Ad Placeholder Image

3 Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan Menggumpal

10 menit
Ditinjau oleh  dr. Enrico Hervianto SpOG 21 Agustus 2026

Keputihan menggumpal bisa menandai adanya perubahan pada kondisi tubuh, hingga indikasi infeksi jamur pada vagina.

3 Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan Menggumpal3 Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan Menggumpal

DAFTAR ISI


Keputihan adalah kondisi keluarnya lendir atau cairan bening dari vagina. Sama seperti cairan dan sekresi tubuh lainnya, keputihan menjadi proses alami pada tubuh. Namun, tak sedikit wanita mengeluhkan keputihan menggumpal yang terasa tidak nyaman. 

Sebenarnya, wajar jika vagina melepaskan sel dan bakteri yang keluar dari tubuh dalam bentuk seperti cairan. Namun terkadang, perubahan pada keputihan bisa menjadi tanda ada sesuatu yang tidak beres dengan kesehatan, seperti infeksi jamur.

Lantas apa penyebab keputihan menggumpal dan cara mengatasinya? Simak selengkapnya berikut ini!

Penyebab Keputihan Menggumpal

Setiap wanita bisa mengalami keputihan yang berbeda satu dengan lainnya. 

Namun, hal yang perlu kamu perhatikan adalah normal atau tidaknya keputihan yang kamu alami. Bagaimana cara mengetahuinya? Baca artikel: Begini Ciri Keputihan yang Normal atau Ini Tanda Keputihan yang Berbahaya.

Sementara itu, apabila kamu mengalami keputihan menggumpal dan berwarna putih, bukan tidak mungkin salah satu dari tiga hal ini adalah penyebabnya: 

1. Siklus menstruasi

Warna dan tekstur keputihan dapat berubah sepanjang siklus menstruasi. Namun, zat yang berhubungan dengan siklus menstruasi sebenarnya adalah lendir serviks, bukan keputihan, meski keduanya keluar dari vagina.

Keputihan yang kental dan berwarna putih dapat menjadi hal yang biasa, terutama jika tidak mengalami perubahan bau dan tidak memicu gatal. 

Keputihan menggumpal dengan warna putih biasanya terjadi antara menstruasi dan ovulasi. Teksturnya bisa lengket dan mirip dengan pasta, atau lembut hampir seperti tekstur yogurt.

Jadi, kondisi ini adalah hal yang normal terjadi, terutama menjelang menstruasi dan tidak perlu adanya penanganan medis. 

Kamu dan pasangan punya masalah kesehatan seksual? Yuk, gunakan layanan Halointima, solusi untuk masalah intim. Kamu bisa konsultasi dengan dokter tanpa tatap muka, dan dapatkan produk kesehatan tanpa detail produk pada kemasan. Privasi terjaga!

2. Perubahan kondisi kesehatan

Keputihan juga bisa terjadi karena adanya perubahan kondisi kesehatan. Hal ini biasanya dipicu oleh beberapa kondisi seperti: 

  • Kehamilan dan persalinan.
  • Mengonsumsi antibiotik atau obat lain.
  • Memulai menggunakan alat kontrasepsi.

Namun, jika kamu merasa khawatir akan hal ini, tidak ada salahnya untuk melakukan cek kesehatan ke dokter. 

3. Infeksi jamur

Penyebab keputihan menggumpal selanjutnya adalah infeksi jamur vagina. Sebenarnya, jamur muncul secara alami pada vagina, tetapi terkadang jamur dapat tumbuh tiba-tiba dan menyebabkan ketidakseimbangan yang berujung pada infeksi jamur. 

Salah satu gejala paling umum adalah keluarnya cairan kental, putih, dan menggumpal dengan tekstur keju. Sering kali, keputihan menggumpal ini juga muncul bersamaan rasa terbakar atau gatal pada vagina dan bau yang kurang sedap. 

Cari tahu selengkapnya, Bukan Cuma Gatal, Ini 5 Gejala Infeksi Jamur pada Vagina.

Infeksi jamur sering terjadi dan dapat sembuh dengan sendirinya. Kamu dapat membeli krim yang dijual bebas untuk mencoba mengatasinya sendiri, atau dokter mungkin meresepkan krim atau pil.

Cara Mengatasi Keputihan Menggumpal

Pengobatan keputihan menggumpal tergantung pada penyebabnya, seperti:

  • Infeksi jamur, biasanya diobati dengan obat antijamur.
  • Vaginosis bakteri, diobati dengan antibiotik. 
  • Infeksi menular seksual, memerlukan pengobatan khusus sesuai dengan jenis infeksinya.

Rekomendasi Obat Keputihan yang Bisa Digunakan

Ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengatasi keputihan, seperti: 

  • Flagystatin 5 Ovula. Mengandung metronidazol dan nistatin untuk mengatasi infeksi pada area vagina yang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis dan Candida albicans. 
  • Fluconazole 150 mg Kapsul. Obat antijamur yang mengandung fluconazole 150 mg, untuk mengatasi infeksi akibat jamur khususnya di vagina, mulut, tenggorokan, dan aliran darah. 
  • Flagyl Forte 500 mg. Mengandung metronidazole untuk menghambat sintesis protein, degradasi, serta membuat sel bakteri mati. Bisa digunakan untuk mengatasi vaginitis karena Trichomonas vaginalis. 
  • Betadine Feminine Hygiene 60 ml. Pembersih kewanitaan yang mengandung povidone iodine untuk mengatasi masalah kewanitaan seperti gatal, bau tidak sedap, dan keputihan. 
  • Metronidazole 500 mg. Obat generik antimikroba yang bisa membantu mengatasi vaginitis karena Trichomonas vaginalis, serta digunakan untuk mencegah infeksi anaerob pasca operasi. 
  • Nystatin 100000 IU 10 Ovula (Tablet Vaginal). Obat dengan kandungan metronidazole dan nystatin untuk menangani gejala infeksi bakteri seperti keputihan
  • Zemyc Kapsul 150 mg. Obat dengan kandungan fluconazole ini bisa digunakan untuk mengatasi infeksi seperti jamur pada vagina, mulut, tenggorokan dan aliran darah. Fluconazole kan bekerja dengan cara mengganggu sintesis membran sel jamur. 
  • Diflucan 150 mg Kapsul. Bisa digunakan untuk mengatasi infeksi non sistemik oleh jamur candida (vagina, mulut, tenggorokan), infeksi jamur orofaringeal dan kandidiasis esofagus, infeksi jamur candida pada saluran kemih peritonitis dan infeksi candida sistemik. 

Mau tahu apa saja obat-obatan untuk mengatasi keputihan? Baca di artikel ini: “7 Obat Keputihan yang Bisa Dipilih Berdasarkan Penyebabnya“.

Obat keputihan bisa dibeli dengan mudah di Toko Kesehatan Halodoc. Tak perlu repot keluar rumah, kamu bisa memesan obat kapan saja dan di mana saja. 

Dapatkan Betadine Feminine Hygiene 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

Kapan Harus Ke Dokter?

Dokter adalah satu-satunya yang dapat memberi tahu dengan pasti apakah keputihan normal atau tidak. 

Jadi, jika mengalami keputihan yang baru, tidak biasa, sering terjadi, atau mengkhawatirkan, pastikan untuk langsung memeriksakannya ke dokter.

Untuk mengetahuinya, dokter akan mengajukan pertanyaan, seperti kapan mulainya, atau apakah kamu mengalami gejala lain. Selain itu, dokter mungkin juga menjalankan tes untuk membantu memberi petunjuk apakah itu suatu masalah.

Perhatikan keputihan jika ada perubahan warna, tekstur atau bau yang tiba-tiba, termasuk keputihan menggumpal. 

Namun, ingat bahwa keputihan dalam jumlah tertentu juga bagian dari kesehatan vagina. Itu tandanya vagina melakukan tugasnya secara alami.

Hubungi Dokter Ini Jika Mengalami Keputihan Menggumpal

Jika kamu mengalami keputihan yang menggumpal, hubungi dokter spesialis obgyn atau dokter spesialis kulit dan kelamin di Halodoc untuk tahu pengobatan yang tepat.

Mereka bisa memberikan solusi perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat jika dibutuhkan.

Kamu bisa menghubungi dokter spesialis kulit yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 8 tahun dan mendapatkan rating yang baik dari para pasien di Halodoc.

Berikut daftar dokternya:

1. dr. Lucia Leonie Sp.OG

Dokter Lucia Leonie Sp.OG adalah seorang lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha pada 2011 dan Universitas Hasanuddin pada 2017. 

Saat ini, dr. Lucia Leonie Sp.OG berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan, dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dengan nomor STR DV00000058866267.

Memiliki pengalaman selama 16 tahun, dr. Lucia Leonie Sp.OG dapat kamu percayai dalam memberikan tips seputar menstruasi, kesuburan, program hamil, keluarga berencana, kesehatan kandungan, kehamilan berisiko tinggi dan penyakit kelamin. 

Chat dr. Lucia Leonie Sp.OG mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.

2. dr. Cahyawati Arisusilo Sp.OG

Dokter Cahyawati Arisusilo Sp.OG telah memperoleh gelar dokternya dari Universitas Brawijaya Malang pada tahun 2008 dan 2017. 

Kini, ia membuka praktik di Jember, Jawa Timur dan juga terdaftar sebagai anggota Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dengan nomor STR 3521301423097455.

Berbekal pengalaman 19 tahun, dr. Cahyawati Arisusilo Sp.OG siap menjawab pertanyaan kamu seputar menstruasi, kesuburan, program hamil, keluarga berencana, kesehatan kandungan, kehamilan berisiko tinggi dan penyakit kelamin.

Chat dr. Cahyawati Arisusilo Sp.OG Mulai dari Rp59.000,- di Halodoc.

3. dr. Effendy Gunawan Sp.OG

Rekomendasi selanjutnya adalah Effendy Gunawan Sp.OG. Ia memperoleh gelar dokternya dari Universitas Kristen Maranatha pada 2008 dan mendapatkan gelar spesialis obstetri dan ginekologi di Universitas Sam Ratulangi pada 2018.

Saat ini, ia berpraktik di Tangerang, Banten dan juga terdaftar sebagai anggota Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dengan nomor STR YA00000258868669.

Memiliki pengalaman 19 tahun, dr. Effendy Gunawan Sp.OG mampu menjawab pertanyaan kamu seputar menstruasi, kesuburan, program hamil, keluarga berencana, kesehatan kandungan, kehamilan berisiko tinggi dan penyakit kelamin.

Chat dr. Effendy Gunawan Sp.OG Mulai dari Rp59.000,- di Halodoc.

4. dr. Dyah Ayu Nirmalasari Sp.D.V.E

Dokter Dyah Ayu Nirmalasari Sp.D.V.E merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada 2013 dan Universitas Hasanuddin pada 2022.

Saat ini, dokter Dyah sedang menjalani praktik di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, dan tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI).

Berpengalaman sebagai dokter spesialis kulit selama 10 tahun, dr. Dyah Ayu Nirmalasari Sp.D.V.E mampu memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait keputihan menggumpal.

Chat dr. Dyah Ayu Nirmalasari Sp.D.V.E dari Rp 59.000,- di Halodoc.

5. dr. Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E

Kamu juga bisa menghubungi Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E. Ia merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada 2011 dan Universitas Udayana pada 2017. 

Ia kini berpraktik di Denpasar, Bali dan tergabung sebagai tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI).

Berbekal pengalaman selama 12 tahun, dr. Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E memberikan layanan konsultasi di Halodoc seputar cara mengatasi keputihan menggumpal.

Chat dr. Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.

Itulah berbagai daftar dokter spesialis obgyn dan dokter spesialis kulit yang bisa kamu hubungi untuk bertanya seputar pengobatan skabies.

Tak perlu khawatir jika dokter sedang tidak tersedia atau offline. 

Sebab, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc. 

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

✅ Dokter tersedia 24 jam.

✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).

✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 

✅ Bisa dicover asuransi.

✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.

✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 

✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Pencegahan Keputihan Menggumpal

 Ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk mencegah keputihan menggumpal:

  • Hindari penggunaan atau produk perawatan kewanitaan yang mengandung pewangi atau bahan kimia keras.
  • Kenakan pakaian dalam berbahan katun dan hindari pakaian ketat.
  • Jaga kebersihan area vagina dengan mencuci dengan air dan sabun lembut setiap hari.
  • Praktikkan aktivitas seks yang aman, seperti menggunakan kondom. 
  • Konsumsi makanan sehat dan seimbang untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat.
  • Kelola stres dengan baik.

Kesimpulan

Keputihan menggumpal bisa menjadi tanda adanya infeksi jamur, bakteri, atau infeksi menular seksual. Penting untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Jika kamu mengalami gejala keputihan yang tidak normal, segera konsultasikan dengan dokter spesialis di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!

Pernah merasakan gangguan kesehatan yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!

Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:

  • Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
  • Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
  • Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.

Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Is It Normal To Have Thick, White Vaginal Discharge?
Healthline. Diakses pada 2025. Thick White Discharge: What It Means
Medical News Today. Diakses pada 2025. Is thick, white discharge normal?