• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Melakukan Fractional Laser
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Melakukan Fractional Laser

4 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Melakukan Fractional Laser

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 21 September 2022

“Sebelum melakukan fractional laser ada beberapa hal yang perlu diketahui. Contohnya, bagaimana prosedur laser dilakukan, potensi efek samping, dan perawatan setelah prosedur.”

4 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Melakukan Fractional Laser4 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Melakukan Fractional Laser

Halodoc, Jakarta – Fractional laser merupakan jenis perawatan kulit yang digunakan oleh dokter kulit untuk mengurangi munculnya bekas jerawat, kerutan, dan masalah kulit lainnya. Perawatan kulit ini adalah prosedur non-invasif yang menggunakan laser khusus yang terbuat dari karbondioksida. Tujuannya untuk menghilangkan lapisan luar kulit yang rusak.

Fractional laser terbagi dalam dua kategori, yaitu ablatif dan non-ablatif. Cara kerjanya dibedakan oleh apakah mereka mempengaruhi stratum korneum (lapisan paling atas epidermis). Fraksional laser ablatif dapat menciptakan luka pada kulit, sedangkan yang non-ablatif tetap mempertahankan stratum korneum utuh.

Lantas, apa yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan melakukan fractional laser?

Ketahui Beberapa Hal Ini Sebelum Melakukan Fractional Laser

Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui sebelum melakukan fractional laser:

  1. Prosedur fractional laser

Fractional laser dilakukan dengan mengoleskan krim anestesi lokal ke area wajah yang bermasalah pada 30 hingga 45 menit sebelum prosedur. Sedangkan durasi prosedur fractional laser hanya berlangsung selama 15 hingga 20 menit. 

Laser ini menggunakan energi cahaya berkekuatan rendah yang ditembakkan secara terus menerus melalui pola pemindaian. Laser yang ditembakkan ke kulit akan menghilangkan lapisan tipis luar kulit yang rusak. 

Setelah sel-sel kulit mati dihilangkan, prosedur ini mengaktifkan produksi beberapa zona mikrotermal yang menjangkau jauh ke dalam kulit. Melalui proses ini, kulit distimulasi untuk proses penyembuhan alami dan meningkatkan produksi kolagen. Pada akhirnya tubuh akan menggantikan sel-sel lama yang rusak dengan kulit baru yang sehat. 

  1. Potensi efek samping

Sebelum melakukan fractional laser, kamu perlu mengetahui potensi efek sampingnya. Fractional laser dapat menyebabkan efek samping yang lebih kecil dibandingkan jenis laser perawatan kulit lainnya. Namun, hal tersebut tergantung tingkat toleransi tubuh setiap orang untuk menahan efek samping.

Berikut ini beberapa efek samping yang paling sering dialami:

  • Nyeri.
  • Kemerahan.
  • Pembengkakan.
  • Pengelupasan kulit.
  • Pergeseran kulit.
  • Hiperpigmentasi.

Meskipun begitu, efek samping ini tidak berlangsung lama dan akan menghilang selama proses penyembuhan. 

  1. Persiapan sebelum prosedur

Sebelum menjalani prosedur fractional laser, disarankan untuk mengikuti aturan sebelum perawatan ini:

  • Jangan gunakan produk yang mengandung retinoid karena dapat mempengaruhi hasil akhir.
  • Hindari paparan sinar matahari yang berlebihan selama 2 minggu sebelum perawatan laser.
  • Berhenti minum obat seperti ibuprofen, aspirin, dan vitamin E, karena dapat menyebabkan pembekuan berkepanjangan.
  • Konsultasikan dengan dokter kulit untuk mengetahui apakan kamu bisa mendapatkan perawatan fractional laser.
  1. Perawatan setelah prosedur

Setelah perawatan fractional laser, kamu diharuskan menjaga kebersihan kulit selama proses penyembuhan. Misalnya, mencuci wajah dengan pembersih yang lembut dan non-abrasif beberapa kali sehari. Dokter biasanya juga mengarahkan kamu untuk menyemprotkan asam hipoklorit selama beberapa hari pertama setelah prosedur. Semprotan antimikroba membantu meredakan iritasi sekaligus mencegah infeksi dan ketidaknyamanan lebih lanjut selama proses penyembuhan. 

Selain itu yang tidak kalah penting, kamu harus menghindari paparan sinar matahari selama proses penyembuhan. Karena kulit sedang dalam keadaan sensitif, maka penting untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari.

Itulah yang perlu diketahui sebelum melakukan fractional laser. Begitu area perawatan mulai sembuh, kamu akan melihat perbedaan dalam kualitas penampilan kulit. Efeknya bisa bertahan lama selama bertahun-tahun.

Sementara itu, hasil setelah fractional laser non-ablatif cenderung bertahan dan progresif. Kamu akan melihat perubahan pada tekstur dan pigmen kulit, serta kerutan memudar.

Setelah menjalani prosedur fractional laser, gunakanlah tabir surya dengan SPF minimal 30 secara rutin. Jika kamu memerlukan produk perawatan kulit, kamu bisa cek di toko kesehatan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Byrdie. Diakses pada 2022. Everything You Need to Know About Fractional Lasers
Skin MD. Diakses pada 2022. Fractional CO2 Laser: 14 Essential Things You Should Know About This Acne Scar Treatment
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Laser resurfacing