Advertisement

3 Hal Ini Bisa Terjadi saat Ibu Hamil Kurang Gizi

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   11 Maret 2022

“Kurangnya asupan gizi tak hanya berisiko bagi ibu, tapi juga akan memengaruhi janin. Saat ibu tidak menjaga asupan makanan, pertumbuhan janin bisa terhambat. Hal tersebut dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan yang rendah alias jauh dari angka normal. Tak berhenti sampai di situ, hal ini pun dapat memicu masalah lain, seperti gangguan tumbuh kembang anak, fungsi saraf yang rendah, masalah kecerdasan, bahkan bayi mungkin akan memiliki daya tahan tubuh yang rendah.”

3 Hal Ini Bisa Terjadi saat Ibu Hamil Kurang Gizi3 Hal Ini Bisa Terjadi saat Ibu Hamil Kurang Gizi

Halodoc, Jakarta – Masa-masa kehamilan menjadi momen penting, sehingga ibu harus memperhatikan asupan gizinya. Pasalnya, selama hamil ibu tidak hanya bertanggung jawab untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk calon bayi.

Nyatanya pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan sangat dipengaruhi dengan kebiasaan ibu. Termasuk kebiasaan mengonsumsi makanan yang bergizi. Lantas, apa yang akan terjadi jika bumil kurang gizi selama hamil? Baca selengkapnya di sini!

Ibu dan Anak dalam Kandungan Rentan Terserang Penyakit

Saat ibu tidak menjaga asupan makanan, pertumbuhan janin bisa terhambat. Hal tersebut dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan yang rendah alias jauh dari angka normal.

Tak berhenti sampai di situ, hal ini pun dapat memicu masalah lain yang bisa berlangsung dalam jangka panjang. Seperti gangguan tumbuh kembang anak, fungsi saraf yang rendah, masalah kecerdasan, bahkan mungkin bayi akan memiliki daya tahan tubuh yang rendah pula. Kondisi demikian dapat menyebabkan bayi tumbuh menjadi anak yang mudah terserang penyakit dan infeksi.

Saat ibu hamil kekurangan zat gizi, anak yang lahir pun akan lebih rentan terserang penyakit. Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang anak dengan kondisi ini adalah osteoporosis, penyakit jantung, masalah mental, organ tubuh kurang berfungsi dengan baik, hingga gagal ginjal kronis.

Cegah Kekurangan Gizi pada Ibu Hamil

Selama masa kehamilan sebaiknya ibu rutin mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat gizi. Di antaranya adalah karbohidrat, lemak, protein, dan nutrisi lainnya yang masuk dalam prinsip gizi seimbang. Tak hanya itu, ibu juga sebaiknya memenuhi kebutuhan tubuh lainnya lewat vitamin dan mineral.

Ada beberapa zat gizi khusus yang lebih dibutuhkan ibu selama hamil. Di antaranya adalah at besi, kalsium, asam folat, omega 3 dan omega 6 serta vitamin B6. Beragam zat gizi tersebut dapat dipenuhi dan didapatkan dari mengosumsi makanan yang bervariasi. Mulai dari lauk pauk, nasi serta sayuran dan buah-buahan.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki dan menerapkan pola makan yang baik dan seimbang. Hal ini bahkan sebaiknya mulai dilakukan ibu sejak awal merencanakan kehamilan. Selain untuk memastikan tubuh cukup sehat dan kuat untuk menjalani kehamilan, menjaga pola makan pun berguna untuk menjaga kesehatan wanita dalam jangka panjang.

Calon ibu juga sebaiknya memantau kenaikan berat badan yang terjadi. Meski hal ini cukup normal selama kehamilan, waspadai jika berat badan bertambah dalam angka yang besar dan drastis. Sebaliknya, selain mencegah bobot berlebih, sebaiknya berat badan saat akan atau selama hamil pun tidak terlalu rendah.

Sebab, berat badan ibu yang rendah juga bisa jadi satu pemicu terjadinya masalah selama kehamilan. Intinya, ibu sebaiknya makan sesuai dengan prinsip gizi seimbang dan ditambahkan sesuai dengan kebutuhan. Karena pada dasarnya kebutuhan setiap ibu berbeda selama hamil.

Selain dengan mengontrol makanan, ibu juga sebaiknya menjaga kebugaran dengan rutin berolahraga. Sebab menjaga makanan saja tak cukup, pola hidup sehat juga sebaiknya diterapkan agar ibu dan janin tetap sehat sampai proses persalinan.

Ibu juga sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan kondisi terkini janin. Perhatikan setiap keluhan kecil yang terjadi dan saat butuh saran dokter, pakai aplikasi Halodoc. Ibu juga bisa buat janji pemeriksaan kehamilan lewat Halodoc ya!

Referensi:
Unicef. Diakses pada 2022. Maternal nutrition
First Cry Parenting. Diakses pada 2022. Malnutrition and Pregnancy – Risks for Mother and Baby