Ad Placeholder Image

3 Hal yang Perlu Dipahami tentang Pemeriksaan Procalcitonin

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   04 Mei 2026

Procalcitonin adalah zat yang dilepaskan tubuh saat ada infeksi bakteri. Kadarnya yang terlalu tinggi sering mengindikasikan sepsis.

3 Hal yang Perlu Dipahami tentang Pemeriksaan Procalcitonin3 Hal yang Perlu Dipahami tentang Pemeriksaan Procalcitonin

DAFTAR ISI


Procalcitonin adalah tes darah untuk mendeteksi kadar procalcitonin. Tingginya kadar procalcitonin sering menjadi pertanda sepsis, yaitu infeksi bakteri yang bisa menyebabkan kegagalan organ sampai kematian. 

Selain mendiagnosis sepsis, tes ini juga bisa membantu dokter dalam memilih jenis pengobatan maupun memantau efek pengobatan yang sudah diberikan. 

Apa Itu Pemeriksaan Procalcitonin?

Procalcitonin (PCT) adalah zat prekursor dari hormon kalsitonin yang diproduksi oleh sel-sel C di kelenjar tiroid. Dalam kondisi tubuh yang sehat, kadar procalcitonin di dalam darah cenderung sangat rendah atau bahkan tidak terdeteksi. Namun, saat tubuh mengalami infeksi bakteri sistemik, kadar zat ini akan meningkat drastis sebagai respons imun.

Procalcitonin menjadi salah satu indikator paling sensitif untuk membedakan antara peradangan akibat bakteri dengan penyebab non-infeksi atau infeksi virus. Hal ini menjadikan tes procalcitonin sebagai alat diagnostik utama di unit perawatan intensif (ICU) maupun instalasi gawat darurat.

Dengan mengetahui kadar procalcitonin, dokter dapat mengambil keputusan berbasis data mengenai kebutuhan pemberian antibiotik pada pasien.

Gejala dan Indikasi Kebutuhan Tes

Pemeriksaan procalcitonin biasanya diminta oleh dokter ketika pasien menunjukkan gejala infeksi sistemik yang berat.

Gejala-gejala tersebut seringkali tumpang tindih dengan kondisi medis lainnya, sehingga memerlukan validasi laboratorium. Beberapa kondisi yang memicu dilakukannya tes ini meliputi demam tinggi yang disertai menggigil atau hipotermia secara tiba-tiba.

Selain itu, detak jantung yang cepat (takikardia) dan frekuensi pernapasan yang meningkat (takipnea) juga merupakan indikator klinis penting.

Pasien yang mengalami penurunan kesadaran, tekanan darah rendah (hipotensi), atau produksi urine yang berkurang sangat disarankan untuk menjalani pemeriksaan ini.

Tes ini membantu memastikan apakah gejala tersebut berasal dari sepsis yang mengancam nyawa.

Seputar Pemeriksaan Procalcitonin

1. Asal muasal procalcitonin

Saat ada infeksi bakteri, sel-sel tubuh meresponnya dengan melepaskan zat ini ke dalam aliran darah. Jenis bakteri yang dapat memicu infeksi, contohnya Staphylococcus aureus, Escherichia coli (E. coli), dan beberapa jenis Streptococcus.

Semakin infeksi menyebar maka semakin banyak pula procalcitonin yang dilepaskan. Itu sebabnya, sampel darah perlu diambil untuk diperiksa kadar procalcitoninnya. 

2. Tingkatan kadar procalcitonin

Dalam kondisi yang sehat, normalnya seseorang memiliki 0 sampai 0,05 mikrogram per liter procalcitonin. Tingkat procalcitonin yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Kemungkinan sepsis: antara 0,5 sampai  2 mikrogram per liter
  • Sepsis sedang hingga tinggi: antara 2 sampai 10 mikrogram per liter
  • Sepsis berat: 10 mikrogram per liter atau lebih tinggi

Jenis pemeriksaan yang sering dilakukan bersama tes ini adalah tes untuk mengukur protein C-reaktif, kultur darah, cek urin, cek untuk mengukur asam laktat dalam darah, analisis gas darah, hitung darah lengkap dan analisis cairan serebrospinal.

3. Tidak selalu untuk mendeteksi sepsis

Pemeriksaan ini tidak hanya untuk mendeteksi sepsis. Pasalnya, tingkatan procalcitonin yang tinggi juga bisa mengindikasikan penyakit lain, seperti:

  • Trauma berat
  • Luka bakar
  • Pankreatitis (radang pankreas)
  • Meningitis (radang jaringan yang mengelilingi otak)
  • Endokarditis (radang jantung)
  • Serangan jantung
  • Ketidakcocokan organ pada individu yang mendapat transplantasi organ
  • Infeksi saluran kemih yang parah 
  • Infeksi tumor 
  • Kanker
  • Asma 
  • Pneumonia

Peran Procalcitonin dalam Penanganan Sepsis dan Antibiotik

Terdapat tiga aspek fundamental dalam memahami pemeriksaan procalcitonin.

  • Tes ini efektif untuk membedakan jenis infeksi, sehingga pasien tidak menerima antibiotik jika penyebabnya adalah virus.
  • Procalcitonin berfungsi sebagai alat diagnosis dini sepsis yang memungkinkan penanganan medis dimulai lebih cepat sebelum terjadi kegagalan organ.
  • Pemeriksaan ini berperan penting dalam memantau efektivitas pengobatan atau “antibiotic stewardship”.

Jika kadar procalcitonin menurun secara signifikan setelah pengobatan dimulai, itu menandakan bahwa terapi antibiotik yang diberikan bekerja dengan baik.

Dokter dapat menggunakan data ini untuk menentukan kapan durasi pemberian antibiotik dapat dihentikan dengan aman untuk mencegah resistensi.

Jika kamu hendak melakukan tes darah, kamu bisa coba pesan lewat Halodoc dan baca info lengkapnya terlebih dahulu di sini: Paket Tes Lab Halodoc

Kapan Perlu Melakukan Tes Procalcitonin?

Dokter akan merekomendasikan tes ini ketika ada indikasi sepsis maupun gejala penyakit-penyakit yang sudah disebutkan di atas. Tanda sepsis yang perlu kamu waspadai, antara lain:

  • Demam
  • Kedinginan
  • Kulit lembab atau berkeringat
  • Kebingungan
  • Nyeri hebat
  • Detak jantung cepat
  • Sesak napas
  • Tekanan darah rendah

Infeksi yang paling sering menyebabkan sepsis contohnya infeksi paru-paru (pneumonia), infeksi saluran kemih, infeksi kulit, dan saluran pencernaan. 

Sepsis paling rentan menimpa bayi baru lahir dan lansia. Di luar kelompok usia tersebut, orang yang baru menjalani operasi, pengguna kateter dan pengidap penyakit kronis juga berpotensi tinggi mengalami sepsis.

Jika kamu masih punya pertanyaan terkait hasil cek darah, Ini Dokter yang Bisa Jelaskan Hasil Cek Darah Lengkap.

Itulah penjelasan mengenai pemeriksaan procalcitonin. Gunakan aplikasi Halodoc untuk melakukan pemeriksaan ini secara praktis.

Kamu juga bisa gunakan aplikasi ini untuk melakukan pemeriksaan lain sesuai dengan yang kamu dan keluarga butuhkan. Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa klik gambar berikut:

Referensi:
Verywell Health. Diakses pada 2026. How the Procalcitonin Test Diagnoses Sepsis.
Medline Plus. Diakses pada 2026. Procalcitonin Test.