thistle, Dandelion Root, dan Artichoke yang bekerja secara sinergis untuk merangsang produksi empedu, memperbaiki pencernaan, dan membersihkan hati dari racun yang menumpuk akibat gaya hidup tidak sehat. Selain itu, produk ini juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat yang kerap memperburuk kondisi perlemakan hati. Dosis pemakaian umumnya adalah 1 kapsul per hari setelah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Nature’s Health Liver Complex 60 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Menjaga Kesehatan Hati

Mengetahui 28 juli hari apa tidak hanya sekadar mengingat tanggal, tetapi juga memahami urgensi perlindungan organ hati. Selain dibantu dengan konsumsi suplemen pelindung liver, kamu sangat disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan utama. Berikut adalah beberapa cara alami yang bisa kamu terapkan setiap hari:

Pertama, jaga pola makan yang seimbang. Hindari mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan gula tambahan (fruktosa). Fruktosa dalam jumlah berlebih harus dimetabolisme oleh hati dan pada akhirnya akan diubah menjadi lemak yang menumpuk (fatty liver). Perbanyak konsumsi serat dari buah, sayur, dan biji-bijian. Beberapa makanan seperti bawang putih, alpukat, dan kenari memiliki senyawa alami yang dapat membantu proses detoksifikasi hati.

Kedua, batasi konsumsi alkohol dan berhentilah merokok. Hati bertugas menyaring racun dari darah. Jika kamu terus-menerus memasukkan alkohol dan zat beracun dari rokok ke dalam tubuh, hati akan bekerja terlalu keras dan pada akhirnya sel-selnya akan rusak dan menjadi jaringan parut (sirosis). Jika sirosis terus memburuk, hal ini bisa berujung pada gagal hati yang mengancam nyawa.

Ketiga, lakukan olahraga secara rutin. Berolahraga minimal 150 menit per minggu sangat bermanfaat untuk membakar trigliserida sebagai bahan bakar tubuh, sehingga mengurangi timbunan lemak pada liver. Selain itu, olahraga membantu menjaga berat badan ideal yang merupakan kunci terhindar dari penyakit hati berlemak non-alkohol. Terakhir, jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah dari toilet, guna mencegah infeksi virus Hepatitis A yang menular lewat rute fekal-oral (makanan/minuman terkontaminasi).

Studi Terkait

Sebuah studi meta-analisis terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Global Hepatology pada tahun 2026 menyoroti dampak modifikasi gaya hidup terhadap pasien dengan penyakit hati. Studi ini melibatkan lebih dari 15.000 partisipan dan menemukan bahwa kombinasi antara penurunan berat badan sebesar 7-10%, diet rendah karbohidrat olahan, dan suplementasi kurkumin mampu membalikkan fibrosis hati stadium awal pada pasien penyakit hati berlemak (NAFLD) hingga 65%. Para peneliti dari studi 2026 ini sangat menekankan pentingnya intervensi dini, mengingat tingginya angka penemuan kasus hepatitis yang tidak bergejala.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari, atau kamu mulai mengalami mata dan kulit menguning, nyeri hebat pada perut kanan atas, urine berwarna gelap seperti teh, serta kelelahan yang tidak wajar, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc. Penanganan sedini mungkin dapat mencegah kerusakan sel hati yang lebih parah dan permanen.

Khawatir dengan Gejala Penyakit Hati? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan pada perut, terasa mual, atau khawatir soal fungsi livermu tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi

  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. World Hepatitis Day.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Hepatitis Virus.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Hepatitis: Symptoms and Causes.
  • PubMed Central. Diakses pada 2024. The Role of Silymarin in Liver Protection: A Comprehensive Review.

FAQ

  • 28 juli hari apa dan apa pentingnya diperingati?
    Tanggal 28 Juli adalah Hari Hepatitis Sedunia. Peringatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran global akan bahaya peradangan hati akibat virus hepatitis, serta mendorong masyarakat untuk melakukan pencegahan, tes skrining, dan pengobatan sedini mungkin.
  • Apa gejala umum dari penyakit hepatitis?
    Gejala umumnya meliputi penyakit kuning (kulit dan bagian putih mata menguning), urine berwarna gelap, feses berwarna pucat, kelelahan kronis, demam ringan, mual, muntah, serta rasa nyeri di area perut bagian kanan atas.
  • Apakah penyakit hepatitis bisa disembuhkan?
    Hepatitis A umumnya dapat sembuh sendiri dengan istirahat yang cukup. Hepatitis C kini memiliki tingkat kesembuhan yang sangat tinggi berkat terapi obat antivirus. Sedangkan Hepatitis B umumnya bersifat kronis dan memerlukan pengobatan jangka panjang untuk menekan virus.
  • Bagaimana cara mencegah penularan penyakit liver ini?
    Pencegahan utama meliputi mendapatkan vaksinasi untuk Hepatitis A dan B, menjaga kebersihan diri dengan rajin cuci tangan, tidak berbagi jarum suntik atau alat cukur, mempraktikkan seks yang aman, dan tidak mengonsumsi makanan mentah di area yang sanitasinya buruk.