• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Faktor Risiko Seseorang Dapat Alami Sarkoma Ewing

3 Faktor Risiko Seseorang Dapat Alami Sarkoma Ewing

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Sarkoma Ewing adalah jenis kanker langka yang menyerang tulang dan jaringan lunak di sekitarnya. Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami sarkoma Ewing.

Menurut para ahli, kanker sarkoma Ewing dapat terjadi karena adanya perubahan pada DNA sel. Perubahan tersebut menginstruksikan sel untuk berkembang biak dengan cepat dan terus hidup ketika sel sehat biasanya mati. Hasilnya, terbentuk massa (tumor) sel abnormal yang dapat menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat.

Baca juga: Inilah Tahapan Stadium Kanker Sarkoma Ewing


Faktor Risiko Sarkoma Ewing

Perubahan DNA sel penyebab sarkoma Ewing tampaknya tidak diturunkan dari orangtua, melainkan berkembang pada anak-anak tanpa alasan yang jelas setelah mereka lahir. Namun, ada beberapa faktor yang membuat seseorang lebih berisiko untuk mengalami jenis kanker tulang tersebut:

1.Usia 

Usia adalah salah satu faktor yang berpengaruh terhadap risiko seseorang mengalami sarkoma Ewing. Kanker tulang ini sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja dari segala usia, tapi lebih sering dialami oleh anak-anak dan remaja.

Dilansir dari Journal of Clinical Pathology, sarkoma Ewing adalah tumor tulang ganas kedua yang paling umum terjadi pada anak-anak dan remaja, dan biasanya terjadi antara usia 10-20 tahun.

Selain itu, National Organization for Rare Disorders juga mengungkapkan, setidaknya ada sekitar 200-250 anak-anak dan remaja di Amerika Serikat yang didiagnosis dengan sarkoma Ewing setiap tahunnya.

2.Jenis Kelamin

Selain itu, sarkoma Ewing juga lebih sering dialami oleh laki-laki daripada perempuan.

3.Ras

Ras juga merupakan faktor yang meningkatkan risiko sarkoma Ewing, karena kanker ini lebih sering terjadi pada orang Kaukasia daripada orang Afrika-Amerika dan Asia.

Baca juga: Ini 5 Jenis Kanker yang Sering Menyerang Anak


Waspada Sarkoma Ewing dengan Mengenali Gejalanya

Meskipun termasuk jenis kanker langka, sarkoma Ewing tetap perlu diwaspadai, terutama bagi orang-orang yang memiliki faktor risiko di atas. Salah satu cara yang efektif untuk mewaspadai sarkoma Ewing adalah mengenali gejalanya, agar kanker tersebut dapat dideteksi dan diobati lebih dini.

Orang yang terkena sarkoma Ewing mungkin merasakan nyeri bengkak, atau kaku di area tubuh tempat kanker tumbuh (biasanya di lengan, kaki, dada, punggung atau panggul) selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Nyeri bisa muncul dan hilang pada awalnya, namun akhirnya berkembang menjadi lebih konsisten. Sayangnya, gejala tersebut sering disalahartikan sebagai cedera olahraga, apalagi bila terjadi pada anak-anak.

Selain itu, gejala sarkoma Ewing lainnya yang juga bisa muncul, yaitu:

  • Benjolan di dekat kulit yang terasa hangat dan lembut saat disentuh.
  • Demam rendah yang konstan.
  • Kesulitan berjalan karena kaki sakit.
  • Nyeri tulang yang semakin parah saat berolahraga atau pada malam hari.
  • Patah tulang tanpa penyebab yang jelas.
  • Berat badan menurun.
  • Selalu lelah.

Bila anak remaja kamu mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya jangan disepelekan. Segera buat janji untuk pemeriksaan di rumah sakit pilihan kamu lewat aplikasi Halodoc untuk memastikan diagnosis. 

Baca juga: Pemeriksaan untuk Mendiagnosis Kanker Sarkoma Ewing

Faktor risiko sarkoma Ewing tidak dapat diubah, sehingga kanker tersebut tidak bisa dicegah. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mencegah sarkoma Ewing adalah dengan melakukan deteksi dini.

Seperti kebanyakan jenis kanker pada umumnya, semakin dini kamu mendeteksi dan mengobati sarkoma Ewing, semakin besar peluang pengobatannya dapat berhasil. Deteksi dini juga bermanfaat untuk mencegah kanker sarkoma Ewing menyebar ke bagian tubuh lainnya yang dapat membahayakan nyawa pengidapnya. Sarkoma Ewing kadang-kadang dapat diobati, tapi pengobatan dapat sulit dilakukan bila kanker sudah menyebar. 

Referensi:
Journal of Clinical Pathology. Diakses pada 2020. Ewing’s sarcoma: diagnostic, prognostic, and therapeutic implications of molecular abnormalities.
National Organization for Rare Disorders. Diakses pada 2020. Ewing Sarcoma.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Ewing sarcoma.
WebMD. Diakses pada 2020. Ewing Sarcoma.