• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Cek Darah

Cek Darah

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Cek Darah

Pengertian Cek Darah 

Cek darah adalah serangkaian pemeriksaan menggunakan sampel darah yang didapatkan melalui pembuluh darah pada bagian tubuh tertentu atau dari menusuk salah satu jari dengan alat khusus.

Biasanya, pembuluh darah pada siku bagian dalam menjadi tempat yang paling sering dipilih untuk pengambilan sampel darah. Cek darah dapat meliputi pemeriksaan hemoglobin, trombosit, sel darah merah, sel darah putih, dan tes darah lainnya sesuai dengan kebutuhan.

 

Alasan Melakukan Cek Darah?

Cek darah ternyata penting untuk dilakukan. Pasalnya, pemeriksaan sampel darah ini membantu untuk mendeteksi adanya obat-obatan, racun atau zat-zat asing lainnya. Selain itu, pemeriksaan darah juga membantu mengetahui kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh, mengetahui fungsi organ di dalam tubuh, dan mendeteksi adanya penyakit tertentu yang menyerang tubuh.

Darah memiliki peran penting sebagai pembawa oksigen dan nutrisi menuju ke semua sel dan jaringan tubuh melalui pembuluh darah. Tidak hanya itu, darah ini juga berfungsi sebagai pembawa zat racun dan zat sisa yang tidak terpakai oleh tubuh menuju ke saluran pembuangan. Aliran darah di dalam tubuh turut memberikan pengaruh dan dipengaruhi oleh berbagai hal, terutama yang berkaitan dengan kondisi medis.

Tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan darah ini juga dilakukan untuk mengetahui jenis golongan darah seseorang yang berhubungan dengan proses donor maupun transfusi darah. 

Beberapa penyakit yang diharuskan untuk melakukan cek darah ini seperti anemia, kolesterol, infeksi, kanker darah, permasalahan terkait pembekuan darah, tekanan darah tinggi, hepatitis, dan masalah kelainan darah lainnya.

Kapan Harus Melakukan Cek Darah?

Tidak harus menunggu tubuh terinfeksi penyakit, pemeriksaan darah perlu dilakukan atas kesadaran diri terhadap kondisi kesehatan tubuh. Pemeriksaan darah bisa dilakukan secara rutin setiap satu atau dua bulan sekali, tetapi ada pula yang melakukannya setiap satu tahun sekali.

Namun, cek darah harus segera dilakukan dan tetap mendapatkan pemantauan secara rutin jika memiliki riwayat penyakit diabetes melitus, jantung, hipertensi, kanker, atau penyakit yang berhubungan dengan darah lainnya. 

Selain itu, pemeriksaan darah juga harus segera dilakukan jika mengalami demam tinggi yang tak kunjung mereda selama tiga hari berturut-turut, diare dan muntah, demensia untuk para lanjut usia, serta sakit kepala yang tak kunjung mereda.

Ibu hamil juga harus melakukan cek darah secara rutin untuk mengecek kondisi kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan, juga mendeteksi adanya penyakit yang bisa berdampak pada kehamilan ibu. Tak terkecuali pada pasangan yang melangsungkan pernikahan, atau sering disebut pre-marital check-up.

 

Bagaimana Melakukan Cek Darah?

Biasanya, disarankan untuk berpuasa selama kurang lebih 12 jam sebelum pemeriksaan darah dilakukan. Ketika dilakukan pemeriksaan, darah akan diambil dengan teknik venipunktur atau melalui pembuluh darah vena dengan media jarum suntik kecil.

Petugas menggunakan tourniquet atau pengikat lengan untuk mengikat bagian lengan atas. Tujuannya adalah agar aliran darah pada bagian ini terhambat dan membuat pembuluh vena terlihat menonjol, sehingga pengambilan sampel darah akan lebih mudah. Setelah pembuluh vena diidentifikasi, petugas membersihkan area tersebut dengan alkohol dan melakukan pengambilan sampel darah dengan jarum.

Setelahnya, area bekas pengambilan darah akan ditutup dengan kasa dan plester. Prosedur cek darah ini biasanya hanya berlangsung selama 5 hingga 10 menit, dan bisa lebih singkat apabila pembuluh darah vena mudah ditemukan. Biasanya, hasil pemeriksaan ini akan selesai dalam waktu tujuh hari.

 

Apa Saja Hasil Tes yang Dapat Keluar?

Hasil yang keluar tergantung dari tujuan pemeriksaan darah. Apabila kamu ingin mengecek kadar gula darahmu, hasil cek darah akan menunjukkan kadar glukosa darah. Apakah statusnya normal atau tinggi. Jika cek darah yang dilakukan untuk mengetahui indikasi infeksi tertentu, misalnya penyakit infeksi menular, hasil akan menunjukkan positif atau negatifnya infeksi.

Di mana Melakukan Cek Darah?

Cek darah bisa dilakukan di rumah sakit maupun di laboratorium, dan tindakan ini dilakukan oleh dokter atau tenaga medis yang sudah berpengalaman. Jika kamu berencana melakukan cek darah, langsung saja pilih rumah sakit dan buat janji dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Belum punya aplikasinya? Yuk, download sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. All About Blood Tests.
British Heart Foundation. Diakses pada 2022. Blood tests: What happens during a blood test and what can the results show?
Medical News Today. Diakses pada 2022. All About Blood Tests.