• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Cara Diagnosis Syndrome Alice Wonderland
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Cara Diagnosis Syndrome Alice Wonderland

3 Cara Diagnosis Syndrome Alice Wonderland

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 12 Oktober 2022

“Alice in Wonderland syndrome (AWS) atau sindrom alice wonderland adalah gangguan neurologis yang langka. Hal ini menyebabkan perubahan persepsi visual, citra tubuh, dan pengalaman waktu.”

3 Cara Diagnosis Syndrome Alice Wonderland3 Cara Diagnosis Syndrome Alice Wonderland

Halodoc, Jakarta – AWS merupakan kondisi langka yang menyebabkan episode sementara dari persepsi dan disorientasi. Kamu mungkin merasa lebih besar atau lebih kecil dari yang sebenarnya. 

Selain itu, kamu mungkin juga menemukan bahwa ruangan tempat kamu berada atau perabotan di sekitarnya, tampak bergeser dan terasa lebih jauh atau lebih dekat daripada yang sebenarnya.

Episode-episode ini bukanlah hasil dari masalah dengan mata kamu atau halusinasi. Ini karena perubahan dalam cara otak dalam merasakan lingkungan tempat kamu berada dan bagaimana tubuh terlihat.

Sindrom ini dapat memengaruhi banyak indra, termasuk penglihatan, sentuhan, dan pendengaran. Kamu juga mungkin kehilangan rasa terhadap waktu. Misalnya, waktu mungkin tampak berlalu lebih cepat atau lebih lambat dari yang kamu kira.

Sindrom Alice Wonderland lebih sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda. AWS juga dikenal sebagai sindrom Todd. Ini karena kelainan ini pertama kali ditemukan pada 1950-an oleh Dr. John Todd, seorang psikiater yang berasal dari Inggris. 

Todd mencatat bahwa gejala dan anekdot yang direkam dari sindrom ini sangat mirip dengan episode yang dialami karakter Alice Liddell dalam novel populer karya Lewis Carroll, yang berjudul Alice’s Adventures in Wonderland.

Apa yang Menyebabkan Munculnya Sindrom Alice in Wonderland?

Belum diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan munculnya sindrom Alice in Wonderland pada seseorang. Namun, dokter meyakini bahwa AWS bukan berkaitan dengan masalah mata, halusinasi, penyakit mental atau neurologis.

Studi dalam BioMedical Research International menyebutkan, para peneliti percaya aktivitas listrik yang tidak biasa di otak, menyebabkan aliran darah abnormal ke bagian otak yang memproses lingkungan dan mengalami persepsi visual. Aktivitas listrik yang tidak biasa ini mungkin disebabkan oleh beberapa penyebab.

Sebuah studi lain dalam jurnal Neurology menemukan bahwa 33 persen orang yang mengalami sindrom ini mengalami infeksi. Baik trauma kepala dan migrain terkait dengan 6 persen episode AWS. Namun, lebih dari setengah kasus AWS tidak diketahui penyebabnya.

Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, migrain dianggap sebagai penyebab utama sindrom Alice in Wonderland pada orang dewasa. Sementara itu, infeksi dianggap sebagai penyebab utama sindrom ini pada anak-anak.

Cara Diagnosis Sindrom Alice in Wonderland

Tidak ada jenis pemeriksaan yang dapat membantu mendiagnosis Sindrom Alice in Wonderland. Dokter membuat diagnosis dengan mengesampingkan kemungkinan penyebab atau penjelasan lain untuk gejala yang kamu rasakan. Beberapa jenis pemeriksaan yang mungkin dilakukan, termasuk:

  1. Pemindaian MRI. Pemeriksaan MRI dapat menghasilkan gambar yang sangat detail dari organ dan jaringan pada tubuh, termasuk otak.
  2. Elektroensefalografi (EEG). Pemeriksaan EEG dapat membantu mengukur aktivitas listrik otak.
  3. Tes darah. Dokter dapat mengesampingkan atau mendiagnosis virus atau infeksi yang dapat menyebabkan gejala Sindrom Alice in Wonderland, seperti EBV.

Sindrom Alice in Wonderland mungkin kurang terdiagnosis. Ini karena episode yang sering kali hanya berlangsung selama beberapa detik atau menit mungkin tidak menimbulkan kekhawatiran bagi orang yang mengalaminya. Terutama jika sindrom terjadi pada anak kecil.

Penanganan Sindrom Alice in Wonderland

Oleh karena penyebabnya yang belum diketahui, tidak ada perawatan yang bisa secara tepat menyembuhkan sindrom ini. Jika kamu mengalami gejala, cara terbaik untuk menanganinya adalah beristirahat dan menunggu sampai gejala sepenuhnya berlalu. Tidak kalah pentingnya untuk meyakinkan diri sendiri atau orang terdekat bahwa gejalanya tidak berbahaya.

Mengobati apa yang kamu dan dokter curigai sebagai penyebab yang mendasari episode sindrom ini dapat membantu mencegah suatu episode. Misalnya, jika kamu mengalami migrain, mengobatinya dapat mencegah episode berikutnya. Demikian juga, mengobati infeksi dapat membantu menghentikan gejalanya.

Jika kamu dan dokter menduga stres berperan, kamu bisa melakukan meditasi dan relaksasi untuk mengurangi gejala. Apabila dokter memberikan beberapa obat untuk membantu meringankan gejala yang kamu rasakan, pastikan kamu mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan. 

Cek ketersediaan kebutuhan medis kini lebih mudah melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa download aplikasi Halodoc di Play Store atau App Store. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. What Is Alice in Wonderland Syndrome? (AWS).
Medical News Today. Diakses pada 2022. What is Alice in Wonderland syndrome?
Neurology. Diakses pada 2022. Alice in Wonderland Syndrome: Presenting and Follow-up Characteristics (S19.003).
BioMedical Research International. Diakses pada 2022. Alice in Wonderland Syndrome: A Clinical and Pathophysiological Review.