• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Bagian Tubuh yang Baik untuk Dikompres saat Anak Demam
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Bagian Tubuh yang Baik untuk Dikompres saat Anak Demam

4 Bagian Tubuh yang Baik untuk Dikompres saat Anak Demam

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 12 Januari 2022
4 Bagian Tubuh yang Baik untuk Dikompres saat Anak Demam

“Demam adalah hal yang umum dialami anak-anak. Kondisi ini biasanya mereda setelah dikompres dengan kain yang telah direndam air biasa atau sedikit hangat. Supaya suhu tubuh anak cepat turun, ada bagian-bagian tubuh tertentu yang sebaiknya dikompres.”

Halodoc, Jakarta – Demam pada anak bisa membuat orangtua merasa khawatir. Biasanya, ayah dan ibu akan melakukan beberapa perawatan di rumah untuk membantu menurunkan suhu tubuh Si Kecil. Salah satu cara menurunkan panas yang sering digunakan adalah kompres dengan kain basah. Cara ini dipercaya bisa membantu menurunkan suhu tubuh menjadi normal.


Kompres dilakukan dengan menggunakan kain yang sebelumnya sudah dicelupkan ke air kemudian diperas. Air yang digunakan untuk mengompres adalah air yang memiliki suhu normal, yaitu air yang tidak terlalu dingin atau panas. Selanjutnya, kain yang lembap tersebut diletakkan ke area tubuh, biasanya di dahi. Selain dahi, di mana lagi kain kompres untuk menurunkan demam bisa diletakkan?

]Mengatasi Demam pada Anak 

Kompres sudah lama diyakini bisa membantu mengatasi kondisi naiknya suhu tubuh yang menyebabkan demam pada anak. Meski begitu, terkadang masih ada orangtua yang salah memahami dan tidak melakukan teknik ini dengan tepat. Salah satu kesalahan mengompres yang bisa terjadi adalah salah meletakkan kain kompres. 

Secara umum, ada 4 tempat di tubuh yang sering dikompres saat Si Kecil demam, yaitu di dahi, leher, ketiak, serta area selangkangan. Saat kompres diletakkan di area-area tersebut, tubuh akan menerima sinyal yang diterjemahkan pusat tubuh dan membuat tubuh mengenali suhu di sekitar tubuh sedang hangat. Nah, hal itu kemudian akan mendorong penurunan suhu tubuh.

Selain itu, ada kesalahan dalam mengompres yang juga sering terjadi, yaitu menggunakan air dingin atau es. Banyak yang menganggap bahwa suhu dingin dari es yang ditempelkan pada dahi akan membantu melawan panas dari dalam tubuh. Padahal, tidak demikian. Kain yang digunakan untuk kompres sebaiknya dibasahi atau direndam di air dengan suhu normal saja, tidak terlalu dingin atau panas.

Ada cara yang harus diperhatikan sebelum memberi kompres pada Si Kecil yang mengalami demam. Pertama, sediakan wadah berisi air hangat dengan suhu kurang lebih 38 derajat Celsius, kemudian rendam sebentar handuk atau kain pada wadah tersebut. Pastikan untuk membuka baju anak saat akan mengompres. 

Hal ini penting dilakukan untuk menghindar baju menjadi basah. Letakkan kompres pada dahi, leher atau ketiak sekitar 10 menit. Bila handuk sudah tidak lagi hangat, rendam kembali dalam wadah dan ulangi mengompres anak sampai suhu tubuhnya menurun. 

Jika ibu mengompres anak dengan pakaian lengkap, coba periksa apakah baju dan celananya basah. Jika iya, sebaiknya segera ganti baju dan keringkan badan anak terlebih dahulu. Selama anak demam, pilihlah jenis baju yang tidak terlalu tebal dan ketat karena bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Sebagai gantinya, pilihlah jenis pakaian yang tipis dan longgar agar membantu proses penguapan panas dari tubuh. 

Perlu diingat, mengompres hanya merupakan langkah awal untuk mengatasi demam pada anak. Jika suhu tubuh terus meningkat dan disertai dengan gejala yang parah, segera bawa Si Kecil ke rumah sakit. Jika ibu ragu dan butuh saran dokter seputar demam pada anak, tanya dokter di aplikasi Halodoc saja! Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa harus ke luar rumah. Dapatkan tips menurunkan demam anak dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.


Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. What to Do When Your Kid Has a Fever.
Healthline. Diakses pada 2021. What You Need to Know about Breaking a Fever.
Verywell Health. Diakses pada 2021. Safe Ways to Treat a Fever.